Cegah Rabies, Pemkab Batang Terus Gencot Vaksinasi Hewan Gratis

Rabu, 06 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 1.483 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Cegah Rabies, Pemkab Batang Terus Gencot Vaksinasi Hewan Gratis
Dispaperta Batang menggelar vaksinasi hewan peliharaan secara gratis di halaman Pendapa Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dispaperta menggelar program vaksinasi hewan gratis untuk mencegah penyebaran rabies dalam acara gerakan pangan murah di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Rabu (6/8/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dispaperta menggelar program vaksinasi hewan gratis untuk mencegah penyebaran rabies dalam acara gerakan pangan murah di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Rabu (6/8/2025).

Program ini ditujukan khusus bagi hewan-hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kera, yang dikenal berpotensi sebagai pembawa virus rabies. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 6 hewan telah berhasil divaksinasi dalam program tersebut.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispaperta Batang Syam Manohara mengatakan, vaksinasi hewan gratis dapat dilakukan untuk semua hewan kesayangan bisa divaksinasi. Vaksinasi ini gratis karena memang kita punya program vaksinasi rabies gratis.

“Gejala hewan terkena rabies diantaranya hewan gelisah, agresif, menyendiri, air liur berlebih, menggigit apa saja disekitar, dan ekor ditekuk antara kedua kaki belakang,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, kegiatan vaksinasi ini tidak dibatasi kuota. Namun jika terjadi kekurangan stok, Pemkab Batang siap berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah untuk pengadaan tambahan vaksin.

“Saat ini, pelaksanaan vaksinasi dilakukan melalui tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada di wilayah Kabupaten Batang, yakni Puskeswan Batang Kota, Puskeswan Warungasem, dan Puskeswan Bawang,” terangnya.

Bahaya virus rabies pada hewan ini dapat mengakibatkan demam, insomnia, sakit kepala, cemas, badan lemas dan lesu, tidak nafsu makan, sakit tenggorokan, dan fobia air serta udara.

Syam Manohara juga menegaskan bahwa, masyarakat diimbau untuk proaktif membawa hewan peliharaan mereka ke Puskeswan terdekat atau berkoordinasi langsung dengan petugas, agar vaksinasi dapat segera dilakukan.

“Salah satu kejadian yang sempat ditangani adalah adanya laporan kera turun ke pemukiman warga di Desa Tedunan. Tim dari Dispaperta Batang langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama Dinas Kesehatan dan turun ke Lokasi,” tegasnya.

Namun, pelaksanaan vaksinasi di lokasi tersebut menghadapi kendala. Para pemilik anjing tidak bisa mengumpulkan hewan peliharaannya di satu titik. Akhirnya, hanya anjing yang masih berada di rumah saja yang bisa divaksinasi.

“Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan demi mencegah potensi penyebaran rabies di wilayah Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 70
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 102
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 155
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 81
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 132
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 153