Cegah Rabies, Pemkab Batang Terus Gencot Vaksinasi Hewan Gratis

Rabu, 06 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 1.474 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Cegah Rabies, Pemkab Batang Terus Gencot Vaksinasi Hewan Gratis
Dispaperta Batang menggelar vaksinasi hewan peliharaan secara gratis di halaman Pendapa Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dispaperta menggelar program vaksinasi hewan gratis untuk mencegah penyebaran rabies dalam acara gerakan pangan murah di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Rabu (6/8/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dispaperta menggelar program vaksinasi hewan gratis untuk mencegah penyebaran rabies dalam acara gerakan pangan murah di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Rabu (6/8/2025).

Program ini ditujukan khusus bagi hewan-hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan kera, yang dikenal berpotensi sebagai pembawa virus rabies. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 6 hewan telah berhasil divaksinasi dalam program tersebut.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispaperta Batang Syam Manohara mengatakan, vaksinasi hewan gratis dapat dilakukan untuk semua hewan kesayangan bisa divaksinasi. Vaksinasi ini gratis karena memang kita punya program vaksinasi rabies gratis.

“Gejala hewan terkena rabies diantaranya hewan gelisah, agresif, menyendiri, air liur berlebih, menggigit apa saja disekitar, dan ekor ditekuk antara kedua kaki belakang,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, kegiatan vaksinasi ini tidak dibatasi kuota. Namun jika terjadi kekurangan stok, Pemkab Batang siap berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah untuk pengadaan tambahan vaksin.

“Saat ini, pelaksanaan vaksinasi dilakukan melalui tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada di wilayah Kabupaten Batang, yakni Puskeswan Batang Kota, Puskeswan Warungasem, dan Puskeswan Bawang,” terangnya.

Bahaya virus rabies pada hewan ini dapat mengakibatkan demam, insomnia, sakit kepala, cemas, badan lemas dan lesu, tidak nafsu makan, sakit tenggorokan, dan fobia air serta udara.

Syam Manohara juga menegaskan bahwa, masyarakat diimbau untuk proaktif membawa hewan peliharaan mereka ke Puskeswan terdekat atau berkoordinasi langsung dengan petugas, agar vaksinasi dapat segera dilakukan.

“Salah satu kejadian yang sempat ditangani adalah adanya laporan kera turun ke pemukiman warga di Desa Tedunan. Tim dari Dispaperta Batang langsung bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama Dinas Kesehatan dan turun ke Lokasi,” tegasnya.

Namun, pelaksanaan vaksinasi di lokasi tersebut menghadapi kendala. Para pemilik anjing tidak bisa mengumpulkan hewan peliharaannya di satu titik. Akhirnya, hanya anjing yang masih berada di rumah saja yang bisa divaksinasi.

“Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan demi mencegah potensi penyebaran rabies di wilayah Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 202
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 171
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 154
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 625
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 88
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 106