Alih Fungsi Lahan Wujud Komitmen Pemkab Batang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 05 Agustus 2025 Jumadi Dibaca 715 kali Acara Pimpinan Daerah
Alih Fungsi Lahan Wujud Komitmen Pemkab Batang Menuju Indonesia Emas
Pemkab Batang menggelar diskusi Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Aula Bupati Batang.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar diskusi Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (5/8/2025). Kegiatan adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga keberlanjutan wilayah di Kabupaten Batang.

Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar diskusi Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (5/8/2025). Kegiatan adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga keberlanjutan wilayah di Kabupaten Batang.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, diskusi hari ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah momentum strategis yang sangat krusial. Kita semua menyadari bahwa isu alih fungsi lahan, khususnya lahan pertanian produktif, merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh banyak daerah, termasuk Kabupaten Batang.

“Pada tahun 2045, Indonesia akan memasuki era emasnya. Sebuah visi besar telah dicanangkan oleh Presiden periode 2025-2045, yaitu "Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045". Visi ini bukanlah sekadar slogan, melainkan sebuah cita-cita luhur yang menjadi panduan pembangunan bangsa kita ke depan,” jelasnya.

Untuk mencapai visi tersebut, salah satu dari Delapan Misi yang tertuang dalam Asta Cita adalah Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi baru.

“Salah satu strategi kunci yang diamanatkan adalah membatasi alih fungsi lahan sawah melalui Pemanfaatan Ruang secara vertikal dan tidak sporadis untuk mempertahankan tingkat pelayanan prasarana dan sarananya. Hal ini menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki komitmen kuat untuk menjaga ketersediaan lahan pertanian,” tegasnya.

Oleh karena itu, salah satu kebijakan utama yang kita ambil untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah pengendalian alih fungsi lahan pertanian produktif. Kebijakan ini menjadi jembatan antara kebutuhan pembangunan ekonomi dan keharusan menjaga kelestarian lingkungan serta ketahanan pangan.

“Selain itu, strategi kita juga mencakup upaya peningkatan kapasitas produksi, yaitu dengan mengembangkan dan merevitalisasi jaringan irigasi serta meningkatkan produktivitas lahan pertanian secara umum. Kami menyadari bahwa menjaga lahan saja tidak cukup, kita juga harus membuatnya lebih berdaya guna dan menguntungkan bagi para petani,” terangnya.

Melalui diskusi ini, mari kita bersinergi. Saya berharap kita semua dapat memberikan masukan konstruktif, gagasan inovatif, dan solusi-solusi cerdas agar kebijakan pengendalian alih fungsi lahan di Kabupaten Batang dapat berjalan optimal.

“Mari kita wujudkan pembangunan yang berimbang: pertumbuhan ekonomi yang pesat, namun tetap menjunjung tinggi keberlanjutan lingkungan dan kemandirian pangan,” harapnya.

Sementara itu, Koordinator Harian Stranas Pencegahan Korupsi Didik Mulyanto menyampaikan, terkait dengan kegiatan pemantauan lapangan pengalihan alih fungsi lahan sawah ini merupakan bagian dari aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) nomor 1, jadi di kami ada aksi 1 sampai 15.

“Aksi Stranas PK regulasinya per 2 tahun, sehingga ini masuk periode keempat yang mana untuk aksi fungsi alih lahan ini konsep besarnyabagian dalam menyusun one map. Jadi untuk memastikan data di lapangan valid dan berintegritas,” ujar dia.

Didik Mulyanto juga menyebutkan, terkait dengan kegiatan hari ini sebenarnya kami lebih banyak ingin mendengar mencermati ataupun mengamati kondisi di lapangan, terutama dalam kaitan kegiatan pengelolaan lahan pertanian yang ada di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

 

Berita Lainnya

Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 52
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 111
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 124
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 106
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 126
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 191