KKN-T IPB 2025 Warnai Desa Wonomerto Dengan Aksi Biru Nyata

Selasa, 29 Juli 2025 Jumadi Dibaca 1.892 kali Teknologi
KKN-T IPB 2025 Warnai Desa Wonomerto Dengan Aksi Biru Nyata
Mahasiswa IPB Memberikan Edukasi pencegahan stunting pada pengunjung posyandu di Balai Desa Wonomerto, Kabupaten Batang.
Batang - Desa Wonomerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, merupakan salah satu desa potensial di bidang pertanian dan peternakan. Stunting dan sistem administrasi desa yang masih bersifat konvensional dan belum banyak memanfaatkan teknologi digital seperti Google Workspace dalam pengelolaan data dan komunikasi menjadi salah satu contoh hal yang harus bisa diselesaikan oleh tim mahasiswa KKN-T IPB 2025.

Batang - Desa Wonomerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, merupakan salah satu desa potensial di bidang pertanian dan peternakan. Stunting dan sistem administrasi desa yang masih bersifat konvensional dan belum banyak memanfaatkan teknologi digital seperti Google Workspace dalam pengelolaan data dan komunikasi menjadi salah satu contoh hal yang harus bisa diselesaikan oleh tim mahasiswa KKN-T IPB 2025.

Setelah melakukan Lokakarya 1 dengan nuansa biru yang menjadi identitas khas kelompok, mahasiswa hadir bukan hanya sebagai pelaksana program kerja, namun juga sebagai bagian dari masyarakat desa yang siap belajar, tumbuh, dan memberi kontribusi nyata.

Kepala Desa Wonomerto Bakhir menyampaikan, harapannya agar masyarakat turut berperan aktif dalam menyukseskan program-program mahasiswa.

“Program ini tidak akan berjalan kalau hanya mahasiswa saja yang kerja, harus ada kerja sama dari warga semua,” jelasnya saat ditemui di Balai Desa Wonomerto, Kabupaten Batang, Selasa (29/7/2025).

Hal ini juga ditegaskan oleh Koordinator Desa KKN Arif menyampaikan, tidak akan berdampak kalau tidak ada kolaborasi dengan masyarakat, karena kami berharap program yang dilaksanakan dapat terus berlanjut dan memberi manfaat jangka panjang bagi desa.

Tim mahasiswa KKN-T IPB yang beranggotakan Arif, Puji, Annisa, Fajar, Luthfiana, Deni, Khansa, dan Hani menjalankan berbagai program lintas sektor sejak akhir Juni 2025.

Pekan ketiga selama KKNT dimulai dengan menjalankan program kerja Cegah Risiko Gizi Anak Sejak Dini (CERGAS) yang dilaksanakan sejak 7 hingga 10 Juli 2025 di empat posyandu berbeda.

Edukasi yang diberikan terkait stunting mencakup penyebab, dampak, cara pencegahan, serta informasi seputar isi piringku dan pentingnya kehadiran di posyandu. Rangkaian edukasi diawali dengan pre-test, kemudian dilanjutkan penyampaian materi, penyebaran leaflet, dan ditutup dengan post-test untuk melihat perubahan pemahaman para ibu.

Selain edukasi, tim KKNT juga aktif membantu kegiatan posyandu seperti mengukur tinggi dan berat badan anak, lingkar kepala, serta pencatatan status gizi pada Kartu Menuju Sehat (KMS) dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Pada Jumat (11/7/2025), tim KKN-T beralih ke sektor peternakan melalui program Silase Guna Atasi Pakan (SIGAP). Program ini dijalankan bersama peternak lokal untuk membuat silase dari limbah lokal sebagai solusi penyediaan pakan ternak saat musim kemarau. Inovasi yang dikenalkan adalah pemanfaatan kulit kopi, limbah pertanian yang melimpah di Wonomerto, sebagai bahan fermentasi silase. Silase dibuat dari rumput odot, dedak, molases, EM4, dan kulit kopi, kemudian difermentasi dalam drum tertutup.

Proses pembuatan silase menjadi ruang interaksi yang hangat antara mahasiswa dan peternak, serta membuka diskusi mengenai pengelolaan pakan ternak yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Di bidang tata kelola desa, tim KKN-T menyelenggarakan Program Digitalisasi Administrasi Perangkat Desa pada Selasa (14/7/2025). Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya Google Workspace. Materi mencakup Google Drive, Docs, Sheets, dan Forms sebagai sarana pengarsipan dan pengelolaan data. Melalui sesi praktik langsung, peserta tampak antusias berdiskusi dan mencoba langsung fitur-fitur yang disampaikan.

Seiring berjalannya program-program yang telah dilaksanakan, mulai terlihat dampak positif di tengah masyarakat Desa Wonomerto. Antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan meningkat, serta mulai tumbuh semangat untuk menerima inovasi dan perubahan.

Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi langkah awal yang penting menuju pembangunan desa yang berkelanjutan. Selain program-program yang telah dipaparkan, masih banyak kegiatan lain yang telah dilaksanakan, termasuk di bidang UMKM dan pertanian, yang juga berkontribusi dalam mendorong kemandirian dan ketahanan desa.

Kehadiran tim KKNT IPB 2025 di Desa Wonomerto bukan sekadar menjalankan program, tetapi juga membangun kedekatan dan belajar bersama masyarakat. Setiap kegiatan yang dilakukan menjadi pengalaman berharga, baik bagi warga maupun mahasiswa. Dengan semangat kebersamaan, harapannya benih kolaborasi yang sudah tumbuh dapat terus dirawat dan memberi dampak positif bagi desa di waktu-waktu mendatang. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 343
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 303
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 283
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 366
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 404
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 375