Pemkab Batang Siap Wujudkan Zero Talasemia

Selasa, 29 Juli 2025 Jumadi Dibaca 971 kali Kesehatan
Pemkab Batang Siap Wujudkan Zero Talasemia
Ketua TP PKK Batang (baju hijau), melakukan audiensi dengan POPTI Batang di Rumah DInas Bupati Batang.
Batang - sebuah nama yang mungkin tak asing di telinga masyarakat. Bukan tentang pembangunan infrastruktur megah atau destinasi wisata menawan, melainkan tentang sebuah cita-cita mulia yaitu Batang Zero Talasemia.

Batang - sebuah nama yang mungkin tak asing di telinga masyarakat. Bukan tentang pembangunan infrastruktur megah atau destinasi wisata menawan, melainkan tentang sebuah cita-cita mulia yaitu Batang Zero Talasemia.

Sebuah impian yang lahir dari kepedulian mendalam terhadap masa depan anak-anak, dan kini, langkah awal telah dimulai dengan kolaborasi apik antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang dan Perhimpunan Orang Tua Penyandang Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang.

Bayangkan, sebuah penyakit genetik yang kerap luput dari perhatian, namun dampaknya begitu besar. Talasemia, begitulah namanya. Penyakit yang mengharuskan para penyandangnya untuk bergantung pada transfusi darah seumur hidup, dan menghadapi biaya pengobatan yang tak sedikit. Di Batang sendiri, tercatat ada 41 penyandang talasemia, dengan 27 di antaranya masih anak-anak. Angka ini tentu bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari perjuangan dan harapan.

Ketua Tim Penggerak PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan menyambut hangat niat mulia ini. Dalam pertemuannya dengan POPTI Cabang Batang, ia dengan tegas menyatakan dukungannya.

“Saya yakin belum banyak masyarakat yang paham apa itu Talasemia. Kami harap bisa kolaborasi lebih lanjut dengan POPTI, salah satunya lewat kegiatan Posyandu. Sehingga nantinya masyarakat bisa lebih aware dengan penyakit ini,” katanya saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (28/7/2025).

Visi Faelasufa tak berhenti di situ. Ia berharap, kolaborasi ini akan menjadi jembatan bagi para kader Posyandu di Batang untuk mendapatkan edukasi komprehensif tentang talasemia. Dengan begitu, mereka bisa menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi dan imbauan kepada masyarakat luas.

“Untuk mewujudkan ini memang tidak mudah, tapi tentunya perlu ada upaya edukasi, agar setidaknya awareness pada Talasemia meningkat. Dari sharing tadi, ada beberapa program kerja sama yang bisa kami terapkan. Kami harap kolaborasi ini bisa berlanjut dan bisa merealisasikan program Batang Zero Talasemia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua POPTI Cabang Batang Nety Widjayanti mengungkapkan, apresiasinya atas komitmen dan dukungan yang diberikan. Baginya, kolaborasi ini adalah pintu gerbang menuju masyarakat yang lebih teredukasi tentang pencegahan talasemia.

Ia menekankan pentingnya skrining darah dan menghindari pernikahan antar pembawa sifat talasemia sebagai langkah kunci untuk memutus rantai penyebaran penyakit ini.

“Semoga kolaborasi ini bisa segera kami tindak lanjuti. Sehingga makin banyak pihak-pihak terkait yang paham terkait penyakit talasemia, dan bersama berkomitmen mencegah talasemia. Karena biaya pengobatan itu sangatlah mahal, sehingga kami upayakan untuk intens melakukan pencegahan,” harapnya.

Meskipun biaya pengobatan talasemia tergolong mahal, Nety sedikit bernapas lega.

“Alhamdulillah untuk penyakit talasemia ini sudah dicover BPJS Kesehatan. Baik untuk transfusi dan obat. Dan itu harus dilakukan pasien talasemia seumur hidup,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 288
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 226
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 201
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 260
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 362
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 341