Ketua MUI Minta, Jangan Rusak Citra Wisata Keluarga

Kamis, 10 Juli 2025 Jumadi Dibaca 650 kali Hukum
Ketua MUI Minta, Jangan Rusak Citra Wisata Keluarga
Batang - Suara lantang dukungan datang dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang, KH. Zainul Iroqi, terhadap langkah tegas Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, yang menertibkan tempat karaoke di sepanjang jalur pantai SiganduUjungnegoro.

Batang - Suara lantang dukungan datang dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang, KH. Zainul Iroqi, terhadap langkah tegas Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, yang menertibkan tempat karaoke di sepanjang jalur pantai SiganduUjungnegoro.

Bagi KH. Zainul Iroqi, penertiban ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga menjaga wajah Batang sebagai daerah tujuan wisata keluarga.

“Itu bagus lah. Memang masyarakat mendukung. Kebetulan masyarakat di Klidang, Depok, dan sebagainya itu juga merasa terganggu. Itu aspirasi rakyat yang harus diperhatikan lebih dulu,” tegasnya saat dihubungi melali teleponya, Kamis 10 Juli 2025.

Menurutnya, kawasan pantai adalah destinasi wisata yang seharusnya bersih dari aktivitas yang dapat mencoreng citra tempat rekreasi.

“Kemudian itu kan tempat wisata, ya kan? Ya harus jangan dicampuri dengan yang dapat merusak citra destinasi karena ada anak-anak dan semua usia masuk,” imbuhnya.

KH. Zainul Iroqi juga menyinggung soal adanya gugatan terkait penertiban tersebut. Ia memastikan, MUI Batang ikut membantu bupati mempelajari persoalan itu lebih lanjut.

Penertiban kafe karaoke di jalur pantai SiganduUjungnegoro memang bukan tanpa alasan. Keberadaan tempat-tempat hiburan tersebut terbukti melanggar sejumlah peraturan daerah. Setidaknya ada lima Perda yang dilanggar, yakni:Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang Bangunan Gedung, Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan, Perda Nomor 13 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kemudian, Perda Nomor 12 Tahun 2013 tentang Larangan Minuman Keras, Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Larangan Prostitusi atau Permesuman.

Berdasarkan data dari Polres Batang mencatat beberapa kasus kriminal yang terjadi di kawasan tersebut, antara lain tindak pidana kekerasan pada 9 Januari 2025 di Jalan Sigandu-Ujungnegoro, kasus perjudian pada 2 Maret 2025 di warung tepi pantai, serta operasi miras pada 1 Oktober 2024.

Langkah Bupati Batang yang menata kawasan wisata ini menjadi sinyal tegas bahwa Batang ingin menjaga reputasinya sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan ramah keluarga. Dukungan MUI pun memperkuat legitimasi kebijakan tersebut, sejalan dengan aspirasi warga yang mendambakan lingkungan wisata bersih dari praktik-praktik yang dianggap meresahkan.

Dengan sorotan publik yang semakin besar, persoalan ini diprediksi masih akan bergulir. Namun, bagi KH. Zainul Iroqi, satu hal yang pasti: “Aspirasi rakyat harus menjadi yang utama.”

Ekskusi pembongkaran paksa pada Rabu 9 Juli 2025 berjalan kondusif, tim gabungan dari Satpol PP, Polri, dan TNI menyelesaikan tugas berat mereka dengan menertibkan 24 bangunan yang melanggar Perda. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 20
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 30
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 18
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 81
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 19
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 23