Tingkatkan Ekonomi di Batang, Wamendes PDT Bentuk Koperasi Merah Putih Desa Keteleng

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 923 kali Acara Pimpinan Daerah
Tingkatkan Ekonomi di Batang, Wamendes PDT Bentuk Koperasi Merah Putih Desa Keteleng
Batang - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria, melakukan kunjungan kerja dalam rangka Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Keteleng, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Selasa (6/5/2025).

Batang - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria, melakukan kunjungan kerja dalam rangka Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Keteleng, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Selasa (6/5/2025).

“Ini merupakan bagian dari program nasional yang direncanakan akan diluncurkan langsung oleh Presiden RI pada 12 Juli 2025. Bahwa program Koperasi Merah Putih gagasan Presiden RI Prabowo untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat seperti beras, sayuran dan ikan,” jelasnya.

Koperasi Merah Putih Desa dan Kelurahan merupakan program pemerintah dalam upaya mendorong kemandirian bangsa melakui swasembada pangan.

“Luasan lahannya sendiri sekitar 400 meter, setidaknya nanti ada enam hingga tujuh gerai yang peruntukannya sebagai kantor koperasi, kantor simpan pinjam, dan gudang bersuhu dingin untuk menaruh barang dan hasil pertanian, perkebunan, serta perikanan agar tidak cepat busuk,” terangnya.

Skema pembiayaan pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih Desa dan Kelurahan mencapai Rp2 - Rp5 miliar per desa. Sedangkan Kabupaten Batang mempunyai 248 desa dan kelurahan termasuk bentukan hari ini, diawali oleh Desa Keteleng.

“Jadi, ke depan bisa menjadi pusat layanan ekonomi dan sosial masyarakat desa, meliputi layanan sembako murah, simpan pinjam, klinik desa, apotek, cold storage untuk hasil pertanian dan perikanan, serta distribusi logistik” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Keteleng ini, menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong-royong, dan keinginan kuat untuk memajukan perekonomian desa yang tercermin dalam proses persiapan musyawarah ini, sungguh sangat menginspirasi dan patut kita teladani.

“Pembentukan koperasi tingkat desa bukanlah sekedar formalitas organisasi, akan tetapi sebuah instrumen strategis dalam memberdayakan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, dan menumbuhkan kemandirian desa,” ungkap.

Koperasi ini memiliki prinsip-prinsip yang luhur, seperti kebersamaan, kekeluargaan, dan gotong-royong, memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Desa Keteleng.

Faiz menyebutkan, dengan pengelolaan yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman, kita yakin koperasi ini akan mampu bersaing dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh anggota.

Ia berharap, koperasi ini akan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memberikan pelayanan ekonomi yang sistematis dan cepat kepada anggota, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ekonomi melalui prinsip-prinsip koperasi yang adil dan transparan. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 128
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 150
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 160
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 105
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 88