Dinkes Batang : Berobat Cukup Tunjukkan KTP Saja

Rabu, 07 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.609 kali Kesehatan
Dinkes Batang : Berobat Cukup Tunjukkan KTP Saja
Batang - Tak perlu lagi resah soal biaya saat sakit. Kini, warga Kabupaten Batang cukup menunjukkan (Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat berobat di puskesmas maupun rumah sakit untuk mendapat layanan kesehatan yang layak. Semua ini berkat komitmen Pemerintah Kabupaten Batang melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas JKN-KIS yang dijalankan bersama BPJS Kesehatan.

Batang - Tak perlu lagi resah soal biaya saat sakit. Kini, warga Kabupaten Batang cukup menunjukkan (Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat berobat di puskesmas maupun rumah sakit untuk mendapat layanan kesehatan yang layak. Semua ini berkat komitmen Pemerintah Kabupaten Batang melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas JKN-KIS yang dijalankan bersama BPJS Kesehatan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, jaminan kesehatan menjadi hak dasar yang diperjuangkan tanpa kompromi. Kepesertaan BPJS Kesehatan di Batang telah menembus angka 99 persen dari total sekitar 850 ribu penduduk, dengan tingkat keaktifan mencapai 75 persen. Bupati menargetkan angka tersebut naik menjadi 80 persen pada Agustus 2025 mendatang.

“Kalau target tercapai, berarti tambahan lima persen itu setara dengan 42 ribu jiwa lagi yang akan terjamin kesehatannya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Batang Didiet Wisnuhardanto, saat ditemui di Kantornya, Senin (5/5/2025).

Menurut Didiet, pencapaian UHC Prioritas ini bukanlah hal yang datang begitu saja. Semua berawal dari keseriusan Pemkab Batang yang menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan hingga tahun 2025.

“Kesepakatan itu menjadi landasan kuat untuk menjamin bahwa setiap warga yang membutuhkan layanan kesehatan, terutama dalam kondisi darurat, bisa langsung ditangani tanpa harus menunggu kepesertaan aktif atau membayar di muka,” jelasnya.

Hal ini terjadi karena komitmen Pemkab Batang yang telah MoU dengan BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan hingga 2025 nanti.

Didiet menyebutkan, tak hanya menjamin secara administratif, komitmen itu juga tampak nyata dalam kebijakan anggaran. Tahun ini, alokasi dana untuk UHC yang semula sekitar Rp40 miliar, dinaikkan menjadi sekitar Rp61 miliar. Kenaikan ini dilakukan meski di tengah upaya efisiensi anggaran.

“Dukungan dan komitmen luar biasa dari Bupati Batang, sehingga alokasi kesehatan UHC bisa ditambah. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap layanan kesehatan masyarakat dan menjadi bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Batang,” terangnya.

Dengan keberadaan UHC Prioritas ini, masyarakat kini lebih tenang. Tak perlu lagi bertanya-tanya apakah bisa berobat atau tidak.

“Jadi ketika ada masyarakat Kabupaten Batang sakit sudah tidak mikir lagi apakah saya bisa berobat atau tidak. Cukup dengan datang ke fasilitas kesehatan, baik di puskesmas ataupun di rumah sakit daerah dengan menunjukkan NIK atau KTP saja akan terlayani kesehatannya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 301
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 250
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 227
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 295
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 375
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 353