Jelang Pemberangkatan Calhaj, Bupati Batang Beri Wejangan Khusus

Sabtu, 26 April 2025 Jumadi Dibaca 671 kali Acara Pimpinan Daerah
Jelang Pemberangkatan Calhaj, Bupati Batang Beri Wejangan Khusus
Batang - Para Calon jemaah haji (Calhaj) mendapatkan pesan khusus dari Bupati Batang M Faiz Kurniawan, menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci Mei mendatang. Sebanyak 727 jemaah yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) kini tinggal menyiapkan diri dan mental, karena perbedaan iklim dan budaya di Tanah Suci.

Batang - Para Calon jemaah haji (Calhaj) mendapatkan pesan khusus dari Bupati Batang M Faiz Kurniawan, menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci Mei mendatang. Sebanyak 727 jemaah yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) kini tinggal menyiapkan diri dan mental, karena perbedaan iklim dan budaya di Tanah Suci.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengingatkan, agar para jemaah selalu membawa perlengkapan yang dibutuhkan saja, mengingat kondisi iklim yang berbeda dengan Tanah Air.

“Jaga selalu Kondisi fisik, karena haji adalah ibadah fisik, jadi yang punya obat-obatan jangan lupa dibawa,” katanya, saat ditemui di Pendapa Kabupaten Batang, Jumat (25/4/2025).

Orang nomor satu di Batang itu, sempat membagikan pengalamannya selama menjalani ibadah haji di Tanah Suci. Faiz membeberkan, hampir seluruh persiapannya sama.

“Yang pasti tidak perlu membawa terlalu banyak barang karena di sana sudah disediakan. Yang harus diadaptasi adalah budaya dan cuaca, tapi untuk makanan rasanya sama seperti di Indonesia karena sudah disiapkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Sebagai Tim Penyelenggaraan Haji Daerah (TPHD), Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Batang Darsono memastikan Pemda telah menyiapkan segala instrumen pelengkapnya bagi para calon jemaah haji. Secara resmi jemaah telah dilakukan pelepasan oleh Bupati dan TPHD akan mendampingi hingga tiba penjemputan.

“Mulai tanggal 6 Mei akan kami fasilitasi untuk memberangkatkan kloter 24, 25 dan 26 menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali,” terangnya.

Menariknya, dari 727 jemaah yang akan diberangkatkan, ada jemaah tertua Mochammad Dolar 88 tahun dari Proyonanggan dan termuda Andika Dwi Pratama 19 tahun dari Banyuputih. Keduanya menjadi teladan bahwa usia tak menjadi pembatas ketika Allah telah berkehendak.

Jemaah termuda, Andika Dwi Pratama mengaku keberangkatannya ke Tanah Suci karena menggantikan almarhum ayahnya yang seharusnya berangkat di tahun 2020.

“Seharusnya saya dan ibu berangkat ke Tanah Suci, tapi karena usia saya belum cukup, akhirnya tertunda hingga 2025 alhamdulillah mendapat panggilan,” tuturnya.

Sebagai jemaah termuda, tetap melakukan persiapan fisik dan mental serta tetap mengikuti manasik haji pada umumnya jemaah lain.

“Alhamdulillah selama manasik saya tidak mengalami kesulitan karena meski usia tergolong muda, tapi petugas KBIH memberikan pendampingan dan pemahaman ilmu agama dengan baik,” ujar dia.

Remaja yang saat ini masih menyandang gelar mahasiswa semester 2 prodi Pendidikan Teknologi Informasi ini menyiapkan doa khusus bagi diri dan almarhum ayahnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 143
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 155
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 165
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 110
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 94