Menteri BKKBN Wihaji Serahkan Sertifikat Elsimil di Batang

Kamis, 17 April 2025 Jumadi Dibaca 1.043 kali Acara Mentri
Menteri BKKBN Wihaji Serahkan Sertifikat Elsimil di Batang
Batang - Suasana bahagia menyelimuti pasangan pengantin Arina Mansikana dan H. Muhammad Akmal Muntaafi warga Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Namun kebahagiaan mereka hari itu tak hanya karena status baru sebagai suami istri.

Batang - Suasana bahagia menyelimuti pasangan pengantin Arina Mansikana dan H. Muhammad Akmal Muntaafi warga Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Namun kebahagiaan mereka hari itu tak hanya karena status baru sebagai suami istri.

Mereka menerima sesuatu yang tak kalah penting yakni sertifikat Elsimil sebuah tanda kesiapan lahir dan batin untuk membangun keluarga sehat.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji yang hadir langsung untuk menyerahkan sertifikat tersebut, menegaskan pentingnya kesiapan sebelum membina rumah tangga, terutama dalam rangka mencegah stunting.

“Yang penting bukan soal menikah atau tidak, tetapi siap menikahnya. Kapan pun boleh menikah, tapi kesiapan menikah itu yang utama. Kalau perempuan disarankan di usia 21 tahun, laki-laki di usia 25 tahun. Itu menurut teori kedokteran, di usia itu lebih matang dan potensi stunting pun lebih kecil,” katanya usai menyerahkan sertifikat Elsimil di Desa Plumbon, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Rabu (16/4/2025).

Program Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) merupakan salah satu terobosan yang digagas BKKBN bersama Kementerian Agama melalui Bina Masyarakat Islam. Tujuannya sederhana namun berdampak besar, memastikan setiap pasangan muda benar-benar siap secara fisik, mental, dan sosial untuk menjadi orang tua.

“Kenapa ini kita kerjakan, karena salah satu penyebab stunting, selain gizi, adalah pernikahan dini. Elsimil ini hadir untuk memberikan edukasi, supaya pasangan yang sudah menikah bisa memahami bahwa menjadi pasangan usia subur itu artinya siap untuk hamil dengan kondisi yang sehat,” jelasnya.

Melalui Elsimil, calon pengantin akan mendapatkan edukasi kesehatan, informasi gizi, hingga panduan perencanaan keluarga. Setelah proses itu dijalani, barulah mereka mendapatkan sertifikat sebagai tanda bahwa mereka siap menjalani peran sebagai orang tua.

“Intinya bukan cuma soal menikah, tapi bagaimana memastikan yang menikah sudah siap secara komprehensif. Dan ini bagian dari strategi menurunkan angka stunting,” tegasnya.

Selain Elsimil, Wihaji juga menggencarkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), program kolaboratif yang menghubungkan masyarakat mampu dengan anak-anak dari keluarga berisiko stunting.

“GENTING ini targetnya satu juta anak asuh. Dalam empat bulan, kita sudah punya 132 ribu anak asuh dari 15 ribu orang tua asuh. Semuanya didanai oleh CSR perusahaan dan ini akan terus berkelanjutan,” ungkapnya.

Wihaji menyebutkan, program ini menyasar daerah-daerah dengan angka stunting tinggi seperti Nusa Tenggara Timur dan Papua. Namun secara kuantitas, Jawa Barat menjadi fokus karena jumlah penduduknya yang besar.

“Saya sudah bertemu dengan Gubernur dan Bupati se-NTT, juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Muhammadiyah Malang. Tujuannya agar kita bisa kerja bareng, kroyaan, untuk percepatan penurunan stunting,” ujar dia.

Apa yang dilakukan pasangan Arina dan Akmal hari itu mungkin terlihat sederhana menerima sertifikat Elsimil. Namun di baliknya, tersembunyi semangat besar untuk menjadi bagian dari perubahan. Sebab, seperti kata Menteri Wihaji, keluarga yang sehat dimulai dari keputusan yang direncanakan.

“Kalau sudah menjadi pasangan usia subur, maka segala sesuatunya harus direncanakan. Kehamilannya direncanakan, kelahirannya direncanakan, dan jika ingin anak kedua, pun harus direncanakan. Konsep kita adalah keluarga berencana. Insyaallah, hidup pun akan sejahtera,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 249
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 90
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 124
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 204
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 161
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 9980