Tradisi Lomban, Ajang Kaderisasi Atlet Dayung Nasional

Rabu, 02 April 2025 Jumadi Dibaca 3.252 kali Pemuda dan Olahraga
Tradisi Lomban, Ajang Kaderisasi Atlet Dayung Nasional
Batang - Tradisi Lomba Dayung atau Lomban yang ada sejak 45 tahun lalu, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Klidang Lor bahkan luar daerah. Potensi ini dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menelurkan atlet-atlet pedayung agar bisa mengangkat nama Kabupaten Batang di berbagai kejuaraan.

Batang - Tradisi Lomba Dayung atau Lomban yang ada sejak 45 tahun lalu, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Klidang Lor bahkan luar daerah. Potensi ini dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menelurkan atlet-atlet pedayung agar bisa mengangkat nama Kabupaten Batang di berbagai kejuaraan.

Instruktur Pertandingan, Nano Harwanto menerangkan, tradisi Lomban yang digelar tiap Idulfitri ini tidak hanya untuk mempererat silaturrahmi antar warga tetapi juga sebagai upaya kaderisasi atlet dayung Batang.

“Ini upaya kami untuk melestarikan tradisi sekaligus mencetak atlet dayung yang ke depan bisa diikutsertakan di kejuaraan provinsi maupun nasional,” katanya, saat ditemui di arena Lomban Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Rabu (2/4/2025).

Belum lama ini dua tim atlet dayung Batang mengikuti kejuaraan di Jakarta dan Semarang. Nantinya yang menjadi juara khususnya dari Batang harapannya bisa mengikuti kejuaraan dayung di tingkat Jateng maupun Nasional.

Diakuinya, dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah peserta yang siginifikan, hingga 40 persen yakni 2024 lalu sebanyak 450, sedangkan 2025 sebanyak 520 peserta.

“Terkait infrastruktur masyarakat setempat berterima kasih atas dukungan perbaikan oleh Pemda, dengan dibangunnya sejumlah tribun, sehingga memudahkan penonton menyaksikan pertandingan,” jelasnya.

Salah perwakilan peserta, dari Tim Gedang Klutuk, Mugi mengatakan tradisi Lomban harus dilestarikan karena bisa mengkaderisasi calon-calon atlet dayung di tingkat lebih tinggi lagi.

“Di ajang kejuaraan, atlet cabor dayung juga banyak menyumbang medali emas, jadi ini bisa memotivasi warga sini,” harapnya.

Terkait sarana prasarana, Mugi mengharapkan ada perbaikan dan peningkatan khususnya peralatan seperti dayung yang kualitasnya ditingkatkan.

“Kalau sekarang bahannya kayu terlalu berat sampai 2 kilogram dan berpengaruh ke kecepatan kurang maksimal. Sedangkan standarnya berbahan karbon 8 ons,” terangnya.

Sampai sejauh ini, Tim Gedang Klutuk baru menjuarai di tingkat Kabupaten Batang, rencananya dalam waktu dekat akan bertanding di Pekalongan.

“Alhamdulillah tahun lalu kami juara 1 dan semoga bisa bertahan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 160
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 171
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 206
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 174
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 168
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 179