Waspada, Dinkes Batang Temukan BTP Berbahaya di Makanan Olahan

Kamis, 13 Maret 2025 Jumadi Dibaca 3.094 kali Kesehatan
Waspada, Dinkes Batang Temukan BTP Berbahaya di Makanan Olahan
Batang - Menjelang lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang gencar melakukan pengecekan keamanan pangan ke sejumlah pasar tradisional dan minimarket. Sebanyak 50 sampel produk yang tersebar di 13 kecamatan telah diperiksa dan hasilnya tiga di antaranya mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya.

Batang - Menjelang lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang gencar melakukan pengecekan keamanan pangan ke sejumlah pasar tradisional dan minimarket. Sebanyak 50 sampel produk yang tersebar di 13 kecamatan telah diperiksa dan hasilnya tiga di antaranya mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya.

Plt Kasi Farmasi dan Alat Kesehatan Dinkes Batang Dania Fitra Tiara mengatakan, jika pedagang mematuhi aturan, seharusnya produk makanan olahan tidak perlu ditambahkan BTP apapun.

“BTP yang kami cek ada 4, yakni Formalin, Boraks, Metanil Yellow dan Rhodamin B, yang jika terkonsumsi berefek muntah, mual dan jangka panjangnya berakibat kanker,” katanya, saat ditemui usai meninjau di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (13/3/2025).

Dari hasil pengecekan, di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), ada dua makanan olahan berbentuk agar-agar berwarna merah tanpa merek yang positif mengandung bahan Formalin dan Boraks.

“Mereka yang ketahuan menggunakan BTP berbahaya, akan kami lakukan pembinaan agar produk yang dijual tidak membahayakan konsumen,” tegasnya.

Demi keamanan makanan yang dikonsumsi, Dinkes tidak menyarankan pemberian BTP sedikit pun. Karena meski dengan takaran kecil pun tetap akan berbahaya bagi tubuh.

Selain pengecekan produk olahan pangan dengan bahan berbahaya, Dinkes juga mengecek produk kemasan yang dijual di minimarket dan toko kelontong.

“Kami memastikan kemasannya tidak rusak, berizin edar, tanggal kedaluwarsa dan label komposisi produk,” jelasnya.

Pengecekan produk sangat penting untuk menjaga agar konsumen terlindungi dari BTP berbahaya. Pengecekan akan dilakukan di 15 pasar tradisional serta 13 minimarket dan toko kelontong untuk memastikan produk yang dijual aman dikonsumsi.

Salah satu pedagang bumbu olahan, Indra memastikan, bumbu yang dijual menggunakan bahan-bahan alami, tanpa ada pengawet berbahaya.

“Bahan bakunya insya Allah aman, tidak pakai pengawet dan pewarna buatan,” ujar dia.

Beberapa bumbu olahan yang dijual merupakan produk buatannya sendiri berbahan alami. Di antaranya bumbu kunyit, cabai, jahe, bawang putih dan merah yang smua sudah dihaluskan.

“Konsumen tinggal milih bumbu yang mau digunakan. Biasanya untuk bumbu penyedap masakan yang mau dijual,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 46
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 36
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 54
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 42
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 68
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 108