Tradisi Punggahan Ala Skansaka, Siswa Tampilkan Karakter Unik

Sabtu, 01 Maret 2025 Jumadi Dibaca 1.390 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Tradisi Punggahan Ala Skansaka, Siswa Tampilkan Karakter Unik
Batang - Ada cara menarik menyambut Ramadan, yakni pawai karakter dalam tradisi Punggahan yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 1 Kandeman (Skansaka). Mulai dari karakter mayat dilengkapi keranda, tokoh kartun hingga pahlawan nasional yang mengekspresikan jiwa muda pelajar dalam menyambut bulan suci.

Batang - Ada cara menarik menyambut Ramadan, yakni pawai karakter dalam tradisi Punggahan yang ditampilkan pelajar SMK Negeri 1 Kandeman (Skansaka). Mulai dari karakter mayat dilengkapi keranda, tokoh kartun hingga pahlawan nasional yang mengekspresikan jiwa muda pelajar dalam menyambut bulan suci.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Skansaka, Amri Bustami tak mempermasalahkan ragam karakter yang ditampilkan, karena pendidik memberikan kebebasan dalam berekspresi.

“Biar hasilnya sesuai keinginannya, 1.560 pelajar berkostum unik. Justru kalau kita tentukan anak belum tentu mau, tapi ketika dibebaskan tampilannya sangat total,” katanya saat ditemui di halaman Skansa, Kabupaten Batang, Rabu (26/2/2025).

Amri menekankan, pesan moral pawai dalam tradisi Punggahan, agar anak terbiasa berbagi kepada sesama atau yang membutuhkan.

“Makanya dilengkapi beragam makanan ringan yang siap dibagikan ke anak-anak di jalan. Itu dikumpulkan dari uang saku mereka yang disisihkan, semampunya dibelikan makanan kecil,” jelasnya.

Salah satu siswa, Faik bersama timnya menampilkan karakter tokoh kartun Toys Story Coboy karena mudah ditiru dan tidak merepotkan.

“Tahun ini karakternya makin menarik, ada hantu, Shaun the Sheep, dan kalau menang katanya ada hadiahnya,” terangnya.

Sementara, salah seorang guru Munifah bersama anak didiknya sengaja berpenampilan layaknya tokoh kartun Shaun the Sheep karena persiapan yang singkat.

“Cuma butuh sehari buat kostumnya dari dakron dan karung. Kalau jajan cuma modal Rp20 ribu buat dibagi ke anak-anak kecil, biar siswi mau berbagi,” ujar dia.

Karakter itu dipilih karena menunjukkan keceriaan anak-anak dalam menyambut bulan suci Ramadan. Nggak perlu malu, yang penting Bahagia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 39
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 99
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 102
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 56
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 21
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 19