Rawan Punah, SMK Neswara Siapkan Pembatik Muda

Senin, 24 Februari 2025 Jumadi Dibaca 1.718 kali Seni dan Budaya
Rawan Punah, SMK Neswara Siapkan Pembatik Muda
Batang - Batik khas Kabupaten Batang yang dirasa menuju kepunahan, menginisiasi SMK Negeri 1 Warungasem (Neswara), berupaya meregenerasi pembatik. Lewat Gelar Inovasi Batik Batang jadi sarana menjaga tradisi membatik agar ragam motif khas Batang tetap lestari.

Batang - Batik khas Kabupaten Batang yang dirasa menuju kepunahan, menginisiasi SMK Negeri 1 Warungasem (Neswara), berupaya meregenerasi pembatik. Lewat Gelar Inovasi Batik Batang jadi sarana menjaga tradisi membatik agar ragam motif khas Batang tetap lestari.

Kepala SMK Neswara Suyanta mengatakan, untuk mencegah kepunahan itu, pihaknya bekerja sama dengan Institut Pluralisme Indonesia (IPI). Para pelajar dilatih melalui diklat khusus, cara membatik oleh praktisi, agar mahir dan mampu meregenerasi di masa depan.

“Selama tiga hari, kami mengundang pelajar SD hingga SMA/SMK, untuk mengapresiasi gelaran tersebut. Workshop membatik menghadirkan praktisi batik, agar bisa dipaparkan kepada pemangku kebijakan, sehingga batik khas Batang bisa mendunia,” katanya, saat ditemui di Neswara, Kabupaten Batang, Senin (24/2/2025).

Sebagai putra daerah, Direktur Institut Pluralisme Indonesia (IPI), William Kwan merasa prihatin dengan kondisi batik khas Batang yang mulai ditinggalkan generasi mudanya.

“Motif batik yang terkesan kuno, menjadikan gen z, merasa kurang tertarik untuk mendalami dunia membatik, maka perlu inovasi dan trik, agar mereka mau mempelajari,” jelasnya.

Beberapa percobaan telah diintensifkan di antaranya, pelatihan membatik tanpa difasilitasi pemerintah, nyatanya dari 20 peserta, lahirlah satu pembatik yang intens membatik hingga sekarang.

“Artinya, jika pola ini diterapkan di daerah bukan penghasil batik, bisa menelurkan pembatik muda baru, yang cinta membatik,” tegasnya.

Cara lain, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, seperti IPI dengan pelajar SMK Neswara, lewat gelaran inovasi maupun penerapan materi ekstrakurikuler membatik.

“Metode ini paling efektif untuk meregenerasi pembatik dari kalangan muda untuk terus mengkaryakan batik khas Batang agar makin dikenal publik,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi SMK Cabdin 13 Nuniek Mustikaningtyas Runtuweni mengapresiasi kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan institusi pemerhati batik.

“Bersyukur sekali, IPI bersama perusahaan yang perhatian akan kelestarian batik khas Batang karena jika diintensifkan keberadaannya makin dikenal luas,” ungkapnya.

Khusus di Cabdin 13, penerapan materi ekstrakurikuler membatik, telah diterapkan di SMK Negeri 1 Warungasem, SMK Negeri 3 Pekalongan, SMK PGRI Batang dan SLB Batang.

Pelajar SDN Kalibeluk 2, Fendi mengaku sangat tertarik dengan keterampilan membatik yang baru dipelajarinya dari para pelajar SMK Neswara.

“Tadi diajari buat motif lumba-lumba, prosesnya nggak lama, gampang, tapi paling suka ya motif mobil,” ungkapnya.

Pelajar SLB Negeri Batang Ikmal menyampaikan, tak menemui kesulitan untuk membuat motif karena selama ini mendapat pelajaran membatik.

“Tadi gampang buatnya motif bulan paling suka karena di sekolah biasa bikin,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
HUT Ke-67 Pemuda Pancasila, Gelar Donor Darah, Santuni Anak Yatim, dan Perkuat Sinergi Daerah
Peringatan HUT Ke-67 Pemuda Pancasila Kabupaten Batang menjadi momentum memperkuat persatuan, soliditas kader, dan sinergi dengan pemerintah daerah melalui kegiatan sosial berupa donor darah yang menghasilkan 10 kantong darah serta santunan kepada 20 anak yatim. Pemuda Pancasila diharapkan terus berkontribusi positif, menjaga kondusivitas wilayah, dan berperan aktif mendukung pembangunan Kabupaten Batang.
01 Nov 2026 Jumadi 64
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 123
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 347
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 12546
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 140
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 184