Rawan Punah, SMK Neswara Siapkan Pembatik Muda

Senin, 24 Februari 2025 Jumadi Dibaca 1.679 kali Seni dan Budaya
Rawan Punah, SMK Neswara Siapkan Pembatik Muda
Batang - Batik khas Kabupaten Batang yang dirasa menuju kepunahan, menginisiasi SMK Negeri 1 Warungasem (Neswara), berupaya meregenerasi pembatik. Lewat Gelar Inovasi Batik Batang jadi sarana menjaga tradisi membatik agar ragam motif khas Batang tetap lestari.

Batang - Batik khas Kabupaten Batang yang dirasa menuju kepunahan, menginisiasi SMK Negeri 1 Warungasem (Neswara), berupaya meregenerasi pembatik. Lewat Gelar Inovasi Batik Batang jadi sarana menjaga tradisi membatik agar ragam motif khas Batang tetap lestari.

Kepala SMK Neswara Suyanta mengatakan, untuk mencegah kepunahan itu, pihaknya bekerja sama dengan Institut Pluralisme Indonesia (IPI). Para pelajar dilatih melalui diklat khusus, cara membatik oleh praktisi, agar mahir dan mampu meregenerasi di masa depan.

“Selama tiga hari, kami mengundang pelajar SD hingga SMA/SMK, untuk mengapresiasi gelaran tersebut. Workshop membatik menghadirkan praktisi batik, agar bisa dipaparkan kepada pemangku kebijakan, sehingga batik khas Batang bisa mendunia,” katanya, saat ditemui di Neswara, Kabupaten Batang, Senin (24/2/2025).

Sebagai putra daerah, Direktur Institut Pluralisme Indonesia (IPI), William Kwan merasa prihatin dengan kondisi batik khas Batang yang mulai ditinggalkan generasi mudanya.

“Motif batik yang terkesan kuno, menjadikan gen z, merasa kurang tertarik untuk mendalami dunia membatik, maka perlu inovasi dan trik, agar mereka mau mempelajari,” jelasnya.

Beberapa percobaan telah diintensifkan di antaranya, pelatihan membatik tanpa difasilitasi pemerintah, nyatanya dari 20 peserta, lahirlah satu pembatik yang intens membatik hingga sekarang.

“Artinya, jika pola ini diterapkan di daerah bukan penghasil batik, bisa menelurkan pembatik muda baru, yang cinta membatik,” tegasnya.

Cara lain, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, seperti IPI dengan pelajar SMK Neswara, lewat gelaran inovasi maupun penerapan materi ekstrakurikuler membatik.

“Metode ini paling efektif untuk meregenerasi pembatik dari kalangan muda untuk terus mengkaryakan batik khas Batang agar makin dikenal publik,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi SMK Cabdin 13 Nuniek Mustikaningtyas Runtuweni mengapresiasi kolaborasi antara lembaga pendidikan dengan institusi pemerhati batik.

“Bersyukur sekali, IPI bersama perusahaan yang perhatian akan kelestarian batik khas Batang karena jika diintensifkan keberadaannya makin dikenal luas,” ungkapnya.

Khusus di Cabdin 13, penerapan materi ekstrakurikuler membatik, telah diterapkan di SMK Negeri 1 Warungasem, SMK Negeri 3 Pekalongan, SMK PGRI Batang dan SLB Batang.

Pelajar SDN Kalibeluk 2, Fendi mengaku sangat tertarik dengan keterampilan membatik yang baru dipelajarinya dari para pelajar SMK Neswara.

“Tadi diajari buat motif lumba-lumba, prosesnya nggak lama, gampang, tapi paling suka ya motif mobil,” ungkapnya.

Pelajar SLB Negeri Batang Ikmal menyampaikan, tak menemui kesulitan untuk membuat motif karena selama ini mendapat pelajaran membatik.

“Tadi gampang buatnya motif bulan paling suka karena di sekolah biasa bikin,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
10 Jun 2026 Jumadi 34
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
10 Jun 2026 Jumadi 162
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Batang - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono, komitmen untuk meringankan beban orang tua murid baru kembali diwujudkan.  Kabar baiknya, program bantuan seragam gratis tahun ini tidak lagi hanya menyasar sekolah negeri, melainkan meluas hingga ke sekolah swasta.
10 Jun 2026 Jumadi 46
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik pengurus Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Batang periode 20262031 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1062026). Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jun 2026 Jumadi 62
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26 Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Pekalongan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar pelatihan bagi calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE26) sejak 31 Mei hingga 11 Juni, sebagai upaya menyelaraskan pola dalam bertugas. Pelatihan diberikan bagi 825 calon petugas, untuk menyamakan visi, agar ketika mendata sesuai standarisasi yang ditentukan oleh BPS.
09 Jun 2026 Jumadi 75
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
09 Jun 2026 Jumadi 96