Mualaf di Batang Butuh Pendampingan Rumah Mualaf

Kamis, 21 November 2024 Jumadi Dibaca 2.119 kali Kegiatan Keagamaan
Mualaf di Batang Butuh Pendampingan Rumah Mualaf
Batang - Berjuang sebagai seorang mualaf, bagi Vincensius Widi Wahyudi tidaklah mudah, karena membutuhkan pendampingan intensif. Baginya meski telah tiga tahun memeluk Islam, masih banyak pengetahuan seputar akidah dan hukum dalam beribadah, yang belum dipahaminya secara menyeluruh.

Batang - Berjuang sebagai seorang mualaf, bagi Vincensius Widi Wahyudi tidaklah mudah, karena membutuhkan pendampingan intensif. Baginya meski telah tiga tahun memeluk Islam, masih banyak pengetahuan seputar akidah dan hukum dalam beribadah, yang belum dipahaminya secara menyeluruh.

Vincensius Widi Wahyudi mengatakan, perpindahan keyakinan dari Katolik ke Islam dikarenakan mengikuti kepercayaan istri keduanya yang seorang muslimah. Sempat mengalami perdebatan dengan keluarga besarnya yang merupakan Katolik yang taat, namun karena kuatnya tekad, akhirnya mendapatkan restu dari keluarga besarnya.

“Sebagai mualaf tentu masih harus banyak belajar dan dari awal masuk Islam, cuma dapat pembelajaran dari teman dan keluarga istri. Pinginnya sih ada diskusi khusus sama kyai atau ulama yang paham hukum Islam,” katanya, usai menerima pentasarufan zakat dari Baznas, di Aula Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Kamis (21/11/2024).

Terkait ibadah khususnya ketika tiba waktunya salat Subuh, pria yang akrab disapa Widi ini mengaku mengalami kesulitan untuk bangun pagi hari.

“Ya untuk salat Subuh, masih bolong-bolong sih. Tapi memang harus dipaksa sama istri, jadi bisa salat, walaupun terkadang kesiangan,” jelasnya.

Widi mengharapkan, dari pihak penyuluh agama menggelar diskusi atau dialog agar bisa menjawab berbagai pertanyaan seputar Islam.

“Kalau ada kesempatan, saya mau tanya bagaimana cara mendoakan ibu saya yang seorang Katolik itu, yang beberapa tahun lalu sudah meninggal dan masih banyak lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Rumah Mualaf Batang Hijroh Saputro mengatakan, para mualaf memang sebaiknya mendapatkan pendampingan khusus dalam mendalami ajaran Rasulullah secara benar. Meskipun Rumah Mualaf di Batang baru saja terbentuk beberapa bulan lalu, namun para mualaf tidak perlu cemas, karena pengurus Rumah Mualaf tersebar di tiap kecamatan.

“Kami akan mendampingi terkait urusan keagamaan mereka, karena pengurus kami tersebar di tiap kecamatan. Sekarang ada 100 mualaf yang didominasi dari Kristen dan Budha untuk terus didampingi agar akidah mereka makin kuat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Batang - Langkah pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak tujuh KDMP yang telah selesai dibangun kini resmi memasuki tahap pasca-verifikasi faktual (verfal) oleh tim gabungan tingkat kabupaten.
12 Okt 2026 Jumadi 313
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (12102026).
12 Okt 2026 Jumadi 112
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Batang - Dinas Kesehatan Batang bekerja sama dengan PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) menggelar cek kesehatan gratis bagi warga Desa Ujungnegoro. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga setempat dari berbagai kerawanan penyakit yang muncul akibat pola hidup dan makan yang kurang baik.
12 Okt 2026 Jumadi 96
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Batang - Jarak ribuan kilometer antara Kabupaten Batang dan Kota Toyama, Jepang yang terpisahkan oleh samudera dan perbedaan budaya seolah menguap begitu saja saat wajah-wajah sebaya muncul di balik layar. Rasa canggung sempat menyergap. Bagaimanapun, menyapa teman baru dari belahan dunia lain bukan rutinitas harian anak sekolah dasar.
12 Okt 2026 Jumadi 105
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 369
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 285