Upaya Eliminasi TBC, Pemkab Batang Gencarkan Pantauan

Kamis, 01 Agustus 2024 Jumadi Dibaca 2.821 kali Kesehatan
Upaya Eliminasi TBC, Pemkab Batang Gencarkan Pantauan
Batang - Bak fenomena gunung es, penderita Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Batang hingga kini sulit diketahui jumlah pastinya. Pasalnya, penderita hanya dapat terpantau pasca berobat ke fasilitas kesehatan, maka Pemkab setempat bersama lintas sektor mulai menggencarkan pemantauan intensif.

Batang - Bak fenomena gunung es, penderita Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Batang hingga kini sulit diketahui jumlah pastinya. Pasalnya, penderita hanya dapat terpantau pasca berobat ke fasilitas kesehatan, maka Pemkab setempat bersama lintas sektor mulai menggencarkan pemantauan intensif.

Sebagai tindak lanjut arahan dari Pemerintah Pusat, Pemkab berupaya mensinergikan pola untuk menurunkan jumlah penderita TBC di tahun 2030.

Penjabat (Pj) Sekda Batang Ari Yudianto mengatakan, untuk mengeliminasi TBC di Kabupaten Batang perlu aksi nyata dari masing-masing instansi.

“TBC itu penyakit menular, jadi jika tidak kita tangani sejak awal dikhawatirkan akan lebih banyak yang tertular,” katanya, usai menjadi pembicara dalam Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TBC, di Aula Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1/8/2024).

Penularan bisa datang dari berbagai komunitas, maka dibutuhkan pula langkah promosi kesehatan dari dinas terkait didukung peran serta lintas sektor.

“Tidak hanya Dinkes saja, tapi Kemenag yang memantau di lembaga pendidikan di bawahnya, Disdikbud, Disnaker memantau karyawan perusahaan termasuk TNI/Polri lewat institusinya terjun ke masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan data dari Dinkes setempat, terpantau jumlah penderita TBC mencapai 1.800 orang, dengan intensitas jumlah penderita yang rutin berobat sebesar 92 persen.

Sementara itu, Kepala Dinkes Batang Didiet Wisnuhardanto mengatakan, pengobatan yang dilakukan belum 100 persen karena masih banyak penderita yang enggan berobat karena berbagai faktor.

“Seringkali penderita TBC kalau tidak ada keluhan itu tidak mau berobat, makanya seperti fenomena gunung es, atasnya saja yang kelihatan,” terangnya.

Terkait TBC pada anak, penularan terjadi bukan dari sesama anak, melainkan dari orang dewasa di sekitar mereka.

“Mereka bisa tertular dari orang tua, di sekolah, bahkan dari pembantu atau pengasuhnya. Kalau pengobatan untuk anak tentu berbeda dari takaran dosisnya saja,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 343
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 303
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 284
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 367
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 404
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 375