Khaul Ke-34 dan Haul Kiai Mabrur ke-28 di Desa Gringsing

Minggu, 28 Juli 2024 Jumadi Dibaca 4.447 kali Kegiatan Keagamaan
Khaul Ke-34 dan Haul Kiai Mabrur ke-28 di Desa Gringsing
Batang - Sejak pagi hari, ribuan warga Nahdliyin dari berbaga daerah berkumpul di Desa Gringsing. Mereka mencari tempat strategis untuk mendengarkan tauziyah dan melantunkan shalawat dalam rangka Khaul ke-34 Ki Ageng Gringsing dan Haul Kiai Mabrur Ke-28 di pemakaman umum Desa Gringsing, Kabupaten Batang, Sabtu (28/7/2024).

Batang - Sejak pagi hari, ribuan warga Nahdliyin dari berbaga daerah berkumpul di Desa Gringsing. Mereka mencari tempat strategis untuk mendengarkan tauziyah dan melantunkan shalawat dalam rangka Khaul ke-34 Ki Ageng Gringsing dan Haul Kiai Mabrur Ke-28 di pemakaman umum Desa Gringsing, Kabupaten Batang, Sabtu (28/7/2024).

Habib Muhammad Firdaus Al Munawar dari Kendal sebagai pembicara utama dalam tauziyahnya mengingatkan umat Muslim untuk selalu bertakwa kepada Allah dan meniru suri tauladan yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW.

“Fitnah akhir zaman sudah kita rasakan. Jika iman kita tidak kuat, akan mudah sekali terjerumus dalam kemaksiatan,” jelasnya.

Ketua penyelenggara Aghus Jamaludin Kharis menambahkan, bahwa haul ini juga diadakan untuk memperingati bulan Muharam. Alhamdulillah, setiap tahun kami memperingati Haul Ki Ageng Gringsing dengan khusyuk dan meriah. Insyaallah ini menjadi acara rutin.

Ia juga menceritakan, tentang Ki Ageng Gringsing, seorang ulama besar dari Cirebon yang hidup sekitar tahun 1600 M. Makamnya baru ditemukan pada tahun 1991.

“Nama asli Ki Ageng Gringsing adalah Syah Maulana Raden Abdullah Saleh Sungging. Dari Cirebon, Syah Maulana mengembara menyebarkan ajaran tauhid ke arah timur,” terangnya.

Dalam pengembaraannya, Syah Maulana bertemu dengan seorang perempuan cantik bernama Nyi Rantansari, putri dari Syech Agung Tholib. Setelah menikah, mereka menggunakan nama Ki Ageng Gringsing dan Nyi Ageng Gringsing sesuai nama daerah tempat mereka tinggal dan bersama-sama menyebarkan ajaran Islam.

“Makam ulama besar ini sempat terlupakan selama beberapa ratus tahun. Baru pada pertengahan 1980-an dilakukan upaya pencarian. Proses pencarian makam dilakukan oleh lima ulama besar ahli muhotob, yang mampu berkomunikasi dengan alam gaib,” imbuhnya.

Setelah beberapa tahun pencarian dan berkonsultasi dengan Kiai Muhaimin dari Temanggung, akhirnya lokasi makam dapat dipastikan.

“Penetapan lokasi makam itu pada tanggal 31 Juli 1991 bertepatan dengan bulan Muharam, dan disepakati untuk pelaksanaan haul. Kini, lokasi makam Ki Ageng Gringsing yang berada di kompleks pemakaman umum selatan Desa Gringsing terawat dengan baik. Peziarah dari berbagai daerah datang berkunjung, mengingat Ki Ageng Gringsing memiliki nama dan pengaruh besar,” ungkapnya.

Acara khaul dan haul ini bukan hanya menjadi ajang mengenang jasa para ulama, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan ketakwaan umat Muslim. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
11 Jun 2026 Jumadi 74
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Batang - Deru napas terengah-engah dan hantaman matras mulai menjadi menu harian bagi para pesilat terbaik Kabupaten Batang. Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII yang akan ditabuh pada 2531 Oktober 2026 mendatang di Semarang Raya, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Batang langsung tancap gas memeras keringat para atletnya.
11 Jun 2026 Jumadi 9
Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menyoroti kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilainya cenderung mengalami penurunan kreativitas karena terjebak dalam zona nyaman. Atas dasar tersebut, ia meminta seluruh dinas di lingkungan Pemkab Batang untuk tidak memborong semua pekerjaan teknis dan mulai melibatkan Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf).
11 Jun 2026 Jumadi 10
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Bupati Batang Tegaskan Area Publik, Trotoar Bukan Tempat Jualan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya untuk menata estetika kota tanpa harus mematikan urat nadi perekonomian rakyat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan bahwa pihak pemerintah sama sekali tidak melarang masyarakat Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk mencari nafkah di wilayah Kota Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 10
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan akses transportasi sebagai strategi memperluas konektivitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata. Setelah keberhasilan penghentian sejumlah kereta di Stasiun Batang, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini mengupayakan agar Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dapat turut berhenti di Stasiun Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 11
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
11 Jun 2026 Jumadi 10