Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil

Kamis, 11 Juni 2026 Jumadi Dibaca 662 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Suasana keramaian di Pasar Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Disperindagkop Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan, pemantauan dilakukan terhadap 20 komoditas bahan pokok penting yang menjadi indikator pergerakan harga di pasar tradisional.

“Dalam laporan bapokting ada sekitar 20 komoditas yang dipantau setiap hari. Kalau sembako itu hanya sebagian, sekitar sembilan komoditas, sehingga cakupan bapokting lebih luas,” katanya saat ditemui di Kantor Disperindagkop Kabupaten Batang, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah kebutuhan pokok utama di Kabupaten Batang masih terpantau stabil. Harga beras premium berada di angka Rp14.500,00 per kilogram, beras medium Rp13.500,00 per kilogram, gula pasir lokal Rp17.500,00 per kilogram, daging sapi murni Rp14 ribu per kilogram, daging ayam ras Rp38 ribu per kilogram, dan telur ayam ras Rp29 ribu per kilogram. Untuk kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga kedelai impor naik Rp1.400,00 menjadi Rp13.500,00 per kilogram dan ayam kampung naik Rp5 ribu menjadi Rp85 ribu per kilogram.

“Sementara itu, beberapa komoditas hortikultura justru mengalami penurunan harga. Cabai rawit hijau turun Rp4 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, cabai merah teropong turun Rp5 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, dan cabai merah keriting turun cukup signifikan sebesar Rp1 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram,” jelasnya.

Menurut Wahyu, penurunan harga sejumlah komoditas tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya produksi dan ketersediaan barang di pasar. Kalau stok barang melimpah dan produksi meningkat, biasanya harga ikut turun. Ini yang terjadi pada beberapa jenis cabai.

“Meski demikian, Disperindagkop mencatat terdapat komoditas tertentu yang mulai mengalami kenaikan harga, salah satunya bawang putih,” terangnya.

Pihaknya juga masih terus memantau kemungkinan dampak kenaikan harga BBM non subsidi terhadap kebutuhan pokok masyarakat. Namun, hingga saat ini pengaruhnya dinilai belum terlalu signifikan karena kebijakan tersebut baru berjalan dalam waktu singkat.

“Kenaikan harga BBM ini baru berlangsung sejak tadi malam, jadi dampaknya terhadap harga bahan pokok belum terlalu terasa. Biasanya efek perubahan biaya distribusi baru terlihat sekitar satu minggu ke depan,” imbuhnya.

Selain memantau kondisi pasar di Batang, Disperindagkop juga mencermati perkembangan harga di sejumlah daerah lain, termasuk anjloknya harga daging ayam di beberapa wilayah akibat menurunnya permintaan dari pelaku usaha tertentu.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindagkop Kabupaten Batang akan terus melakukan monitoring intensif terhadap pergerakan harga dan stok bapokting agar stabilitas pasokan tetap terjaga serta masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok.

“Kami terus melakukan pemantauan setiap hari untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali. Kalau ada gejolak, tentu akan segera kami koordinasikan dengan pihak terkait,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 178
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 471
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 150
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Menanti Keajaiban 'Tol Khayangan Dua' di Jalur Pranten, Asa Baru Petani Sayur hingga Penyelamat Nyawa
Batang - Siapa yang tak terpikat dengan pesona Tol Khayangan. Jalur Mulus berlatar perbukitan megah yang menghubungkan wilayah Batang menuju dataran tinggi Dieng ini sudah lama jadi favorit para wisatawan. Namun, tahukah Anda bahwa jalan meliuk nan indah itu sebenarnya punya "saudara kembar".
19 Okt 2026 Jumadi 202
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 243
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Alas Roban The Series Bawa Batang ke Kancah Internasional
Batang - Suasana Alun-Alun Batang mendadak diselimuti ketegangan yang pekat. Di bawah naungan malam, rIbuan warga berkumpul untuk satu tujuan nonton bareng (nobar) pemutaran perdana Alas Roban The Series. Namun, malam itu seolah membawa kejutan tersendiri. Di awal penayangan, insiden kecil sempat terjadi, suara dialog dari film tiba-tiba hilang, menyisakan alunan backing sound dan musik yang mencekam, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Senin (19102026) malam.
19 Okt 2026 Jumadi 629