Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil

Kamis, 11 Juni 2026 Jumadi Dibaca 526 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Suasana keramaian di Pasar Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Disperindagkop Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan, pemantauan dilakukan terhadap 20 komoditas bahan pokok penting yang menjadi indikator pergerakan harga di pasar tradisional.

“Dalam laporan bapokting ada sekitar 20 komoditas yang dipantau setiap hari. Kalau sembako itu hanya sebagian, sekitar sembilan komoditas, sehingga cakupan bapokting lebih luas,” katanya saat ditemui di Kantor Disperindagkop Kabupaten Batang, Kamis (11/6/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah kebutuhan pokok utama di Kabupaten Batang masih terpantau stabil. Harga beras premium berada di angka Rp14.500,00 per kilogram, beras medium Rp13.500,00 per kilogram, gula pasir lokal Rp17.500,00 per kilogram, daging sapi murni Rp14 ribu per kilogram, daging ayam ras Rp38 ribu per kilogram, dan telur ayam ras Rp29 ribu per kilogram. Untuk kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga kedelai impor naik Rp1.400,00 menjadi Rp13.500,00 per kilogram dan ayam kampung naik Rp5 ribu menjadi Rp85 ribu per kilogram.

“Sementara itu, beberapa komoditas hortikultura justru mengalami penurunan harga. Cabai rawit hijau turun Rp4 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, cabai merah teropong turun Rp5 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, dan cabai merah keriting turun cukup signifikan sebesar Rp1 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram,” jelasnya.

Menurut Wahyu, penurunan harga sejumlah komoditas tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya produksi dan ketersediaan barang di pasar. Kalau stok barang melimpah dan produksi meningkat, biasanya harga ikut turun. Ini yang terjadi pada beberapa jenis cabai.

“Meski demikian, Disperindagkop mencatat terdapat komoditas tertentu yang mulai mengalami kenaikan harga, salah satunya bawang putih,” terangnya.

Pihaknya juga masih terus memantau kemungkinan dampak kenaikan harga BBM non subsidi terhadap kebutuhan pokok masyarakat. Namun, hingga saat ini pengaruhnya dinilai belum terlalu signifikan karena kebijakan tersebut baru berjalan dalam waktu singkat.

“Kenaikan harga BBM ini baru berlangsung sejak tadi malam, jadi dampaknya terhadap harga bahan pokok belum terlalu terasa. Biasanya efek perubahan biaya distribusi baru terlihat sekitar satu minggu ke depan,” imbuhnya.

Selain memantau kondisi pasar di Batang, Disperindagkop juga mencermati perkembangan harga di sejumlah daerah lain, termasuk anjloknya harga daging ayam di beberapa wilayah akibat menurunnya permintaan dari pelaku usaha tertentu.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindagkop Kabupaten Batang akan terus melakukan monitoring intensif terhadap pergerakan harga dan stok bapokting agar stabilitas pasokan tetap terjaga serta masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok.

“Kami terus melakukan pemantauan setiap hari untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali. Kalau ada gejolak, tentu akan segera kami koordinasikan dengan pihak terkait,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 75
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 135
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 85
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 58
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 101
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 140