KIT Batang Luncurkan Bus Listrik Ramah Lingkungan

Kamis, 25 Juli 2024 Jumadi Dibaca 8.989 kali Transportasi
KIT Batang Luncurkan Bus Listrik Ramah Lingkungan
Batang - Jelang operasinya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Bus listrik mulai uji coba untuk beroperasi pada kawasan akhir bulan Juli 2024. Bus ini akan beroperasi secara penuh setelah KIT Batang diresmikan untuk beroperasi. Saat ini ada 3 bus listrik gratis yang melakukan mobilitas di area kawasan industri.

Batang - Jelang operasinya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Bus listrik mulai uji coba untuk beroperasi pada kawasan akhir bulan Juli 2024. Bus ini akan beroperasi secara penuh setelah KIT Batang diresmikan untuk beroperasi. Saat ini ada 3 bus listrik gratis yang melakukan mobilitas di area kawasan industri.

“Bahwa bus tersebut bisa dimanfaatkan para pekerja dan masyarakat umum juga bisa menaiki bus listrik tersebut saat berada di dalam kawasan KIT,” kata Kepala Divisi Corporate Sekretariat KIT Batang M Burhan Murtaki usai media tour jelang peresmian operasional di Kawasan Industri Terpadu Batang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Kamis (25/7/2024).

Dijelaskannya, untuk wilayah plelen disediakan area parkir untuk penumpang bus listrik di beberapa titik pemberitahuan. Bus elektrik ini akan keliling terus yang semua orang bisa menumpang, tapi untuk tarif belum ditentukan, dan sekarang masih gratis.

“Bus listrik Higer Azure dan BYD ini beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB secara gratis dalam waktu beberapa bulan awal. Bus akan keliling kawasan dari titik Plelen di timur hingga Ipal KIT di sebelah ujung barat kawasan. Satu bus memiliki kapasitas hingga 30 tempat duduk, dan bisa menampung hingga 60 orang,” terangnya.

Nantinya bus akan berbayar dengan transaksi menggunakan e-money. Tarifnya sendiri juga belum ditentukan, karena masih dalam masa uji coba untuk mobilitas para pekerja yang ada di KIT Batang. Bus listrik juga didesain ramah difabel.

Sementara itu, pengemudi bus Muhammad Sofari menjelaskan bahwa, bus listrik tersebut lebih senyap dan ramah lingkungan. Bus yang beroperasi merupakan buatan tahun 2023, dengan kapasitas batrai 350 Kva dan bisa menempuh jarak 300 kilometer.

“Kalau cara mengemudinya sama, cuma ada tombol-tombol tertentu. Ini lebih senyap juga. Rencananya untuk mobilitas di KIT Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 17
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 108
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 118
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 99
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 121
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 189