Pemkab Batang Raih Opini WTP pada Laporan Keuangan Pemda Tahun Anggaran 2023

Rabu, 12 Juni 2024 Jumadi Dibaca 828 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Raih Opini WTP pada Laporan Keuangan Pemda Tahun Anggaran 2023
Batang - Transparansi keuangan yang membanggakan, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, mengumumkan hasil audit keuangan Kabupaten Batang di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tahun Anggaran 2023.

Batang - Transparansi keuangan yang membanggakan, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, mengumumkan hasil audit keuangan Kabupaten Batang di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tahun Anggaran 2023.

Dihadapan para anggota DPRD, Lani menyatakan bahwa laporan keuangan telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Batang kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”. Ini adalah tahun kedelapan dalam menyusun laporan keuangan dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK Perwakilan Jawa Tengah,” katanya usai Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (12/6/2024).

Lani juga menyatakan, hasil perhitungan APBD Tahun Anggaran 2023 dapat diketahui, bahwa pendapatan daerah ditetapkan dalam Perubahan APBD Tahun 2023 sebesar Rp1.798.241.300.314,00 dengan realisasinya sebesar Rp1.807.569.985.808,65 atau 100,52%.

“Pendapatan Daerah lebih dari target sebesar Rp9.328.685.494,65 atau 0,52%. Sedangkan Anggaran Belanja dan Transfer dalam penetapan perubahan APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp1.934.994.164.884,78 dan realisasinya sebesar Rp1.800.611.457.847,00 atau 93,06%,” jelasnya.

Anggaran yang tidak terserap sebesar Rp134.382.707.037,78 atau 6,94%. Adapun Anggaran Belanja yang tidak terserap diantaranya adalah dari Belanja Pegawai sebesar Rp67.097.508.345,00, Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp37.731.814.048,78, Belanja Hibah sebesar Rp2.820.580.342,00, Bantuan Sosial sebesar Rp908.782.214,00, Belanja Modal sebesar Rp18.835.671.492,00 dan Belanja Tak Terduga sebesar Rp11.285.418.172,00.

“Sedangkan realisasi Pendapatan Tahun 2023 sebesar Rp1.807.569.985.808,65 jika dibandingkan dengan realisasi Pendapatan Tahun 2022 sebesar Rp1.750.957.035.202,01 mengalami kenaikan sebesar Rp56.612.950.606,64 6 atau 3,23%,” terangnya.

Untuk realisasi belanja dan transfer daerah Tahun 2023 sebesar Rp1.800.611.457.847,00 dibandingkan realisasi belanja dan transfer daerah Tahun 2022 sebesar Rp1.801.913.436.483,00 atau mengalami penurunan 0,07%.

“Pada komponen pembiayaan diketahui bahwa realisasi Penerimaan Pembiayaan Tahun Anggaran 2023 adalah sebesar Rp144.458.319.116,78 sedangkan realisasi Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp7.700.000.000,00,” ungkapnya.

Dalam realisasi APBD Tahun Anggaran 2023 terdapat surplus sebesar Rp6.958.527.961,65 dan realisasi pembiayaan netto sebesar Rp136.758.319.116,78. Sehingga terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun 2023 sebesar Rp143.716.847.078,43.

Ia juga menyebutkan bahwa, aset daerah berdasarkan neraca per 31 Desember 2023 sebesar Rp3.105.376.216.713,49 dibandingkan dengan aset daerah per 31 Desember 2022 sebesar Rp3.088.215.436.296,77, maka mengalami penambahan aset daerah sebesar Rp17.160.780.416,72 atau 0,56%.

“Sedangkan kewajiban daerah per 31 Desember 2023 sebesar Rp51.548.481.628,73 dibandingkan dengan kewajiban daerah per 31 Desember 2022 sebesar Rp36.528.021.150,66 mengalami kenaikan kewajiban sebesar Rp15.020.460.478,07 atau 41,12%,” imbuhnya.

Diketahui bahwa Pendapatan-LO Pemerintah Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp1.601.641.618.906,08, sedangkan beban Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp1.589.400.440.373,96, sehingga terdapat surplus dari operasional sebesar Rp12.241.178.532,13. Surplus sebelum pos luar biasa sebesar Rp9.129.627.791,49, sedangkan realisasi komponen pos luar biasa Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp8.581.828,00.

“Dengan demikian, Laporan Operasional Pemerintah Kabupaten Batang Tahun 2023 surplus sebesar Rp9.121.045.963,49. Pada Laporan Arus Kas terdapat saldo akhir kas daerah per 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp143.737.434.065,43 merupakan saldo Kas Pemerintah Kabupaten Batang per 31 Desember 2023 yang menjadi saldo awal Kas Daerah per 1 Januari 2024,” pungkasnya.

Saldo Kas Akhir sebesar Rp143.737.434.065,43 terdiri dari Kas Daerah sebesar Rp120.592.861.893,00, Kas di BLUD sebesar Rp18.185.346.930,43, Kas Dana BOS sebesar Rp135.089.212,00, Kas di Bendahara Penerimaan SKPD se-Kabupaten Batang sebesar Rp123.323.354,00, Kas Lainnya sebesar 4.700.812.676,00.

Laporan Perubahan Ekuitas menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas atau kekayaan bersih Pemerintah Kabupaten Batang tahun anggaran 2023 yang merupakan selisih antara aset dan kewajiban pada tanggal pelaporan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Diketahui bahwa Ekuitas Akhir atau kekayaan bersih Pemerintah Kabupaten Batang tahun 2023 sebesar Rp3.053.827.735.084,76. Apabila dibandingkan dengan Ekuitas Akhir tahun 2022 sebesar Rp3.051.687.415.146,11, maka mengalami kenaikan sebesar Rp2.140.319.938,65 atau 0,07%,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 14
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 19
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 19
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 19
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 20
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 20