33 Tahun Spendu, Siap Jadi Sekolah Berkeunggulan Seni

Selasa, 11 Juni 2024 Jumadi Dibaca 2.365 kali Seni dan Budaya
33 Tahun Spendu, Siap Jadi Sekolah Berkeunggulan Seni
Batang - Puncak kemeriahan dies natalis SMPN 2 (Spendu) Bandar Ke-33 menampilkan ragam pagelaran seni budaya dari kreativitas pelajar. Even bertajuk Semangat Berkarya Cinta Budaya ini merupakan upaya menonjolkan kompetensi anak di bidang kesenian tradisional, menjadi sekolah berkeunggulan.

Batang - Puncak kemeriahan dies natalis SMPN 2 (Spendu) Bandar Ke-33 menampilkan ragam pagelaran seni budaya dari kreativitas pelajar. Even bertajuk Semangat Berkarya Cinta Budaya ini merupakan upaya menonjolkan kompetensi anak di bidang kesenian tradisional, menjadi sekolah berkeunggulan.

Ragam seni yang ditampilkan di antaranya ketoprak yang menceritakan legenda Keong Mas, tari Geol Denok, tari Nayaka dan tari Gambyong yang menghadirkan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Diskominfo Batang Andari Rooska Yuseffina yang turut menunjukkan kebolehannya dalam menari.

Kepala Spendu Bandar Dinok Sudiami menyampaikan, pagelaran ini tidak hanya untuk memeriahkan dies natalis Spendu Ke-33, tapi juga untuk mengarahkan anak didik yang memiliki potensi di bidang seni dan budaya.

“Kami berupaya mengolah sumber daya manusia di sini yang ternyata punya bakat terpendam di bidang seni tari dan musik. Infrastruktur penunjang seperti gamelan yang sudah ada juga akan makin optimal kemanfaatannya selama untuk berlatih,” katanya, saat ditemui di halaman Spendu Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (11/6/2024).

Ditemui usai ikut berpartisipasi menari Gambyong bersama tiga siswi pilihan, Kabid IKP Diskominfo Batang Andari Rooska Yuseffina mengaku, terkejut ketika diajak naik ke atas panggung.

“Terus terang kaget karena diminta menari secara mendadak. Apalagi sudah bertahun-tahun tidak menari,” tuturnya.

Perempuan yang telah menekuni tari tradisional sejak duduk di bangku taman kanak-kanak itu, mengapresiasi kreativitas dan semangat anak didik dalam berkesenian.

“Ini bagus sekali, apalagi zaman sekarang sangat jarang anak yang mau menari tari tradisional,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo usai menyaksikan kepiawaian anak didik Spendu dalam menampilkan pagelaran.

“Saya sangat mendukung seni dan budaya karena akan berpengaruh positif pada perilaku keseharian mereka,” tegasnya.

Dampak positif akan terlihat ketika telah dewasa dan saat mengampu jabatan. Tentu sangat berbeda ketika seorang pemimpin yang memiliki jiwa seni dengan yang tidak berjiwa seni.

“Semoga sekolah berbasis seni budaya itu bisa dibentuk menyesuaikan potensi daerah. Jadi ada keragaman seni dan budaya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 14
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 19
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 19
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 19
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 20
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 20