Pemkab Batang Fasilitasi Perawatan Medis Dua Warga ODGJ yang Dipasung Lebih dari 10 Tahun

Selasa, 11 Juni 2024 Jumadi Dibaca 777 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Fasilitasi Perawatan Medis Dua Warga ODGJ yang Dipasung Lebih dari 10 Tahun
Batang - Kasus dua warga Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Batang yang dipasung oleh keluarganya selama lebih dari 10 tahun, akhirnya mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupetan Batang.

Batang - Kasus dua warga Orang Dalam Ganguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Batang yang dipasung oleh keluarganya selama lebih dari 10 tahun, akhirnya mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupetan Batang.

Ahmad Rozikin (38) Warga Desa Sendang Kecamatan Wonotunggal dan Mukhlis (45) Warga Desa Candi Kecamatan Bandar, dua orang yang mengalami gangguan jiwa, harus terisolasi dalam kondisi pasung di bagian belakang rumah mereka masing-masing.

Kasus ini terungkap ketika Badan Pusat Statistik (BPS) Batang tengah melakukan survei Potensi Desa (Podes) 2024.

Tim survei BPS menemukan bahwa dua warga tersebut hidup dalam kondisi pasung oleh keluarga mereka. Pasung ini dilakukan karena kedua warga tersebut mengalami gangguan jiwa dan kadang-kadang menunjukkan perilaku agresif.

Ahmad Rozikin, diketahui mengalami gangguan jiwa sejak sekitar 23 tahun yang lalu, setelah mengalami depresi berat akibat gagal diterima masuk SMA Taruna Nusantara. Sementara Mukhlis, mulai dipasung sejak 14 tahun yang lalu setelah mengalami kecelakaan terjatuh dari truk.

Kedua Warga ini telah mengalami masa pasung yang cukup lama, dengan kondisi kakinya terikat menggunakan tali tambang dan rantai, namun masih memungkinkan untuk bergerak di dalam ruangan belakang rumah mereka.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki melakukan, kunjungan ke rumah Ahmad Rozikin dan Mukhlis, untuk mengetahui kondisi mereka secara langsung. bahwa keluarga telah berusaha memberikan pengobatan kepada keduanya.

“Ahmad Rozikin telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa sebanyak tujuh kali, namun kondisinya masih sering kambuh. Pihak keluarga memutuskan untuk mengikat kakinya. Sehingga dia masih bisa bergerak, dan melakukan aktivitas, meskipun hanya di ruangan belakang rumah,” katanya saat melakukan kunjungan kerja di Desa Candi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (11/6/2024).

Setelah kunjungan tersebut, Pj Bupati menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk membawa Ahmad Rozikin dan Mukhlis untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif.

“Ahmad Rozikin rencananya akan dibawa ke rumah sakit Ahmad Djunaed di Pekalongan, sedangkan Mukhlis akan dirawat di RSJD Amino Gondohutomo di Semarang. Tadi saya juga sudah minta izin pada keluarga untuk membawa anaknya menjalani pengobatan kembali,” jelasnya.

Untuk Ahmad Rozikin rencananya hari ini, namun menurut keluarga masih perlu melakukan persiapan, sehingga diputuskan akan dibawa besok.

Lani menyebutkan bahwa, pihak keluarga tidak perlu khawatir mengenai biaya perawatan medis karena ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. Selain itu, Pemkab Batang juga akan melakukan pemantauan terhadap proses perawatan kedua warga tersebut.

“Nantinya setelah sembuh, dia tidak akan langsung pulang, tapi akan dibawa ke panti rehabilitasi yang ada di Comal, Kabupaten Pemalang agar benar-benar sembuh,” tuturnya.

Rencana ini menunjukkan komitmen dari pemerintah daerah dalam memberikan perhatian yang serius terhadap kasus-kasus gangguan jiwa di masyarakat.

Selain itu, lanjut dia, langkah-langkah yang diambil juga menunjukkan adanya upaya untuk memberikan dukungan jangka panjang bagi kedua warga ini, dengan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang diperlukan dan reintegrasi yang lancar ke dalam masyarakat setelah sembuh.

“Kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat akan pentingnya kesadaran mengenai gangguan jiwa dan perlunya akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan mental,” pungkasnya.

Lani berharap, kasus seperti ini dapat diminimalisir dan orang yang mengalami gangguan jiwa dapat mendapatkan perawatan yang tepat dan layanan yang memadai untuk mendukung pemulihan mereka. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
10 Jun 2026 Jumadi 63
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
09 Jun 2026 Jumadi 73
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26 Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Pekalongan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar pelatihan bagi calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE26) sejak 31 Mei hingga 11 Juni, sebagai upaya menyelaraskan pola dalam bertugas. Pelatihan diberikan bagi 825 calon petugas, untuk menyamakan visi, agar ketika mendata sesuai standarisasi yang ditentukan oleh BPS.
09 Jun 2026 Jumadi 58
Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi
Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi
Batang - Langkah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di tingkat desa kini tengah berjalan dinamis. Meski menyimpan potensi besar, operasional koperasi di lapangan rupanya masih harus berkejaran dengan target pembangunan, carut-marut perizinan lahan, hingga regulasi pusat yang dinilai belum sepenuhnya gamblang.
09 Jun 2026 Jumadi 88
Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah
Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah
Batang - Suara tangis haru para sanak keluarga pecah saat menyambut kedatangan jemaah haji kloter 15 yang baru tiba di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (962026). Beragam ungkapan dan doa mengiringi kedatangan jemaah haji, yang lama berpisah dari kampung halaman selama 40 hari lamanya.
09 Jun 2026 Jumadi 81
BKPSDM Dorong Penguatan Karier dan Kelengkapan Data MyASN BKPSDM Dorong Penguatan Karier dan Kelengkapan Data MyASN
BKPSDM Dorong Penguatan Karier dan Kelengkapan Data MyASN
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) saat Apel Pagi di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (862026). Sebanyak 253 ASN menerima SK sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
08 Jun 2026 Jumadi 147