PMB Ungkapkan Sejarah di Kabupaten Batang

Jumat, 07 Juni 2024 Jumadi Dibaca 2.704 kali Seni dan Budaya
PMB Ungkapkan Sejarah di Kabupaten Batang
Batang - Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) menggelar acara “Ngopi Bareng Pegiat Sejarah Batang” di Resto Pawon Simbah, Batang, Kabupaten Batang.

Batang - Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) menggelar acara “Ngopi Bareng Pegiat Sejarah Batang” di Resto Pawon Simbah, Batang, Kabupaten Batang.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pegiat sejarah, tokoh masyarakat, dan pemuda Batang yang memiliki ketertarikan dalam memahami sejarah daerahnya.

“Siapa yang tidak mengenal sejarahnya, dia tidak bisa membangun masa depan. Bahkan tidak memahami apa yang sedang terjadi saat ini,” kata Ketua PMB Heppy Trenggono saat dihubungi melalui gawai, Jumat (7/6/2024).

Heppy menyebutkan bahwa, sejarah merupakan salah satu pondasi untuk membangun bangsa agar lebih baik kedepan. Pernyataan ini menekankan pentingnya memahami sejarah sebagai pondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Ia juga mengungkapkan, banyak fakta menarik, diantaranya: Batik, yang selama ini dianggap mulai ada sejak zaman Majapahit abad ke-13, ternyata telah ada di Batang sejak abad ke-8, diketahui melalui prasasti Gringsing.

“Dari Prasasti yang ditemukan, diketahui bahwa kelahiran Wangsa Syailendra terkait erat dengan wilayah Batang. Sri Sultan Hamengkubuwono X, Raja Mataram, Yogyakarta, mengakui bahwa nenek moyangnya adalah Ratu Batang, dari Batang,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, banyak sekali ditemukan prasasti, candi, dan situs sejarah lain yang tersebar di seluruh wilayah Batang, yang menunjukkan bahwa wilayah ini memiliki peran signifikan dalam perkembangan peradaban Hindu-Budha di Indonesia.

Menurut Presiden Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) ini, Kabupaten Batang telah ada sejak tahun 1614 dengan wilayah yang membentang hingga Wonosobo dan Banjarnegara. Peradaban yang ada di Batang lebih tua dari Mataram Yogyakarta, Majapahit, dan candi Borobudur.

“Acara ini tidak hanya memberikan wawasan baru mengenai sejarah Batang, tetapi juga memperkuat jati diri generasi muda Batang. Sehingga mereka dapat tumbuh dengan rasa bangga terhadap warisan budaya dan sejarah daerahnya,” jelasnya.

Ia berharap, ini menjadi langkah awal dari banyak inisiatif lain yang akan terus mengangkat sejarah dan budaya Batang ke permukaan, mendukung pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakatnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 14
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 20
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 19
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 19
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 20
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 20