Pengasapan Masih jadi Andalan Warga Musnahkan Virus DBD

Selasa, 04 Juni 2024 Jumadi Dibaca 2.408 kali Kesehatan
Pengasapan Masih jadi Andalan Warga Musnahkan Virus DBD
Batang - Fogging atau pengasapan kembali jadi andalan warga Dukuh Bogoran Kauman untuk memusnahkan nyamuk Aedes Aigypti, pembawa virus Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga setempat meminta bantuan petugas Dinkes Batang, pasca tiga remaja terserang virus tersebut pekan lalu.

Batang - Fogging atau pengasapan kembali jadi andalan warga Dukuh Bogoran Kauman untuk memusnahkan nyamuk Aedes Aigypti, pembawa virus Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga setempat meminta bantuan petugas Dinkes Batang, pasca tiga remaja terserang virus tersebut pekan lalu.

Warga Bogoran, Bahar mengaku, pasca anaknya terpapar virus DBD, segera mengajukan permohonan kepada petugas Dinkes, untuk melakukan pengasapan di area kediamannya. Tak hanya putranya yang terserang DBD, namun ada dua remaja lain yang ikut terserang virus tersebut.

“Saya yakin anak saya kena gigitan nyamuk Aedes Aigypti di tempat lain. Karena warga kami sudah menerapkan 3M plus,” katanya, saat ditemui usai mendampingi petugas melakukan pengasapan, di Dukuh Bogoran Kauman, Kabupaten Batang, Selasa (4/6/2024).

Ia membernarkan, pencegahan DBD melalui 3M plus, memang sangat dianjurkan pemerintah. Namun pengasapan juga menjadi penting, karena bagian dari upaya memusnahkan penyebaran nyamuk Aedes Aigypti.

Ditemui secara terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batang Ery Saraswanto mengatakan, selama ini masyarakat terus diimbau untuk mengintensifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), namun nyatanya di lapangan, warga masih lebih percaya dengan pengasapan.

“Dari pekan lalu ada sekitar 8 permohonan. Hari ini sudah ada 4, dan didominasi wilayah Cablikan, Warungasem, Gringsing dan Batang Kota,” jelasnya.

Mayoritas mereka yang mengajukan permohonan, berada di daerah yang warganya terserang DBD.

“Biasanya pantai itu rawan jadi sarang nyamuk, tapi sekarang justru ke arah pegunungan karena terbawa mereka yang mungkin beraktivitas di dataran rendah,” ungkapnya.

Terjadinya peningkatan kasus DBD, juga dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tak menentu, di masa peralihan. Terlebih kebersihan lingkungan yang tidak dapat dijaga dengan baik.

“Berdasarkan data, selama Maret hingga April kasus DBD di Kabupaten Batang mencapai 279. Dan dua orang di antaranya meninggal dunia,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 17
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 38
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 22
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 22
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 24
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 23