Pelajar Cerdas Perlu Pilih Menu Sehat

Senin, 20 Mei 2024 Jumadi Dibaca 1.340 kali Kesehatan
Pelajar Cerdas Perlu Pilih Menu Sehat
Batang - Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah menggencarkan program Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di 10 sekolah pilihan. Salah satu sasarannya, pelajar SMAN 1 Batang (Smantang), untuk diedukasi agar gemar mengonsumsi makanan sehat sekaligus mengurangi makanan cepat saji.

Batang - Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah menggencarkan program Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di 10 sekolah pilihan. Salah satu sasarannya, pelajar SMAN 1 Batang (Smantang), untuk diedukasi agar gemar mengonsumsi makanan sehat sekaligus mengurangi makanan cepat saji.

Analis Pola Konsumsi Pangan Masyarakat, Dishanpan Jateng Verry Aji Kurniawan mengupayakan, pelajar mulai mengubah pola makannya dari semula yang gemar mengonsumsi makanan cepats saji, menjadi lebih memperhatikan pola isi piringku dengan pola gizi seimbang.

“Kalau biasanya sering ngopi dan makan makanan tinggi karbohidrat, sebetulnya bisa disiasati dengan menguranginya secara bertahap. Dan menggantinya dengan bahan pangan olahan yang tidak mengharuskan nasi sebagai makanan utama,” katanya, saat menjadi nara sumber utama, Sosialisasi B2SA, di Aula Smantang, Kabupaten Batang, Senin (20/5/2024).

Ia menyarankan, akan lebih baik apabila remaja membiasakan untuk mengonsumsi bahan pangan lokal yang bernilai gizi sama.

“Jadi nasi bisa diganti singkong, jagung atau lainnya, sayuran, protein dari ikan atau daging serta buah yang tentu dengan olahan kekinian agar tidak membosankan,” jelasnya.

Ia menegaskan, sosialisasi ini belum mengarah pada wacana program makan siang gratis. Intinya mengampanyekan mengubah pola makan lebih berimbang, untuk menyiapkan generasi emas 2045.

“Jika program itu dimulai kami harus siap, dengan catatan mengedepankan menu berbasis B2SA,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Batang Saefudin memastikan, anak didiknya terbiasa membawa makanan olahan dari rumah ketika tiba waktunya makan siang. Hal ini menjadi perhatian sekolah dan wali murid untuk menjaga kuantitas dan kualitas gizi yang dikonsumsi.

“Anak-anak sudah terbiasa membawa makanan sendiri dari rumah, karena lebih sehat dan aman dari bahan pengawet,” ungkapnya.

Menyikapi wacana program makan siang gratis, jika program tersebut terlaksana, sebaiknya menggunakan dana selain Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Karena seluruh dana BOS sudah digunakan untuk kepentingan kegiatan sekolah, seperti peningkatan kualitas siswa, sarpras dan kualitas guru,” terangnya.

Salah satu siswi, Tasya mengakui, sering mengonsumsi makanan ringan bersama teman di waktu senggang.

“Biasanya suka minum kopi sama ngemil diajak teman-teman, biar ga gendut ya diselingi olahraga,” ujar dia.

Materi yang disampaikan memang baik karena demi kesehatan tubuh. Namun, nyatanya tidak semuanya menu dipilih untuk dikonsumsi.

“Ada beberapa menu yang tidak suka, jadi diganti yang lain,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 23
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 49
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 32
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 36
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 33
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 32