Sang Singkong yang Merajai Market Day SLB Batang

Jumat, 17 Mei 2024 Jumadi Dibaca 3.607 kali IKM UKM UMKM
Sang Singkong yang Merajai Market Day SLB Batang
Batang - Singkong atau ubi kayu yang tumbuh subur di Kabupaten Batang ternyata belum menjadi menu favorit warga setempat. Namun, di tangan pelajar berkebutuhan khusus, disulap menjadi beragam menu variatif hingga berhasil menarik perhatian di even Market Day SLB Negeri Batang.

Batang - Singkong atau ubi kayu yang tumbuh subur di Kabupaten Batang ternyata belum menjadi menu favorit warga setempat. Namun, di tangan pelajar berkebutuhan khusus, disulap menjadi beragam menu variatif hingga berhasil menarik perhatian di even Market Day SLB Negeri Batang.

Lewat program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pelajar SLB Negeri Batang berupaya menampilkan keterampilan meracik berbagai menu berbahan dasar singkong.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SLB Negeri Batang Widiatmoko mengatakan, dipilihnya singkong menjadi bahan utama dalam menu olahan, untuk menunjukkan anak berkebutuhan khusus peduli terhadap kearifan lokal.

“Di sini kan banyak ditumbuhi tanaman singkong, sangat sayang jika tidak diolah jadi menu lezat yang menyehatkan. Apalagi kalau ke depan bisa menjadi sumber bisnis bagi anak berkebutuhan khusus,” katanya, saat ditemui usai mencicipi menu olahan singkong, di halaman SLB Negeri Batang, Kabupaten Batang, Kamis (16/5/2024).

Seluruh proses mulai dari memanen langsung di kebun sekolah hingga mengolah bahan mentah dilakukan oleh anak didik, dengan tetap didampingi para pendidik.

“Hasilnya bisa dilihat, ada bola-bola ketela, peuyeum, singkong pletok, getuk dan lainnya, yang menggugah selera,” jelasnya.

Respons anak sangat positif, karena merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Maka, wajar jika dalam proses produksinya, tetap didampingi guru, terlebih saat memasak juga menggunakan kompor.

“Walaupun ini masih perdana, tapi kami harapkan ada tindak lanjut, dengan dikembangkan, untuk mengembangkan kreativitas anak di bidang ragam olahan kuliner, sekaligus ladang bisnis yang menjanjikan,” terangnya.

Pihak sekolah juga menggandeng wali murid, untuk mendukung. Dengan membeli makanan olahan dari putra-putri mereka, yang harganya sangat ekonomis mulai dari Rp2 ribu.

Menu hasil olahan tersebut mendapat respons positif pula dari wali murid. Salah satunya, Zufriyah wali murid dari Rizky siswa berkebutuhan khusus, yang sempat memborong beberapa produk olahan lokal.

Kegiatan mengolah bahan makanan lokal jadi menu yang variatif sangat membantu daya kreativitas anak.

“Anak jadi berlatih mandiri dan berpikir cara mengolah makanan dari mentah sampai siap santap,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 34
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 55
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 38
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 38
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 40
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 39