Minim Perhatian, RSUD Batang Intens Periksa THT Pelajar

Senin, 29 April 2024 Jumadi Dibaca 889 kali Acara Pimpinan Daerah
Minim Perhatian, RSUD Batang Intens Periksa THT Pelajar
Batang - Untuk kesekian kalinya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan telinga bagi 400 peserta lansia dan pelajar SD. Pemeriksaan intensif dilakukan melihat minimnya perhatian warga akan kesehatan kedua indera tersebut.

Batang - Untuk kesekian kalinya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan mata dan telinga bagi 400 peserta lansia dan pelajar SD. Pemeriksaan intensif dilakukan melihat minimnya perhatian warga akan kesehatan kedua indera tersebut.

Dari hasil pendataan, 52 anak mengalami gangguan pendengaran, 215 anak gangguan penglihatan dan 59 lansia gangguan penglihatan yang terindikasi katarak.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, seringkali anak menganggap remeh gangguan pendengaran dan penglihatan, namun jika dibiarkan akan berdampak buruk saat kegiatan belajar mengajar di kelas.

“Mereka menyepelekan padahal setelah diperiksa, ditemukan sumbatan di telinga. Termasuk tanda-tanda anak terindikasi mata minus, nanti akan dibantu kacamata gratis,” terangnya, saat meninjau bakti sosial RSUD Batang, dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-58 Kabupaten Batang, di Pendapa, Senin (29/4/2024).

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Batang Muryanto mengatakan, pemeriksaan kesehatan mata dan telinga akan diintensifkan tidak hanya saat ini, tetapi di waktu yang akan datang.

“Layanan pemeriksaan kesehatan mata dan telinga juga akan menyasar ke desa atau kecamatan yang warganya belum bisa datang hari ini,” jelasnya.

Dokter Spesialis THT Konsulen Linguistik Muyassaroh mengatakan, dari hasil pemeriksaan mayoritas anak terdapat sumbatan dalam telinga.

“Sebetulnya tidak perlu dikorek karena dalam telinga sudah ada bulu halus yang otomatis mengeluarkan kotoran. Tapi akan lebih baik jika dilakukan pemeriksaan rutin setahun sekali untuk mengetahui kondisinya,” tegasnya.

Dokter Spesialis Mata Dera Tresna Utami menyampaikan, pemeriksaan dilakukan kepada lansia dan pelajar SD. Mayoritas lansia mengalami gangguan penglihatan yang mengarah pada katarak sedangkan pelajar pada gejala mata minus.

“Pemeriksaan dilakukan pada syaraf mata, adalah kelainan dan kataraknya. Hasilnya, mayoritas harus dirujuk ke RSUD untuk dilakukan penanganan medis lanjutan karena terindikasi katarak untuk lansia,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SDN Karangasem 2 Nuraeni mengapresiasi, bakti sosial tersebut karena membantu mengetahui kondisi kesehatan mata dan telinga anak.

“Dari pendataan guru kelas, ditemukan 5 anak yang mengalami gangguan penglihatan. Kebanyakan mereka tidak bisa melihat jelas saat kegiatan pembelajaran,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 36
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 62
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 42
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 43
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 46
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 40