Lomba Dayung Sebagai Ajang Membangun Kebersamaan, dan Memperkuat Rasa Persaudaraan

Kamis, 11 April 2024 Jumadi Dibaca 1.753 kali Acara Pimpinan Daerah
Lomba Dayung Sebagai Ajang Membangun Kebersamaan, dan Memperkuat Rasa Persaudaraan
Batang - Idulfitri menjadi momentum untuk menyambung tali silaturahmi. Pada setiap lebaran ini juga dimanfaatkan para nelayan Batang khususnya di Desa Klidang Lor bersilaturahmi dengan menggelar lomba dayung tradisional.

Batang - Idulfitri menjadi momentum untuk menyambung tali silaturahmi. Pada setiap lebaran ini juga dimanfaatkan para nelayan Batang khususnya di Desa Klidang Lor bersilaturahmi dengan menggelar lomba dayung tradisional.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki memberikan, apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia pelaksana yang telah menyusun dan merencanakan acara ini dengan baik. Kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan oleh panitia adalah cermin dari cinta dan kebanggaan mereka atas warisan budaya lokal yang kita miliki. Terima kasih atas perjuangan dan pengorbanan panitia yang luar biasa ini.

“Lomba Dayung Tradisional merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun oleh nenek moyang kita. Dayung    tradisional    menjadi    bagian     yang tak terpisahkan dari kehidupan dan budaya masyarakat Kabupaten Batang,” katanya usai membuka Lomba Dayung di Sungai Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/4/2024).

Momen ini tidak hanya menjadi ajang bagi kita untuk bersaing dan menampilkan kemampuan dayung terbaik, tetapi juga untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan tradisi yang kita cintai.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme dan semangat peserta yang hadir di acara ini. Lomba Dayung Tradisional ini bukan hanya sebagai kompetisi semata, melainkan juga sebagai ajang mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara masyarakat Kabupaten Batang dan sekitarnya. Saya yakin semangat sportivitas dan rasa kekeluargaan akan menjadi jiwa yang memandu setiap langkah peserta dalam setiap momen lomba,” terangnya.

Lani juga menyebutkan bahwa, Kabupaten Batang memiliki keindahan alam dan sungai yang sangat elok. Lomba Dayung Tradisional ini juga menjadi sarana promosi pariwisata yang tak ternilai harganya.

Ia juga berpesan, bahwa peserta lomba hendaknya dapat bertanding secara sportif, menjunjung   tinggi fair play dengan penuh semangat untuk meraih kemenangan, namun tetap jujur. Bila memang belum berhasil, akuilah keunggulan lawan, dengan tekad bahwa di masa mendatang akan berlatih dan berusaha lebih baik lagi.

“Semoga masyarakat dan penonton bisa menjaga ketertiban dan keamanan jalannya lomba, jangan ada tawuran, ingat, kita baru saja melewati bulan yang penuh perjuangan jadi jangan sia-siakan hasil dari perjuangan itu,” tandasnya.

Sambut Idulfitri dengan kegiatan yang positif, tingkah laku positif sehingga menghasilkan ladang pahala bagi semuanya.

Lomba dayung tradisional 2024 ada 459 tim diikuti dari Kabupaten Batang maupun luar kota. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 36
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 63
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 42
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 44
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 48
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 42