Tepis Kesan Berandal, King-Kingan Batang Bagikan Takjil

Senin, 01 April 2024 Jumadi Dibaca 1.208 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Tepis Kesan Berandal, King-Kingan Batang Bagikan Takjil
Batang - Suara deru motor yang seringkali memekakkan telinga membuat orang-orang melabelinya dengan stigma negatif. Terlebih melihat tampilan pemotornya yang berpakaian serba hitam, membuat kesan angker dan berandal begitu kental, namun perlahan kesan itu ingin ditepisnya dengan aksi sosial nyata.

Batang - Suara deru motor yang seringkali memekakkan telinga membuat orang-orang melabelinya dengan stigma negatif. Terlebih melihat tampilan pemotornya yang berpakaian serba hitam, membuat kesan angker dan berandal begitu kental, namun perlahan kesan itu ingin ditepisnya dengan aksi sosial nyata.

Kesan arogan dan ugal-ugalan ketika mengaspal di jalanan, membuat citra negatif itu, terlanjur melekat. Suara bising dan asap motor yang begitu pekat, membuat orang di sepanjang tepian jalan, terkadang menghujani mereka dengan sumpah serapah, tiap kali komunitas itu melintas.

Para pecinta motor RX-King yang tergabung dalam Komunitas King-Kingan Batang (KKBC) sadar, dengan beragam respons yang mereka dengar. Namun hujutan dan cacian itu, tak serta merta membuat mereka surut begitu saja.

Justru menjadikan ke-50 anggota KKBC itu, makin bersemangat untuk menunjukkan kepada khalayak. Bahwa meski mengendarai motor dengan suara yang sedikit bising, mereka ingin menunjukkan kepedulian sosialnya kepada warga yang melintas di sepanjang jalan protokol Kota Batang dengan membagikan ribuan takjil gratis.

Para pemotor, pesepeda bahkan pejalan kaki yang melintas di Jalan Diponegoro itu terlihat tersenyum lebar saat menerima pemberian takjil dari puluhan anggota King-Kingan Batang.

Ketua KKBC Kraton Pamungkas mengatakan, seluruh anggotanya terjun langsung di tengah masyarakat untuk membagikan takjil gratis.

“Kita Komunitas King-Kingan Batang membagikan 1.000 takjil. Milih mbagi di sini, ya karena di sini sering jadi tempat nongkrong dan ramai,” katanya usai membagikan takjil di Jl Diponegoro Batang, Kabupaten Batang, Minggu (31/3/2024).

Ajang berbagi untuk menjaring pahala di bulan penuh berkah ini, bukan kali pertama bagi Komunitas King-Kingan Batang. Di Ramadan sebelumnya, puluhan pecinta RX-King ini, bahkan sempat menggelar even sejenis di depan GOR Abirawa, meski kala itu dengan jumlah takjil yang tak sebanyak tahun ini.

“Rupiah demi rupiah kami sisihkan untuk memberikan bukti, bahwa KKBC juga peduli kepada umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” jelasnya.

Dukungan penuh ditunjukkan Pembina KKBC Danang Aji Saputra yang telah mendampingi puluhan anggotanya mengekspresikan hobinya di jalanan Pantura.

Meski baru beberapa tahun didirikan, namun kiprahnya secara sosial tak bisa dipandang sebelah mata.

“Tidak cuma bagi-bagi takjil, tapi pernah menyantuni anak-anak yatim piatu, berkurban saat Iduladha juga pernah,” terangnya.

Cita-cita terbesar KKBC hanya satu. Mereka ingin kesan motor RX-King, yang selama ini adalah motor begal, mencoba untuk diubahnya menjadi kesan yang lebih baik, yakni memiliki kepedulian sosial terhadap sesamanya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 37
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 67
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 46
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 46
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 50
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 44