Jelang Idulfitri 1445 H, Dinkes Batang Monitoring Keamanan Pangan

Rabu, 27 Maret 2024 Jumadi Dibaca 1.312 kali Kesehatan
Jelang Idulfitri 1445 H, Dinkes Batang Monitoring Keamanan Pangan
Batang - Menjelang Hari Raya Idulfitri, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satpol PP Batang dan anggota Reskrim Polres Batang gencar sidak sejumlah produk olahan makanan yang disinyalir mengandung bahan pengawet berbahaya.

Batang - Menjelang Hari Raya Idulfitri, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satpol PP Batang dan anggota Reskrim Polres Batang gencar sidak sejumlah produk olahan makanan yang disinyalir mengandung bahan pengawet berbahaya.

“Peredaran pangan berbahaya, terutama di bulan Ramadan ini lebih gencar dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Karena memang peredaran pangan baik seperti cenil, cendol dan agar-agar itu sangat banyak dijual di bulan Ramadan,” kata Kasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Rizza Fauziyah usai memantau sidak pangan di Pasar Batang, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Rabu (27/3/2024).

Rizza juga menyampaikan bahwa, telah mengidentifikasi 43 sampel yang dicurigai mengandung bahan berbahaya, terutama yang banyak diproduksi selama bulan Ramadan. Dari jumlah tersebut, enam sampel terbukti positif.

“Produk-produk seperti cenil, cendol, agar-agar, dan cincau menjadi fokus utama, mengingat tingginya permintaan selama bulan puasa. Pengawasan dilakukan di 15 pasar tradisional se-Kabupaten Batang yang menjadi pusat distribusi utama bagi pedagang,” jelasnya.

Meskipun ada pedagang yang diketahui menggunakan bahan berbahaya setiap tahun, Dinas Kesehatan terbatas dalam tindakan penegakan, karena kurangnya regulasi keamanan pangan.

“Saat ini, kami belum bisa memberikan sanksi, karena belum ada peraturan daerah atau peraturan bupati yang mendukung,” ungkapnya.

Namun, lanjut dia, Dinkes Batang tidak tinggal diam. Mereka berencana untuk mengadakan sesi pembinaan dan edukasi bagi produsen, distributor dan pedagang. Selain itu, mereka akan berkonsultasi dengan balai POM terkait tindakan lebih lanjut.

Sebagai langkah proaktif, Dinas Kesehatan dan Dinperindagkop UKM Batang akan meluncurkan program pasar aman dari bahan berbahaya. Pasar Batang dipilih sebagai lokasi pilot projek.

“Balai POM akan memberikan pelatihan cara menguji produk yang mengandung bahan berbahaya dengan cepat. Ini memungkinkan tidak hanya petugas kesehatan, tetapi juga pedagang dan masyarakat umum untuk melakukan pengujian,” terangnya.

Sementara itu, Kepala koordinator Pasar Batang Tawang Nugroho, mengumumkan rencana untuk menyediakan etalase edukasi di pintu masuk pasar.

“Etalase ini akan menampilkan sampel makanan berbahaya sebagai bagian dari upaya edukasi kepada pengunjung,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 37
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 67
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 46
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 46
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 50
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 44