400 Paket Sembako Diserbu Warga Batang

Kamis, 29 Februari 2024 Jumadi Dibaca 864 kali Acara Pimpinan Daerah
400 Paket Sembako Diserbu Warga Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Bulog setempat menyiapkan 400 paket sembako yang langsung ludes diserbu warga yang memburu sejumlah kebutuhan pokok yang saat ini terus melonjak harganya.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Bulog setempat menyiapkan 400 paket sembako yang langsung ludes diserbu warga yang memburu sejumlah kebutuhan pokok yang saat ini terus melonjak harganya.

Paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter dijual seharga Rp85 ribu, yang tentu di bawah harga pasar.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyampaikan, kegiatan ini wujud upaya Pemda untuk membantu meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Harganya dipastikan lebih murah dibandingkan di pasar, seperti beras, telur hingga sayuran. Untuk beras yang disiapkan hari ini sebanyak 2 ton,” katanya, saat ditemui usai memantau Gerakan Pangan Murah, di halaman Gedung Korpri Batang, Kabupaten Batang, Kamis (29/2/2024).

Dalam waktu dekat kegiatan serupa juga akan kembali digelar, berupa Operasi Pasar Murah. Tujuannya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga lebih murah, karena seluruhnya disediakan oleh Bulog dan pihak terkait lainnya.

Kendati demikian, Bulog juga rutin menyuplai beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar-pasar tradisional dua kali dalam sepekan.

“Beras SPHP disuplai ke Pasar Batang, Bandar dan Limpung sebesar 10-15 ton, termasuk ke pasar-pasar kecil lainnya,” jelasnya.

Ia memastikan, inflasi di Kabupaten Batang masih termasuk aman, karena di pekan keempat bulan Februari, berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) berada di angka 0,763 persen atau setara dengan peringkat ke-24 terendah di Jateng.

Salah satu pengantre sembako murah, Jaswati warga Dracik mengutarakan, sudah mengatre sejak pukul 8 pagi untuk membeli paket sembako dengan harga yang lebih terjangkau.

“Dapatnya minyak, gula sama beras harganya Rp85 ribu,” ujar dia.

Dibandingkan dengan harga di pasar lebih mahal, yakni untuk beras Rp16 ribu, minyak Rp16.500,00 dan gula Rp16 ribu per kilogramnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 39
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 70
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 49
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 52
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 56
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 47