Kabupaten Batang Menargetkan Meraih Penghargaan Swasti Saba sebagai Kota Sehat

Kamis, 15 Februari 2024 Jumadi Dibaca 1.062 kali Acara Pimpinan Daerah
Kabupaten Batang Menargetkan Meraih Penghargaan Swasti Saba sebagai Kota Sehat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang telah berhasil meraih status Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar (BAB) Sembarangan dengan mencapai 100 persen, serta mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau Penjaminan Kesehatan Universal bagi warga Batang pada tahun 2023.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang telah berhasil meraih status Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar (BAB) Sembarangan dengan mencapai 100 persen, serta mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) atau Penjaminan Kesehatan Universal bagi warga Batang pada tahun 2023.

Kini, fokus mereka adalah melanjutkan upaya transformasi Kabupaten Batang menjadi kota sehat yang menragetkan meraih Penghargaan Swasti Saba pada tahun 2024.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Batang sebagai kota sehat, dan ini merupakan bagian dari program penyelenggaraan kabupaten/kota sehat di Jawa Tengah,” kata Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki usai penandatanganan komitmen di Bapelitbang Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/2/2024).

Transformasi ini mewakili keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat dan berbagai pihak terkait dalam upaya mewujudkan kota sehat.

“Program penyelenggaraan kabupaten/kota sehat melibatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk kesehatan lingkungan, pendidikan, pasar, transportasi, dan lainnya, dengan melibatkan berbagai instansi terkait dalam komitmen bersama untuk melaksanakan beragam indikator yang mendukung terciptanya kota sehat,” jelasnya.

Lani juga menyampaikan bahwa, komitmen ini merupakan bentuk dari upaya memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Batang juga akan mengintensifkan regulasi dan tindak lanjut terhadap beragam indikator yang telah ditetapkan, melalui kerjasama erat antara pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, lanjut dia, implementasi program kesehatan mandiri juga menjadi fokus dalam menciptakan kota sehat. Kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat dalam program ini menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan kota sehat.

“Kesehatan mandiri memang menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan kota sehat. Kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat dalam program ini sangat diperlukan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Dari Canting Sang Ibu, Maulida Muyasaroh Bawa Batik Rifaiyah ke Panggung Juara
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 39
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 71
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 51
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 53
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Musisi Papan Atas Bakal Guncang Wisata Batang dari Gunung Hingga Pantai
Pemkab Batang menyiapkan sekitar tujuh hingga delapan event berskala nasional pada 2027 untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berbagai destinasi unggulan, mulai dari kawasan pegunungan seperti Silurah, Sikembang, Puncak Tombo, Curug Genting, dan Curug Gombong hingga kawasan pesisir Pantai Jodo dan Pantai Sigandu, diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan festival. Agenda tersebut direncanakan menghadirkan musisi papan atas dan seniman nasional, sekaligus mendorong pemberdayaan UMKM serta peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
05 Nov 2026 Jumadi 57
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Akses Menuju KITB
Pemkab Batang menyiapkan pembenahan akses jalan dan pengembangan transportasi umum untuk mempermudah mobilitas pekerja menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ruas Banyuputih-Kedawung telah dilakukan pada 2025, sedangkan jalan di depan area PTPN ditargetkan rampung pada 2027. Selain itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berharap layanan Trans Jateng dapat beroperasi pada 2028 dengan dukungan angkutan pengumpan atau feeder untuk menjangkau kawasan industri.
05 Nov 2026 Jumadi 47