Panen Jagung, Kodim Batang Langsung Salurkan ke Warga

Rabu, 03 Januari 2024 Jumadi Dibaca 14.811 kali Pertanian
Panen Jagung, Kodim Batang Langsung Salurkan ke Warga
Batang - Puluhan anggota Kodim 0736/Batang bersama sejumlah warga memanen jagung manis setelah melalui masa tanam selama 70 hari. Jagung manis dipanen lebih awal karena diperuntukkan bagi konsumsi masyarakat.

Batang - Puluhan anggota Kodim 0736/Batang bersama sejumlah warga memanen jagung manis setelah melalui masa tanam selama 70 hari. Jagung manis dipanen lebih awal karena diperuntukkan bagi konsumsi masyarakat.

Namun berbeda ketika jagung diperuntukkan bagi kebutuhan pakan ternak, yang membutuhkan waktu tanam lebih lama, yakni 90-100 hari.

Kasdim 0736/Batang Mayor Inf Slamet Muchadi menyampaikan, panen jagung manis ini merupakan hasil kerja keras anggota Kodim bersama warga setempat, dalam menyukseskan program ketahanan pangan yang diinstruksikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

“Diperkirakan sebanyak 5 kuintal jagung manis hari langsung bisa dipanen, di lahan seluas 5.000 m². Yang jelas semua panenan ini diberikan ke masyarakat, biar mereka bisa menikmati, terlebih jika bisa menambah pendapatan keluarga,” katanya, saat ditemui usai memanen jagung, di Desa Rowobelang, Kabupaten Batang, Rabu (3/1/2024).

Tak hanya jagung konsumsi, dalam menjaga ketahanan pangan, di awal tahun 2024 ini akan segera melakukan penanaman sayuran seperti cabai, timun dan terong demi mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, sehingga dapat meminimalisir terjadinya stunting.

Koordinator lapangan, Batiwanwil Stafter Dim 0736/Batang Pelda Sudirman menerangkan, program ini dapat terlaksana berkat dukungan Kepala Desa Rowobelang yang berkenan meminjamkan lahannya seluas 5.000 m², untuk dijadikan media tanam bibit jagung konsumsi.

Salah satu warga, Inayati mengaku bahagia dan terbantu dengan panen jagung ini, karena selain dapat dikonsumsi seluruh anggota keluarganya, juga dapat menambah penghasilan.

Pasalnya, hasil dari panen jagung ini rencananya akan diolah menjadi menu yang menyehatkan sebelum dijual kembali kepada konsumen.

“Setiap hari saya kan jualan makanan ringan, jadi pas kalau dapat jagung manis ini, bisa dibuat bakwan jagung manis yang mengenyangkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 70
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 71
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 68
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 163
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 127
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 118