KPPS Batang Harus Terlindungi BPJS

Kamis, 14 Desember 2023 Jumadi Dibaca 1.049 kali Acara Pimpinan Daerah
KPPS Batang Harus Terlindungi BPJS
Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan mempersiapkan sarana prasarana penunjang khususnya bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan mempersiapkan sarana prasarana penunjang khususnya bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa kelelahan saat bertugas selama pemungutan suara. Pemeriksaan akan dilakukan intensif kepada calon KPPS, di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, untuk memastikan kondisi tubuh prima.

Ketua KPU Batang Susanto Waluyo memastikan, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) telah terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sama halnya dengan KPPS nantinya, yang saat ini sedang diusulkan ke pihak provinsi agar mendapatkan jaminan serupa.

“Sebanyak 17.983 anggota KPPS yang akan bertugas di 2.569 Tempat Pemungutan Suara (TPS), kami sarankan tetap menjaga stamina dengan menerapkan pola hidup sehat, kurangi aktivitas yang tidak perlu setelah menyiapkan sarpras. Makanya kami membatasi usia, maksimal 55 tahun, untuk memininalisir penyakit yang rawan muncul,” terangnya, saat ditemui dalam Rakor Kesiapan Yankes bagi KPPS, di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Kamis (14/12/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengimbau, agar pemeriksaan kesehatan intensif, wajib dilakukan bagi anggota KPPS sebelum menjalankan tugasnya. Agar apabila ada petugas yang terindikasi suatu penyakit dapat terdeteksi sejak awal.

“Ya mulai dari cek tekanan darah, gula darah, kolesterol dan lainnya. Ini untuk antisipasi awal, tujuannya supaya seluruh KPPS bisa bertugas dengan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batang Taufiq Nurrahman mengatakan, saat ini kedua belah pihak masih melakukan pembahasan agar KPPS hingga petugas Linmas ikut terlindungi dalam BPJS Ketenagakerjaan.

“Biar mereka terlindungi dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Jika meninggal dunia saat bertugas akan kami bayarkan hingga Rp100 juta termasuk beasiswa pendidikan bagi anaknya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 19
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 74
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 69
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 75
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 167
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 129