PGRI Bikin Warga Batang "Wareg Budaya"

Senin, 04 Desember 2023 Jumadi Dibaca 2.834 kali Seni dan Budaya
Seni dan Budaya" data-download-url="https://berita.batangkab.go.id/storage/berita/20-231204150027berita11802_.jpeg"> PGRI Bikin Warga Batang
Batang - Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-78 PGRI makin meriah dengan suguhan seni budaya, yang dikemas khusus oleh PGRI Batang selama dua hari berturut-turut. Masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyaksikan ragam seni budaya khas Kabupaten Batang, agar tradisi leluhur tetap lestari.

Batang - Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Ke-78 PGRI makin meriah dengan suguhan seni budaya, yang dikemas khusus oleh PGRI Batang selama dua hari berturut-turut. Masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyaksikan ragam seni budaya khas Kabupaten Batang, agar tradisi leluhur tetap lestari.

Mulai dari pagelaran wayang kulit dengan penampilan dalang cilik hingga seni Kuntulan yang hampir punah disuguhkan, dari 15 perwakilan cabang PGRI.

Ketua PGRI Batang, M. Arief Rohman mengatakan, pagelaran ragam seni tradisional ini untuk memastikan bahwa budaya khas Batang tetap lestari.

“Para penampil juga beragam, mulai guru, siswa bahkan masyarakat umum pun ikut berpartisipasi. Kami berusaha memuaskan masyarakat dengan seni tradisional Batang, sejak 4-5 Desember mulai pukul 09.00-22.00 WIB,” katanya, saat ditemui usai menyaksikan pagelaran seni, dalam even PGRI Nguri-uri Seni Tradisional Batang, di Aula Gedung PGRI Batang, Kabupaten Batang, Senin (4/12/2023).

Kemudahan akses budaya asing yang masuk, menjadikan para pendidik khawatir. Namun lewat pagelaran seni tradisional Batang ini justru menjadi upaya penyaring sekaligus penjaga kelestarian budaya leluhur.

“Puncaknya akan ada penganugerahan PGRI award kepada Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki karena komitmennya terhadap dunia pendidikan, dengan mengangkat 1.400 guru Wiyata Bakti menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang Ahmad Suroso menanggapi positif program PGRI yang mengikutsertakan para pelaku seni dalam melestarikan seni budaya tradisional Batang. PGRI sudah berupaya menggairahkan seni tradisional Batang, yang selama ini belum dioptimalkan.

“Contohnya seni tradisional yang hampir punah, Kuntulan dari Kecamatan Reban.  Dan ternyata PGRI bisa mewujudkan harapan saya, dengan menampilkan kesenian tersebut di hadapan pengunjung,” ujar dia.

Kesenian tradisional yang ditampilkan sangat variatif, yakni Kuntulan, dalang cilik, Sintren, Lumpingan / Kuda Lumping, tari Ngunduh Kopi, Brendung dan lainnya. Dari sisi ekonomi, para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif pun diberi ruang untuk berpartisipasi, sebagai wujud sinergi dengan berbagai pihak. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 30
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 77
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 73
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 79
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 175
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 132