Usai Dilantik, Pengurus KTNA Batang Akan Suplai Hasil Pertanian Ke KIT

Senin, 27 November 2023 Jumadi Dibaca 1.376 kali Acara Pimpinan Daerah
Usai Dilantik, Pengurus KTNA Batang Akan Suplai Hasil Pertanian Ke KIT
Batang Ketua Umum Provinsi Jawa Tengah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Ahmad Sofyan melantik Pengurus kelompok KTNA Batang masa bakti 2023-2028, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (27/11/2023).

Batang  Ketua Umum Provinsi Jawa Tengah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Ahmad Sofyan melantik Pengurus kelompok KTNA Batang masa bakti 2023-2028, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (27/11/2023).

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa pengurus KTNA Kabupaten Batang yang baru dilantik mempunyai visi misi yang mulia dalam memajukan pertanian dan perikanan.

“Saya berpesan buatlah program yang sederhana, tetapi bisa terlaksana dengan lancar. Pertama dengan mengevaluasi permasalahan pertanian dan perikanan di Kabupaten Batang,” tegasnya.

Kemudian, kolaborasikan visi misi KTNA dengan program Pemkab Batang melalui Dispaperta dan Dislutkanak untuk membantu memecahkan persoalan-persoalan pertanian. Termasuk bagaimana agar program-program KTNA dapat menarik minat generasi muda Indonesia di bidang pertanian dan peternakan.

“KTNA juga diharapkan dapat membantu Pemkab Batang dalam memecahkan masalah naiknya harga bahan pokok dipasar yang mempengaruhi tingginya inflasi di Kabupaten Batang,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Batang Sulemi menyampaikan, adanya pengurus KTNA menjadi pendoman kaum petani dan nelayan untuk memajukan hasil pertanian dan perikanan di Kabupaten Batang.

“Program yang akan dijalankan dalam waktu dekat ini rencananya 14 Desember 2023 ada pertemuan rutin membahas permasalahan yang ada di kecamatan, karena pertemuan itu bisa dibahas per triwulan,” jelasnya.

Kerja pengurus KTNA terdekat bergerak dengan manfaatkan lumbung pangan yang ada di Kabupaten Batang untuk menyuplai hasil pertanian yakni beras ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Ia berharap, mudah-mudahan peluang dibantu oleh Pemkab Batang, supaya KTNA Kabupaten Batang mempunyai anggaran sendiri untuk bergerak menjalankan program-program berikutnya.

“Semoga sinkronisasi KTNA bersama Pemkab Batang bisa berjalan dengan baik demi memajukan kaum petani dan nelayan di Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 37
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 78
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 73
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 79
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 177
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 132