Dishub Batang Imbau, 3 Tikungan Rawan Kecelakaan di Jalan Pantura

Rabu, 11 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 3.802 kali Transportasi
Dishub Batang Imbau, 3 Tikungan Rawan Kecelakaan di Jalan Pantura
Batang - Seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas dibeberapa titik rawan di Kabupaten Batang diantaranya terjadi di jalan tikungan. Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Batang, tikungan yang cukup berbahaya meliputi tikungan Jatisari Subah, tikungan Jrakahpayung Subah, dan tikungan Kandeman.

Batang - Seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas dibeberapa titik rawan di Kabupaten Batang diantaranya terjadi di jalan tikungan. Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Batang, tikungan yang cukup berbahaya meliputi tikungan Jatisari Subah, tikungan Jrakahpayung Subah, dan tikungan Kandeman.

“Iya, memang kami sering melakukan pemantauan jalur pantura, ada beberapa titik rawan kecelakaan yang harus diwaspadai oleh pengemudi mobil terutama pada angkutan umum,” kata Kepala Dishub Batang Eko Widianto saat ditemui di Kantor Dishub Batang, Kabupaten Batang, Rabu (11/10/2023).

Ada tiga titik lokasi rawan kecelakaan yakni tikungan Jatisari Subah, tikungan Jrakahpayung Subah, dan tikungan Kandeman yang geometri sudut tikungnya memang tajam.

“Biasanya kendaraan yang mengalami kecelakaan melaju dengan kecepatan tinggi pada saat menikung ternyata baru diketahui sudutnya tajam. Kesalahan ini terjadi, karena perilaku pengemudi yang saat mereka berkendara memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi dominan manusia 80% dan jalan 20%,” jelasnya.

Dishub Batang sendiri sudah memasang rambu-rambu sebelum tikungan itu, ada rambu traffic light yang berfungsi untuk memberikan peringatan berhati-hati dan mengurangi kecepatan.

Untuk itu, lanjut dia, saya mengimbau para pengemudi kendaraan terutama angkutan umum seperti truk, doplak, dan bus lebih berhati-hati memasuki tikungan ini supaya mengurangi kecepatan.

“Perlunya penting melihat kondisi kebugaran dan kesehatan pengemudi modal utama jangan sampai tidak fit atau mengkonsumsi obat-obatan terlarang,” tegasnya.

Tidak lupa juga, untuk selalu mengecek kendaraan dengan secara berkala melakukan KIR atau Uji Kendaraan Bermotor kendaraannya, agar mobil mendapatkan izin layak jalan sesuai standar peraturan.

Meskipun kecelakaan yang sering terjadi mobil tergelincir dan menabrak pembatas jalan tidak sampai hancur dan memakan korban meninggal.

“Tetapi hal ini harus tetap diperhatikan jika masyarakat yang melintas memasuki tiga tikungan rawan di jalan pantura Kabupaten Batang,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 37
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Panjat Tebing Batang Panen Medali, Asa Tambahan Emas Terbuka Lebar di Nomor Perorangan
Batang - Dinding tinggi bukan lagi sekadar rintangan, melainkan panggung pembuktian bagi ketangguhan para atlet muda. Kontingen Kabupaten Batang kembali mengukir tinta emas di ajang PORPROV XVII Jawa Tengah 2026. Cabang olahraga panjat tebing sukses memecah kebuntuan dengan mempersembahkan medali emas perdana lewat aksi luar biasa di nomor Speed Relay Putri.
29 Okt 2026 Jumadi 111
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jateng Rangkul Nelayan Batang Lewat Pancanaka, Halau Narkoba Hingga Laka Laut
Polda Jawa Tengah meluncurkan program Pancanaka di Desa Depok, Kabupaten Batang, untuk memperkuat kemitraan polisi dengan nelayan dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut, meningkatkan keselamatan saat melaut, serta mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui bantuan sosial dan penebaran benih ikan bandeng.
29 Okt 2026 Jumadi 120
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Jelajahi Hutan hingga Tanam Pohon, Sidawung Camp Usung Ekowisata Berkelanjutan
Sidawung Camp di Desa Tombo, Kabupaten Batang, mengembangkan wisata berbasis ekowisata melalui kegiatan berkemah, hiking, dan canyoning yang dipadukan dengan edukasi lingkungan serta penanaman pohon. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong partisipasi pengunjung dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan secara berkelanjutan.
29 Okt 2026 Jumadi 102
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Jabat Kepala SMA Bhakti Praja Limpung, Eko Susilowati Jaga Kualitas Pendidikan
Batang - Ketua yayasan Bhakti Praja Korpri Batang Retno Dwi Irianto, mengukuhkan Eko Susilowati, sebagai kepala sekolah SMA Bhakti Praja Limpung masa Bhakti 2026 - 2030 menggantikan Suripah, yang telah habis masa Bhaktinya, di SMA Bhakti Praja Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29102026).
29 Okt 2026 Jumadi 125
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Akses Terputus, Bupati Batang Prioritaskan Kajian Perbaikan Jembatan Ngroto
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menginstruksikan Bappeda dan DPMPPR untuk segera melakukan survei terhadap jembatan penghubung di Desa Ngroto, Kecamatan Reban, yang ambrol akibat hujan deras pada 24 Oktober 2026. Pemkab Batang akan mengkaji kemungkinan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan jembatan. Sementara itu, warga terpaksa menempuh jalur alternatif hingga 10 kilometer dari rute normal 3 kilometer, sehingga menghambat mobilitas dan aktivitas masyarakat.
28 Okt 2026 Jumadi 190