Berawal Dari Ide, SMK NU Nusahusada Reban Hasilkan Olahan Produk Pertanian

Kamis, 14 September 2023 Jumadi Dibaca 2.151 kali Pertanian
Berawal Dari Ide, SMK NU Nusahusada Reban Hasilkan Olahan Produk Pertanian
Batang - SMK NU Nusahusada Reban yang fokus pada jurusan pertanian ini tidak hanya mengajari para siswa cara menanam, namun juga megolah hasil tanam menjadi berbagai produk yang laku di pasaran baik online maupun offline.

Batang - SMK NU Nusahusada Reban yang fokus pada jurusan pertanian ini tidak hanya mengajari para siswa cara menanam, namun juga mengolah hasil tanam menjadi berbagai produk yang laku di pasaran baik online maupun offline.

Kepala Sekolah SMK NU Nusahusada Reban Siti Mutafiah mengatakan, ide ini muncul karena Basicnya  Sarjana Pertanian, juga  ada  mata pelajaran pengolahan hasil pertanian, kemudian saya mengikuti pelatihan dan kami ajarkan ke para siswa kemudian dikembangkan dan diberikan pelatihan kewirausahaan kepada siswa tetapi itu juga tak lepas dari pantauan para guru.

“Produk dari SMK Ma’arif NU Nusahusada Reban diantaranya sayuran hionik beserta pupuk-pupuknya kemudian pengolahan produk pasca panen seperti serbuk minuman kunyit asam, jahe bandrek, dan juga permen yang terbuat dari jahe serta manisan papaya yang terbuat dari pepaya mentah, semua produk ini hasil olahan para siswa,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, rasa manisan bisa ditambahkan dengan varian rasa yang berbeda-beda, ini semuanya murni buatan anak-anak peserta didik.

“Untuk melatih para siswa, produk-produk ini dipasarkan dilingkungan sekitar, kemudian di toko-toko serta minimarket sekitar, dan melalui online dengan memasang di story sosial media masing-masing siswa, serta marketplace Shophee,” terangnya.

Siswa juga diajarkan untuk menganalisis usahanya dulu, kemudian mereka mentarget pemasarannya. Tentunya dengan bimbingan dan arahan para guru, biasanya siswa akan diarahkan ke kantor-kantor untuk menjual produknya tentunya juga dengan harga yang ekonomis.

Siti menambahkan, bahwa pihak sekolah berencana membuat produk olahan baru yang akan terus dikembangkan, seperti roti dan kue yang tentunya menggunakan bahan dari hasil pertanian.

“Harapannya dari produk-produk pertanian yang kita jual dengan harga jualnya yang sangat ekonomis dan rendah, kita bisa memanfaatkan dengan harga jual yang lebih tinggi dengan produk yang lebih baik lagi,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Ela)

Berita Lainnya

Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 70
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 71
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 68
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 163
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 127
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 118