Ada Internet di Desa Pranten, UMKM Olahan Kentang Kebanjiran an

Selasa, 15 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 1.083 kali IKM UKM UMKM
Ada Internet di Desa Pranten, UMKM Olahan Kentang Kebanjiran an
Batang - Kebutuhan koneksi internet di era digital sekarang ini menjadi hak yang mendasar, tidak hanya diwilayah perkotaan tapi juga di wilayah desa - desa terpencil.

Batang - Kebutuhan koneksi internet di era digital sekarang ini menjadi hak yang mendasar, tidak hanya diwilayah perkotaan tapi juga di wilayah desa - desa terpencil.

Hadirinya akses internet di wilayah pegunungan Dieng tepatnya di Desa Pranten Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah memiliki dampak positif bagi warga.

Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara itu, sudah satu tahun terhubung dengan internet melalui program merdeka sinyal dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang yang bekerja sama dengan provider Iconnet.

Warga desa tersebut kini tidak lagi ada kesenjangan informasi, dan hampir semua melek teknologi informasi yang menjadi jembatan ekonomi global. Meskipun memiliki kondisi wilayah perbukitan dengan ketinggian 1.800 mdpl yang menjadi kendala kelancaran sinyal.

“Dulu sebelum ada internet warga yo gaptek (gagap teknologi). Kalau mau telepon saja susah, kita harus ke Dieng dulu dengan jarak yang cukup jauh dan naik turun bukit. Sekarang bisa sambil tiduran di kamar sudah bisa semuanya,” kata Sekretaris Desa Pranten, Ela Nurlaela saat ditemui di rumahnya Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Selasa (15/8/2023).

Tidak hanya itu, masyarakat juga sudah bisa mengoperasikan gadget dan berselancar di dunia maya. Bahkan pemuda lebih kreatif inovatif. Mereka ada yang menjadi konten Vloger dan Youtuber.

“Pemanfaatan internet tidak hanya mencari informasi, tapi juga dimanfaatkan untuk promosi produk dan jual beli online seperti keripik kentang, chiken dan sambel krangean dan lainnya melalui media sosial. Kini mereka banyak an,” jelasnya.

Ia juga menyatakan masyarakat juga sudah melakukan pembelian online melalui layanan Cash On Delivery (COD). Bahkan mereka juga belajar pengolahan makanan berbahan dasar kentang melalui medsos youtube.

“Selain mereka jual kentang mentah yang Jadi unggulan pertanian, masyarakat juga belajar olahan makanan melalui youtube. Masyarakat juga sekarang tahu harga kentang melalui pantau informasi di medsos, yang dulu kita sering dibohongi oleh oknum pedagang nakal,” terangnya.

Keberadaan jaringan internet menggunakan Fiber Optik (FO) di Desa Pranten menjadi berkah bagi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) meskipun hasilnya masih sebatas untuk biaya perawatan. Dengan jumlah pelanggan internet warganya mencapai seratus dari jumlah 600 KK.

“Memang pengelolaannya dan pembayaran internet melalui Bumdes setiap bulan bisa mencapai Rp6 jutaan lebih, pembayaran provider hanya sekitar Rp5 jutaan. Dari total 600 KK yang sudah berlangganan ada seratus KK, tapi kejelasannya belum saya cek kembali,” ungkapnya.

Pihak pemerintah desa juga memberikan layanan hotspot internet gratis di dua titik yang menjadi layanan publik masyarakat Desa Pranten.

Masyarakat pun, lanjut dia, sekarang sangat dimudahkan dalam pelayanan pemerintahan yang sekarang hampir semuanya menggunakan aplikasi, baik pelayanan administrasi kependudukan maupun pembayaran pajak dan lainnya.

“Alhamdulilah masyarakat desa kini sudah mampu mengembangkan digital ekonomi, digital society dan digital government,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Batang Triossy Juniarto mengaku, senang dan bahagia karena kerja keras yang selama ini dilakukan Pemkab Batang akhirnya membuahkan hasil.

Pihaknya pun terus melakukan evaluasi pasca masuknya jaringan internet di beberapa wilayah pedesaan.

“Karena dengan demografi yang beragam dan akses jalan yang sulit, kendala dalam penyebaran jaringan internet tidak bisa diabaikan. Itulah mengapa kita lakukan evaluasi terus menerus,” ujar dia.

Akses internet, bukan hanya menjadi jembatan menuju informasi global, tetapi juga menjadi katalisator perkembangan ekonomi digital, masyarakat digital, dan pemerintahan digital di daerah ini. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 14
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Pemkab Batang dan BRIN Resmikan Budidaya Padi Biosalin di Lahan Rob 32 Hektar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meresmikan program budidaya padi biosalin di lahan seluas 32 hektar di Dukuh Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Senin (1662026). Program ini menjadi langkah konkret menghidupkan kembali lahan terdampak rob yang selama bertahun-tahun tidak produktif.
16 Jun 2026 Jumadi 371
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi 1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
1 Muharram 1448 H, Kelurahan Proyonanggan Salurkan Bantuan Anak Berprestasi
Batang Bulan Muharam tidak hanya menjadi momentum introspeksi diri dan peningkatan ibadah, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial, khususnya terhadap anak. Di mana umat Islam dianjurkan melipatgandakan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
16 Jun 2026 Jumadi 209
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Bupati Batang Pastikan SPMB SD-SMP 2026 Berjalan Bersih, Tanpa Titipan dan Intervensi
Batang - Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Batang tahun 2026 dipastikan berjalan ketat, transparan, dan bebas dari praktik titipan maupun intervensi pihak mana pun. Seiring dimulainya tahapan pendaftaran sekolah yang mayoritas telah menggunakan sistem daring (online). Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1662026).
16 Jun 2026 Jumadi 73
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Pembangunan Giant Sea Wall hingga Batang Masih Digodok, Pemerintah Pusat Petakan Solusi
Batang - Rencana pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang membentang hingga wilayah Kabupaten Batang terus dimatangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Badan Otorita Pengelola Pantai Jawa. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir rob yang selama ini menghantui kawasan pesisir utara Jawa.
16 Jun 2026 Jumadi 87
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025 DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD Batang Soroti SILPA dan Anggaran Tak Terserap dalam Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (1562026).
15 Jun 2026 Jumadi 112