Ada Internet di Desa Pranten, UMKM Olahan Kentang Kebanjiran an

Selasa, 15 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 1.070 kali IKM UKM UMKM
Ada Internet di Desa Pranten, UMKM Olahan Kentang Kebanjiran an
Batang - Kebutuhan koneksi internet di era digital sekarang ini menjadi hak yang mendasar, tidak hanya diwilayah perkotaan tapi juga di wilayah desa - desa terpencil.

Batang - Kebutuhan koneksi internet di era digital sekarang ini menjadi hak yang mendasar, tidak hanya diwilayah perkotaan tapi juga di wilayah desa - desa terpencil.

Hadirinya akses internet di wilayah pegunungan Dieng tepatnya di Desa Pranten Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah memiliki dampak positif bagi warga.

Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara itu, sudah satu tahun terhubung dengan internet melalui program merdeka sinyal dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang yang bekerja sama dengan provider Iconnet.

Warga desa tersebut kini tidak lagi ada kesenjangan informasi, dan hampir semua melek teknologi informasi yang menjadi jembatan ekonomi global. Meskipun memiliki kondisi wilayah perbukitan dengan ketinggian 1.800 mdpl yang menjadi kendala kelancaran sinyal.

“Dulu sebelum ada internet warga yo gaptek (gagap teknologi). Kalau mau telepon saja susah, kita harus ke Dieng dulu dengan jarak yang cukup jauh dan naik turun bukit. Sekarang bisa sambil tiduran di kamar sudah bisa semuanya,” kata Sekretaris Desa Pranten, Ela Nurlaela saat ditemui di rumahnya Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Selasa (15/8/2023).

Tidak hanya itu, masyarakat juga sudah bisa mengoperasikan gadget dan berselancar di dunia maya. Bahkan pemuda lebih kreatif inovatif. Mereka ada yang menjadi konten Vloger dan Youtuber.

“Pemanfaatan internet tidak hanya mencari informasi, tapi juga dimanfaatkan untuk promosi produk dan jual beli online seperti keripik kentang, chiken dan sambel krangean dan lainnya melalui media sosial. Kini mereka banyak an,” jelasnya.

Ia juga menyatakan masyarakat juga sudah melakukan pembelian online melalui layanan Cash On Delivery (COD). Bahkan mereka juga belajar pengolahan makanan berbahan dasar kentang melalui medsos youtube.

“Selain mereka jual kentang mentah yang Jadi unggulan pertanian, masyarakat juga belajar olahan makanan melalui youtube. Masyarakat juga sekarang tahu harga kentang melalui pantau informasi di medsos, yang dulu kita sering dibohongi oleh oknum pedagang nakal,” terangnya.

Keberadaan jaringan internet menggunakan Fiber Optik (FO) di Desa Pranten menjadi berkah bagi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) meskipun hasilnya masih sebatas untuk biaya perawatan. Dengan jumlah pelanggan internet warganya mencapai seratus dari jumlah 600 KK.

“Memang pengelolaannya dan pembayaran internet melalui Bumdes setiap bulan bisa mencapai Rp6 jutaan lebih, pembayaran provider hanya sekitar Rp5 jutaan. Dari total 600 KK yang sudah berlangganan ada seratus KK, tapi kejelasannya belum saya cek kembali,” ungkapnya.

Pihak pemerintah desa juga memberikan layanan hotspot internet gratis di dua titik yang menjadi layanan publik masyarakat Desa Pranten.

Masyarakat pun, lanjut dia, sekarang sangat dimudahkan dalam pelayanan pemerintahan yang sekarang hampir semuanya menggunakan aplikasi, baik pelayanan administrasi kependudukan maupun pembayaran pajak dan lainnya.

“Alhamdulilah masyarakat desa kini sudah mampu mengembangkan digital ekonomi, digital society dan digital government,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Batang Triossy Juniarto mengaku, senang dan bahagia karena kerja keras yang selama ini dilakukan Pemkab Batang akhirnya membuahkan hasil.

Pihaknya pun terus melakukan evaluasi pasca masuknya jaringan internet di beberapa wilayah pedesaan.

“Karena dengan demografi yang beragam dan akses jalan yang sulit, kendala dalam penyebaran jaringan internet tidak bisa diabaikan. Itulah mengapa kita lakukan evaluasi terus menerus,” ujar dia.

Akses internet, bukan hanya menjadi jembatan menuju informasi global, tetapi juga menjadi katalisator perkembangan ekonomi digital, masyarakat digital, dan pemerintahan digital di daerah ini. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 8
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 14
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 18
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 91
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 504
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 63