Ada Internet di Desa Pranten, UMKM Olahan Kentang Kebanjiran an

Selasa, 15 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 1.124 kali IKM UKM UMKM
Ada Internet di Desa Pranten, UMKM Olahan Kentang Kebanjiran an
Batang - Kebutuhan koneksi internet di era digital sekarang ini menjadi hak yang mendasar, tidak hanya diwilayah perkotaan tapi juga di wilayah desa - desa terpencil.

Batang - Kebutuhan koneksi internet di era digital sekarang ini menjadi hak yang mendasar, tidak hanya diwilayah perkotaan tapi juga di wilayah desa - desa terpencil.

Hadirinya akses internet di wilayah pegunungan Dieng tepatnya di Desa Pranten Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah memiliki dampak positif bagi warga.

Desa yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara itu, sudah satu tahun terhubung dengan internet melalui program merdeka sinyal dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang yang bekerja sama dengan provider Iconnet.

Warga desa tersebut kini tidak lagi ada kesenjangan informasi, dan hampir semua melek teknologi informasi yang menjadi jembatan ekonomi global. Meskipun memiliki kondisi wilayah perbukitan dengan ketinggian 1.800 mdpl yang menjadi kendala kelancaran sinyal.

“Dulu sebelum ada internet warga yo gaptek (gagap teknologi). Kalau mau telepon saja susah, kita harus ke Dieng dulu dengan jarak yang cukup jauh dan naik turun bukit. Sekarang bisa sambil tiduran di kamar sudah bisa semuanya,” kata Sekretaris Desa Pranten, Ela Nurlaela saat ditemui di rumahnya Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Selasa (15/8/2023).

Tidak hanya itu, masyarakat juga sudah bisa mengoperasikan gadget dan berselancar di dunia maya. Bahkan pemuda lebih kreatif inovatif. Mereka ada yang menjadi konten Vloger dan Youtuber.

“Pemanfaatan internet tidak hanya mencari informasi, tapi juga dimanfaatkan untuk promosi produk dan jual beli online seperti keripik kentang, chiken dan sambel krangean dan lainnya melalui media sosial. Kini mereka banyak an,” jelasnya.

Ia juga menyatakan masyarakat juga sudah melakukan pembelian online melalui layanan Cash On Delivery (COD). Bahkan mereka juga belajar pengolahan makanan berbahan dasar kentang melalui medsos youtube.

“Selain mereka jual kentang mentah yang Jadi unggulan pertanian, masyarakat juga belajar olahan makanan melalui youtube. Masyarakat juga sekarang tahu harga kentang melalui pantau informasi di medsos, yang dulu kita sering dibohongi oleh oknum pedagang nakal,” terangnya.

Keberadaan jaringan internet menggunakan Fiber Optik (FO) di Desa Pranten menjadi berkah bagi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) meskipun hasilnya masih sebatas untuk biaya perawatan. Dengan jumlah pelanggan internet warganya mencapai seratus dari jumlah 600 KK.

“Memang pengelolaannya dan pembayaran internet melalui Bumdes setiap bulan bisa mencapai Rp6 jutaan lebih, pembayaran provider hanya sekitar Rp5 jutaan. Dari total 600 KK yang sudah berlangganan ada seratus KK, tapi kejelasannya belum saya cek kembali,” ungkapnya.

Pihak pemerintah desa juga memberikan layanan hotspot internet gratis di dua titik yang menjadi layanan publik masyarakat Desa Pranten.

Masyarakat pun, lanjut dia, sekarang sangat dimudahkan dalam pelayanan pemerintahan yang sekarang hampir semuanya menggunakan aplikasi, baik pelayanan administrasi kependudukan maupun pembayaran pajak dan lainnya.

“Alhamdulilah masyarakat desa kini sudah mampu mengembangkan digital ekonomi, digital society dan digital government,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Batang Triossy Juniarto mengaku, senang dan bahagia karena kerja keras yang selama ini dilakukan Pemkab Batang akhirnya membuahkan hasil.

Pihaknya pun terus melakukan evaluasi pasca masuknya jaringan internet di beberapa wilayah pedesaan.

“Karena dengan demografi yang beragam dan akses jalan yang sulit, kendala dalam penyebaran jaringan internet tidak bisa diabaikan. Itulah mengapa kita lakukan evaluasi terus menerus,” ujar dia.

Akses internet, bukan hanya menjadi jembatan menuju informasi global, tetapi juga menjadi katalisator perkembangan ekonomi digital, masyarakat digital, dan pemerintahan digital di daerah ini. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 107
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 78
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 102
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 110
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 107
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 143