Dampak El Nino, Sungai Sambong Bakal Disedot

Kamis, 03 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 1.478 kali Pertanian
Dampak El Nino, Sungai Sambong Bakal Disedot
Batang - Fenomena El Nino yang rentan memicu kekeringan di sejumlah wilayah, dikhawatirkan berdampak pada mengeringnya sumber-sumber mata air yang semula menjadi sentra penyuplai irigasi lahan pertanian.

Batang - Fenomena El Nino yang rentan memicu kekeringan di sejumlah wilayah, dikhawatirkan berdampak pada mengeringnya sumber-sumber mata air yang semula menjadi sentra penyuplai irigasi lahan pertanian.

Hal ini menjadi perhatian Balai Pengelola SDA Pemali Comal, untuk mengoptimalkan sumber air yang masih ada.

Koordinator Alokasi Air Balai Pengelola SDA Pemali Comal Adi Setyono mengatakan, selain menerapkan manajemen tata kelola air dan pola tanam yang tepat, langkah alternatif yang dipilih yakni mengambil sumber air yang masih dapat digunakan.

Sumber-sumber air itu bisa berupa buangan atau sungai lalu untuk dinaikkan menggunakan pompa.

“Referensinya di hilir Sungai Sambong karena belum asin, masih sangat mungkin untuk disedot untuk menyuplai air ke 1.176 hektar, terutama yang belum memasuki masa panen, seperti daerah Depok dan Tegalsari yang masih pembungaan,” katanya, saat ditemui di Bendungan Kedungdowo, Kramat, Kabupaten Batang, Rabu (2/8/2023).

Saat ini sejumlah lahan masih memasuki masa tanam 2, jika melihat waktunya seharusnya sudah panen raya di akhir Juli, namun nyatanya masih pembungaan.

“Maka pola yang diterapkan adalah pengairan bergilir karena stok air yang tersisa 680 liter per detik, yang dioptimalkan mampu mengairi padi yang masih pembungaan, sehingga akhir Agustus sudah bisa panen raya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pengelola Air Kedungdowo Kramat, Wuryanto mengatakan, stok air di Bendungan Kedungdowo yang tinggal 680 liter per detik tidak bisa mengairi 1.176 hektar sawah, karena secara normal kebutuhan irigasi sebesar 1.500 liter per detik.

“Ini rawan sekali, kalau sampai akhir bulan tidak turun hujan, sementara debit air makin menurun, dikhawatirkan pasokan air tidak sampai bawah. Lahan di wilayah atas seperti Sambong 1 - 3 masih bisa panen raya, tapi di bawah seperti Depok dan Tegalsari sangat kritis karena kekurangan air,” terangnya.

Langkah yang diambil menyedot air dari Sungai Sambong, dimasukkan aliran sekunder Sambong, untuk mengairi sawah-sawah yang rawan kekeringan.

“Rencananya untuk mengairi Sambong, Klidang Lor, Klidang Wetan, Depok dan Tegalsari. Diharapkan Agustus nanti bisa panen raya dengan target 6 - 7 ton per hektarnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 70
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 71
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 68
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Keteguhan Muyasaroh, Pembatik Muda Batang yang Istiqomah Menjaga Tradisi Rifaiyah
Maulida Muyasaroh, pembatik muda asal Watesalit, Batang, membuktikan bahwa generasi muda mampu menjaga warisan budaya leluhur melalui ketekunan melestarikan Batik Rifaiyah. Berbekal keterampilan yang diwariskan mendiang ibunya sejak kelas IV SD, ia berhasil menghasilkan sekitar 50 karya, mengembangkan motif kontemporer tanpa meninggalkan pakem tradisional, hingga meraih juara pertama Lomba Batik Artisan. Karyanya bahkan telah dipasarkan hingga Singapura dan Belanda.
05 Nov 2026 Jumadi 163
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 127
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
DPRD Soroti Pariwisata, Bupati Batang Siapkan Anggaran Fantastis Rp30 Miliar
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar melalui Disparpora untuk pengembangan lima destinasi wisata prioritas pada 2027. Program tersebut mencakup peningkatan aksesibilitas, infrastruktur pendukung, penataan kawasan wisata, peningkatan kualitas SDM pariwisata, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan. Selain pariwisata, Pemkab Batang juga memaparkan strategi peningkatan PAD, penguatan investasi, pengelolaan belanja daerah, dan pembangunan infrastruktur dalam jawaban atas pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2027.
05 Nov 2026 Jumadi 118