Telusuri Jejak Serabi Kalibeluk, Kuliner Khas Era Mataram

Jumat, 28 Juli 2023 Jumadi Dibaca 6.818 kali Seni dan Budaya
Telusuri Jejak Serabi Kalibeluk, Kuliner Khas Era Mataram
Batang - Serabi Kalibeluk kuliner yang lekat di lidah warga Kabupaten Batang bahkan luar daerah. Keberadaanya bukan tanpa alasan, namun dibelik cita rasa khasnya, ada fakta sejarah yang menarik untuk diulik.

Batang - Serabi Kalibeluk kuliner yang lekat di lidah warga Kabupaten Batang bahkan luar daerah. Keberadaanya bukan tanpa alasan, namun dibelik cita rasa khasnya, ada fakta sejarah yang menarik untuk diulik.

Tim penggali Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang berupaya menelusuri fakta-fakta unik yang belum terungkap sepenuhnya dari para nara sumber. 

Salah satu anggota tim Nurrochim mengatakan, penelusuran dilakukan untuk mengangkat Serabi Kalibeluk sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

“Kami mengunjungi beberapa perajin Serabi Kalibeluk, yang ternyata semua perajinnya masih ada ikatan keluarga. Ini dilakukan untuk menggali sejarah, bahan baku dan peralatan yang digunakan, proses pembuatan, penyajian hingga pemasaran,” katanya, saat ditemui, di kediaman salah satu perajin Serabi Kalibeluk, Dukuh Proto, Desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (27/7/2023).

Dalam penulisan WBTb nantinya, memerlukan survei ke tempat produksi untuk melihat langsung proses pembuatan dan didokumentasikan berbentuk gambar maupun vidio perbincangan dengan perajin, sehingga memperkuat data dan informasi yang dibutuhkan.

“Salah satu syaratnya harus ada dua generasi yang melestarikan. Dan di wilayah Dukuh Proto sudah ada regenerasi produksi kuliner tersebut,” jelasnya.

Salah satu perajin Serabi Kalibeluk Slamet Suud mengatakan, asal mula dikenal sebagai sentra produksi Serabi Kalibeluk berawal dari kisah Nyi Rantamsari dari Desa Kalisalak yang akan dipinang oleh Sultan Hanyokrokusumo atau Sultan Agung dari Kesultanan Mataram, melalui perantara Tumenggung Bahurekso.

“Ternyata setelah melihat kecantikan Nyi Rantamsari, Tumenggung Bahurekso justru terpikat. Sebagai penggantinya, dipilihlah Endang Wirati sebagai permaisuri Sultan Agung,” tuturnya.

Setelah sampai di Keraton Mataram, dan disambut dengan meriah, keanehan pun terjadi, Endang Wirati langsung pingsan begitu duduk di singgasana.

“Setelah ditanya oleh salah seorang pembesar keraton, ia mengaku bahwa nama sebenarnya Endang Wirati, putri dari Randinem penjual serabi yang diminta Tumenggung Bahurekso untuk menggantikan Nyi Rantamsari,” terangnya.

Mendengar hal itu, Sultan tak berkenan dan menghukum Tumenggung Bahurekso membuka hutan "Alas Roban".  Berbeda dengan Endang Wirati, yang justru diminta kembali ke Desa Kalibeluk untuk meneruskan usaha ibunya. Hingga kini usaha tersebut dilestarikan oleh keturunannya secara turun temurun sampai pada Mundriyah, nenek dari Slamet Suud.

Surini perajin Serabi Kalibeluk lainnya, yang merupakan bibi dari Slamet Suud menuturkan, saat ini usaha tersebut masih dilanjutkannya bersama putrinya Wafakiyah.

“Ya anak saya nanti yang meneruskan mulai dari membuat adonan, mengolah sampai nyetak. Pembeli biasanya datang langsung, ada yang untuk hajatan atau oleh-oleh harganya Rp14 ribu per paketnya,” ujar dia.

Cita rasa yang khas, membuat konsumen dari luar kota rela datang langsung ke tempat produksi. Salah satunya, Putri dari Pekalongan yang telah berlangganan sejak bertahun-tahun lalu.

“Ini saya beli buat oleh-oleh saudara dari Bekasi. Rasanya lebih enak di sini karena lembut, beda kalau di tempat lain,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 108
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 79
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 105
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 114
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 108
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 144