Warga di Batang Pertahankan Masak Kerupuk Usek Pakai Pasir Pantai

Kamis, 22 Juni 2023 Jumadi Dibaca 1.942 kali IKM UKM UMKM
Warga di Batang Pertahankan Masak Kerupuk Usek Pakai Pasir Pantai
Batang - Kerupuk biasanya digoreng menggunakan minyak goreng pada proses masaknya. Tapi ada salah satu yang berbeda yakni kerupuk usek yang proses masaknya menggunakan pasir pantai.

Batang - Kerupuk biasanya digoreng menggunakan minyak goreng pada proses masaknya. Tapi ada salah satu yang berbeda yakni kerupuk usek yang proses masaknya menggunakan pasir pantai.

Contohnya kerupuk usek khas Kabupaten Batang. Kerupuk usek atau kerupuk yang dimasak dengan pasir memang cukup laris di pasaran. Menurut pendapat masyarakat sekitar, banyak yang menganggap lebih sehat karena tidak digoreng dengan minyak.

Melihat kesempatan itu puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Maju Makmur Jaya di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang untuk membuat usaha kerupuk usek.

KUB Maju Makmur sendiri hingga sekarang sudah mempunyai 21 anggota yang tugasnya dibagi dua yakni ada yang menggoreng dan ada yang menjual. Mereka memasak kerupuk usek dengan cara tradisional menggunakan pasir Pantai Ujungnegoro yang tidak jauh dari lokasi usaha.

“Dimasaknya pakai pasir pantai, pasirnya tetap dipilih-pilih, yaitu yang bagian dalam, bukan yang atas, setelah diambil, pasirnya dibersihkan, dijemur lagi, baru dipakai,” kata Ketua KUB Maju Makmur Astuti saat ditemui di Ruang Produksi Kerupuk Usek Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (22/6/2023).

Dijelaskannya, pasir pantai yang digunakan memasak kerupuk usek hanya dapat dipakai sekali saja. Jika ingin menggoreng lagi harus diganti dengan yang baru supaya hasil kerupuknya tidak gosong.

“Untuk memproduksi 25 Kilogram kerupuk usek membutuhkan sekitar 5 Kilogram pasir pantai dengan waktu memasak hanya 2 jam saja,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa memasak secara tradisional menggunakan pasir sebagai minyak dan kayu bakar sebagai bahan bakarnya, jadi biaya produksinya menjadi lebih murah. Karena semua bahan yang dibutuhkan tadi bisa ditemukan di sekitar lokasi untuk memproduksi kerupuk usek.

“Alat yang digunakan pun masih tradisional, yaitu berupa tungku berbentuk tabung yang diputar dan dipanasi di bagian bawahnya. Kemudian pasir dimasukkan ke salah satu bagian dari tungku itu. Kerupuk dimasukkan ke lubang tungku, sembari diputar, pasir pantai itu sedikit demi sedikit jatuh dalam tungku, ikut mematangkan kerupuk,” terangnya.

Tidak hanya memproduksi satu jenis kerupuk, KUB Makmur Jaya dapat membuat 10 jenis dengan total produksinya saat ini mencapai 3 kwintal atau 300 Kilogram.

Astuti menerangkan, bahwa untuk ibu-ibu menjual hasil produksinya ke sekitar kampung sedangkan para bapak menjual hingga ke luar desa.

Berdirinya KUB Makmur Jaya pada 2014 berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bhimasena Power Indonesia (BPI). Dengan awal jumlah anggota hanya 15 saja.

“Para ibu-ibu mendapat Rp10 juta sebagai modal awal, rinciannya penggunaan dana yaitu Rp8 juta untuk pembelian alat, lalu sisanya Rp2 juta untuk bahan baku,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 17
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 92
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 59
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 15
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 83
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 129