Kesbangpol Batang Berupaya Selamatkan Kelompok Rentan Dari Paham Radikalisme

Senin, 17 April 2023 Jumadi Dibaca 1.314 kali Pemerintahan
Kesbangpol Batang Berupaya Selamatkan Kelompok Rentan Dari Paham Radikalisme
Batang - Anggota Tim Intel Korem 071/Wijayakusuma Wilayah Kabupaten Batang, Rudhi HR menyebutkan bahwa berdasarkan data ada sebanyak 20 orang yang berdomisili di Kabupaten Batang yang terlibat dalam kasus terorimse.

Batang - Anggota Tim Intel Korem 071/Wijayakusuma Wilayah Kabupaten Batang, Rudhi HR menyebutkan bahwa berdasarkan data ada sebanyak 20 orang yang berdomisili di Kabupaten Batang yang terlibat dalam kasus terorimse.

Dari jumlah tersebut, 10 orang menjalani masa pidana dan 5 orang sudah menjalani hukuman. Lalu 4 orang tewas dalam upaya penangkapan oleh Densus 88 Polri dan satu orang terlibat dalam jual beli senjata api untuk kegiatan terorisme.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Cegah Tangkal Paham Radikal di Gedung Pramuka Kabupaten Batang, Sabtu (15/4/2023).

Rudi HR juga meminta masyarakat untuk waspada dan melakukan langkah - langkah antisipasi masuknya orang - orang baru di lingkungan tempat tinggalnya. Karena paham radikal dan terorisme bukan saja bisa mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara, tapi juga bisa merusak kehidupan rumah tangga dan masa depan pemuda.

“Kita harus antisipasi orang-orang dilingkungan tempat tinggal kita, karena tidak menutup kemungkinan pelaku atau kelompok, jaringan radikalisme dan terorisme ada di sekitar lingkungan kita,” jelasnya.

Ia juga berharap, kepada tokoh masyarakat untuk kembali mengaktifkan budaya tamu 1x24 jam wajib lapor. Tidak hanya tamu, tapi juga penghuni kos dan orang baru juga wajib lapor ke ketua Rukun Tetangga (RT).

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Batang Agung Wisnu Barata mengungkapkan, metode perekrutan dan penyebaran paham radikalisme ada dua pola yaitu konvensional dan modern.

“Pola konvensional dalam penyebaran dilakukan secara terpusat melalui pertemuan tertutup dengan jumlah pengikut terbatas. Sedangkan pola modern penyebarannya memanfaatkan teknologi informasi, seperti media sosial, diantaranya Twitter, Facebook, Instagram WhatsApp dan Telegram,” terangnya.

Agung juga menyebutkan, bahwa penyebaran menggunakan teknologi infomasi kini menjadi pilihan kelompok radikal, karena penyebarannya dianggap lebih cepat dan massif.

“Penyebaran melalui teknologi informasi tidak dibatasi deh ruang dan waktu serta bisa menyasar semua lini masyarakat dalam waktu yang singkat,” ujar dia.

Ia juga menyebutkan kelompok yang rentan terpapar radikalisme yaitu kelompok muda atau milenial, Kelompok yang memiliki kesenjangan sosial, ekonomi, politik.

“Lalu kelompok marginal atau terpinggirkan, kelompok agama garis keras, Kelompok yang mempelajari agama secara garis keras, kelompok frustasi terhadap keadaan individunya secara ekonomi, sosial dan keluarga,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi
Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi
Batang Regenerasi pebulu tangkis di Kabupaten Batang tak kenal berhenti, pasalnya di pertengahan tahun ini Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menggelar even Kejurkab 3 - 5 Juli 2026. 188 atlet dari tujuh klub bulu tangkis se-Kabupaten Batang beradu kemampuan untuk memantaskan diri, melaju ke berbagai kompetisi tingkat Jawa Tengah.
04 Jul 2026 Jumadi 60
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 123
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 94
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 89
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 108
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 209