Makam Astana Pasekaran Tak Pernah Sepi dari Peziarah

Kamis, 06 April 2023 Jumadi Dibaca 4.068 kali Acara Pimpinan Daerah
Makam Astana Pasekaran Tak Pernah Sepi dari Peziarah
Batang - Kompleks Makam Astana Pasekaran yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para Bupati Batang yang pernah menjabat di bawah pemerintahan Mataram Islam, ternyata tak pernah sepi dari peziarah. Kompleks makam tersebut tak hanya ramai saat menjelang Hari Jadi Kabupaten Batang, namun di waktu-waktu tertentu, selalu diziarahi oleh berbagai kalangan.

Batang - Kompleks Makam Astana Pasekaran yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para Bupati Batang yang pernah menjabat di bawah pemerintahan Mataram Islam, ternyata tak pernah sepi dari peziarah. Kompleks makam tersebut tak hanya ramai saat menjelang Hari Jadi Kabupaten Batang, namun di waktu-waktu tertentu, selalu diziarahi oleh berbagai kalangan.

Para Bupati yang dimakamkan di kompleks tersebut yakni Bupati pertama Kanjeng Raden Tumenggung Surodiningrat atau Kanjeng Sedo Rawuh, Pangeran Suroadiningrat, Tumenggung Cokrojoyo, Tumenggung Pusponegoro, Adipati Aryo Suryodiningrat.

Juru Kunci Makam Astana Pasekaran Suparno menerangkan, ziarah ke malam para Bupati telah menjadi rutinitas tiap tahunnya, menjelang Hari Jadi Kabupaten Batang. Masyarakat perlu mengetahui, bahwa tiap bulannya di hari tertentu makam ini selalu diziarahi oleh anggota Paguyuban Pengurus Rukun Tetangga (PPRT).

“Biasanya anggota PPRT setiap Jumat Kliwon malam Sabtu Manis rutin menggelar kegiatan Selapanan. Mereka membaca Yasin dan Tahlil, termasuk masyarakat umum pun ikut berziarah dan dari para Bupati yang dikebumikan di sini, makam Bupati Batang Pertama, Kanjeng Sedo Rawuh yang paling sering diziarahi,” katanya, saat ditemui di Kompleks Makam Astana Pasekaran Batang, Kabupaten Batang, Kamis (6/4/2023).

Di Hari Jadi Ke-57 Kabupaten Batang, komplek Makam Astana Pasekaran, dipadati peziarah, yang didominasi unsur Forkopimda untuk mendampingi Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki  berziarah, sebagai tanda penghormatan atas jasa-jasa leluhur pendiri Kabupaten Batang.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyampaikan, ziarah ini untuk melestarikan tradisi yang dicetuskan para leluhur. Ziarah ini untuk menghormati perjuangan dan pengorbanan para pendiri Kabupaten Batang.

“Ziarah ini juga untuk mengingatkan generasi muda Batang bahwa tempat kelahiran dan tempat tinggal mereka ini punya sejarah yang harus dijaga dan dilestarikan,” jelasnya.

Sebelumnya, rombongan Penjabat Bupati Batang pun berziarah ke Makam Bupati Batang pertama, Kanjeng Pangeran Adipati Mandurorejo yang menjabat di tahun 1622 saat Kabupaten Batang dan Pekalongan masih menyatu yang dikebumikan di Dukuh Protowetan, Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

“Kemudian memisahkan diri dari Pekalongan, dengan Kanjeng Raden Tumenggung Surodiningrat atau Kanjeng Sedo Rawuh, sebagai Bupati Batang pertama di tahun 1809,” terangnya.

Tokoh masyarakat yang juga pendiri PPRT, KH. Zainal Muttaqin menerangkan, tujuan berziarah ke kedua makam tersebut, sebagai wujud penghormatan kepada para Adipati atau Bupati yang pernah memerintah di Kabupaten Batang, sekaligus menanamkan kepada generasi muda untuk terus menghormati jasa para leluhur dan melestarikan tradisi. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Disnaker Batang Bekali Peserta Pelatihan Kelistrikan, Siapkan SDM Siap Kerja dan Berwirausaha
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan berbasis kompetensi. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Berdasarkan Unit Kompetensi bidang Teknik Kelistrikan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026.
22 Jun 2026 Jumadi 30
Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang
Dishub Genjot PAD dari Sektor Parkir di Kabupaten Batang
Batang - Upaya Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir harus membentur tembok tebal. Bagaimana tidak, hingga pertengahan tahun 2026, setoran retribusi parkir tepi jalan umum baru menyentuh angka 26 persen. Salah satu pemicu utamanya, masih ada empat kecamatan yang sama sekali belum tersentuh potensi parkir.
22 Jun 2026 Jumadi 34
Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran
Harga Daging Merangkak, Pengusaha Bakso Terpaksa Kurangi Takaran
Batang - Harga daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Batang mengalami kenaikan sebesar Rp3 ribu, sejak 15 Juni 2026. Hal tersebut dikarenakan harga sapi hidup yang terus merangkak naik, sehingga mengakibatkan konsumen terutama pengusaha olahan daging, terdampak langsung dari kenaikan tersebut.
22 Jun 2026 Jumadi 24
Upayakan Kemaslahatan Umat, MUI Batang Jaga Sinergi bersama Umara Upayakan Kemaslahatan Umat, MUI Batang Jaga Sinergi bersama Umara
Upayakan Kemaslahatan Umat, MUI Batang Jaga Sinergi bersama Umara
Batang - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang menggelar diskusi dengan menghadirkan perwakilan anggota dari tiap kecamatan, untuk mempertegas perannya bagi kemaslahatan umat. Peran strategis MUI sangat dibutuhkan, baik sebagai pembimbing maupun penyambung lidah antara umat dengan umara atau pemimpin.
20 Jun 2026 Jumadi 53
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 125
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 110