Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan

Jumat, 19 Juni 2026 Jumadi Dibaca 441 kali Pendidikan dan Latihan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Sejumlah pelajar, bermain permainan egrang di halaman SD Negeri Kasepuhan 3, Kabupaten Batang.
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).

Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul “KETAN BUDAYA” (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Batang Nurlaili Endahwati mengatakan, di era serba teknologi seperti sekarang, anak-anak lebih cenderung bermain gadget daripada untuk bersosialisasi dengan lingkungannya.

“Sehingga, kami perlu mengintegrasikan pelestarian budaya lokal yang dalam hal ini adalah dolanan anak atau permainan tradisional ke dalam kurikulum pendidikan SD agar budaya lokal kita tidak punah,” katanya saat meninjau program Dolanan Anak di SD Negeri Kasepuhan 3, Kabupaten Batang, Jumat (19/6/2026).

Ia juga menjelaskan ada 10 macam dolanan anak yang nanti akan diberikan kepada anak-anak yaitu Congklak, Seprengan, Sudamanda, Yoyo, Egrang, Owal-Awil, Gobak Sodor, Bekelan, Nekeran dan Beber/DAM DAS.

Sementara itu, Kepala SDN Kasepuhan 3 Imam Dwi Ajitama, mengaku sangat mendukung program inovatif seperti ini, karena dolanan anak tidak hanya sekadar permainan saja, tetapi juga dapat dijadikan media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

“Contohnya dalam permainan dakon, di dalamnya juga terdapat pembelajaran operasi hitung bilangan atau matematika. Contoh lain dalam permainan egrang, lanjutnya, itu juga ada ilmu sainsnya mulai dari pengenalan tentang bambu, ciri-ciri bambu, daunnya seperti apa, dan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, dalam permainan egrang, juga ada ilmu teknologi atau engineeringnya, yaitu dengan cara peserta didik diajarkan untuk merangkai bambu dengan cara dipotong lalu diukur sudutnya, hingga jadi sebuah alat permainan egrang.

Imam juga menjelaskan, program Dolanan Anak juga bisa mendukung strategi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mewujudkan 8 Dimensi Profil Lulusan, yaitu Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan SWT, kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan dan Komunikasi yang perlu dikuasai oleh anak di setiap akhir jenjang pendidikan.

“Contohnya permainan egrang, ada unsur kreativitas dari membuat egrangnya, lalu ada unsur kolaborasi yang di mana misalkan ada salah satu anak yang tidak bisa bermain egrang maka temannya ikut membantu memegangi egrangnya, lalu jelas ada unsur komunikasinya juga, nah ini yang bisa dibangun lewat dolanan anak,” terangnya.

Ia berharap, program ini bukan hanya sekadar rancangan saja, tetapi juga bisa diimplementasikan secara nyata di sekolah-sekolah dasar se-Kabupaten Batang.

Salah satu siswa Ibnu, menyambut baik program ini dan senang bisa bermain permainan yang sebelumnya dia tidak pernah memainkannya.

“Saya terkadang kalau di rumah sama teman-teman juga main permainan tradisional tetapi yang saya bisa hanya egrang dan sudamanda (engklek), tadi pertama kalinya diajarkan main gobak sodor dan ternyata seru,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Gelar Evaluasi, Diskominfo Batang Upayakan Petugas Admin Hasilkan Data Berbasis Metadata
Batang - Diskominfo Batang mengundang para admin data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan untuk mengevaluasi hasil dari pendampingan dalam penyusunan data, tingkat kabupaten. Evaluasi tersebut merupakan upaya agar para admin dalam pengelolaan data sektoral harus berbasis metadata, sehingga menghasilkan keakuratan data.
15 Okt 2026 Jumadi 102
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Tingkatkan Literasi Digital, Diskominfo Batang Sosialisasikan Keamanan Siber kepada Kader PKK
Batang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar sosialisasi keamanan siber bagi kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan perangkat desa di Balai Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu (14102026).
15 Okt 2026 Jumadi 181
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Jogging Track Stadion Moh Sarengat Batang Rampung, Miliki 8 Lintasan Berstandar Nasional
Batang Pembangunan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang telah rampung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang. Fasilitas olahraga tersebut kini tinggal menunggu waktu peresmian sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
15 Okt 2026 Jumadi 104
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
SPPG Bawang Tutup Permanen, Wabup Batang Usulkan Sampel Menu Harian Dikirim ke Puskesmas
Batang Wakil Bupati Batang Suyono mengusulkan agar, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyimpan sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari dan mengirimkannya ke puskesmas terdekat atau dinas terkait untuk pemeriksaan laboratorium. Usulan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi dugaan keracunan makanan pada penerima manfaat program MBG.
15 Okt 2026 Jumadi 141
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Gencar Jemput Bola, Disdukcapil Batang Kejar Perekaman KTP-el Pelajar Usia 16 Tahun
Batang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang terus menggencarkan pelayanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula. Langkah ini menyasar para pelajar sekolah hingga masyarakat di berbagai wilayah untuk mempercepat cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.
15 Okt 2026 Jumadi 145
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Peringati 1 Tahun Mageri Sogoro, BPI dan Pemprov Jateng Tanam 1.300 Mangrove
Batang PT Bhimasena Power Indonesia (BPI), pengelola PLTU Batang, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah menanam 1.300 bibit mangrove jenis Rhizophora di Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15102026).
15 Okt 2026 Jumadi 78