Kesbangpol Batang Terus Gencarkan Sosialisasi Paham Radikalisme

Kamis, 06 April 2023 Jumadi Dibaca 1.031 kali Pemerintahan
Kesbangpol Batang Terus Gencarkan Sosialisasi Paham Radikalisme
Batang - Semakin bahayanya radikalisme masih mengancam keamanan dengan berbagai modus yang bisa saja mengintai setiap saat. Maka dari itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batang menggelar sosialisasi pencegahan tangkal paham radikal di Gedung Pramuka Batang, Kabupaten Batang, Kamis (6/4/2023).

Batang - Semakin bahayanya radikalisme masih mengancam keamanan dengan berbagai modus yang bisa saja mengintai setiap saat. Maka dari itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batang menggelar sosialisasi pencegahan tangkal paham radikal di Gedung Pramuka Batang, Kabupaten Batang, Kamis (6/4/2023).

Kegiatan ini menyasar kepada anggota Srikandi PP dan Sapma PP Kabupaten Batang, karena mereka masuk dalam kalangan milineal.

Kepala Kesbangpol Batang Agung Wisnu Barata mengatakan, bahwa sosialisasi radikalisme untuk memberikan pencerahan agar dapat mencegah paham radikal dan terorisme berkembang di Kabupaten Batang.

“Dalam hal ini kami mengundang kalangan milenial yakni Srikandi PP dan Sapma PP Batang menjadi sasaran utama sosialisasi, karena mereka memiliki jiwa yang dinamis dan mampu mencerna segala informasi dengan benar,” jelasnya.

Apalagi mereka mempunyai ideologi Pancasila organisasi pastinya akan lebih mengerti bila diberikan pemahaman tentang radikalisme.

Ia juga mengatakan, bahwa paham radikalisme ini berpaham anti-Pancasila jadi ingin merubah susunan isi Pancasila saat ini, sehingga mereka melakukan segala cara salah satunya memberontak dengan agama.

“Tentu saja jika dibiarkan akan mengganggu kestabilan keamanan daerah, apalagi sasarannya ideologi. Kalangan milenial yang berpikiran maju ini, jangan sampai memiliki konsep pemahaman yang salah, pasti akan jadi masalah, maka tindakan kami hari ini merupakan langkah antisipatif,” tegasnya.

Berbahayanya radikalisme di Indonesia karena mereka akan menarik pondasi negara yakni Pancasila. Kalau sudah tidak ada pondasi dasar negara kita, jadi Indonesia akan hilang.

Maka, lanjut dia, kami menggencarkan sosialisasi radikalisme di Kabupaten Batang supaya menghilangkan intoleransi dan menumbuhkan saling toleransi.

“Ciri orang yang memiliki intoleransi meliputi merasa benar sendiri dan tidak siap berbeda sendiri. Jika itu sudah ada nanti baru menuju ke radikalisme yang berubahnya dengan cepat. Akar dari Radikalisme disebabkan oleh faktor kemiskinan atau ekonomi yang kurang mampu dan kadang-kadang salah tafsir ajaran agama,” ujar dia.

Ia berharap, sosialisasi radikalisme akan terus dilakukan kepada generasi muda atau kalangan milineal yang saat ini masih rentan kemasukan paham radikalisme. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi
Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi
Batang Regenerasi pebulu tangkis di Kabupaten Batang tak kenal berhenti, pasalnya di pertengahan tahun ini Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menggelar even Kejurkab 3 - 5 Juli 2026. 188 atlet dari tujuh klub bulu tangkis se-Kabupaten Batang beradu kemampuan untuk memantaskan diri, melaju ke berbagai kompetisi tingkat Jawa Tengah.
04 Jul 2026 Jumadi 49
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 116
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 87
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 82
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 103
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 200