Cek Produk Kemasan, BPOM Temukan Kode Izin Aspal

Selasa, 04 April 2023 Jumadi Dibaca 2.639 kali Kesehatan
Cek Produk Kemasan, BPOM Temukan Kode Izin Aspal
Batang - Selain melakukan sidak makanan olahan yang disinyalir mengandung bahan tambahan pangan yang tidak direkomendasikan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang di pasar tradisional, petugas juga memantau langsung ke minimarket, untuk memastikan produk kemasan terdaftar. Namun dari hasil pantauan, ternyata ditemukan produk-produk makanan kemasan dengan kode izin asli tapi palsu (aspal), dibuktikan dengan kode yang tidak terdaftar dalam BPOM.

Batang - Selain melakukan sidak makanan olahan yang disinyalir mengandung bahan tambahan pangan yang tidak direkomendasikan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Semarang di pasar tradisional, petugas juga memantau langsung ke minimarket, untuk memastikan produk kemasan terdaftar. Namun dari hasil pantauan, ternyata ditemukan produk-produk makanan kemasan dengan kode izin asli tapi palsu (aspal), dibuktikan dengan kode yang tidak terdaftar dalam BPOM.

Pengawas Farmasi Makanan Ahli Muda BPOM Semarang Sukriyah mengatakan, ditemukan sejumlah produk makanan kemasan nomor izin Makanan Dalam (MD) untuk produk dalam negeri, fiktif atau kemungkinan besar adalah nomor yang sudah tidak berlaku lagi.

“Selain itu ditemukan pula Nomor Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) yang sudah tidak berlaku lagi. Faktanya saat ini telah terbit Nomor Izin PIRT terbaru dalam 15 digit, dua digit terakhirnya menunjukkan tahun akhir masa kadaluwarsa suatu produk, misalnya 25, artinya produk itu akan berakhir di tahun 2025,” katanya, saat memantau produk kemasan, di salah satu pusat oleh-oleh di Kabupaten Batang, Selasa (4/4/2023).

Produsen makanan kemasan sebenarnya telah dimudahkan dengan pengurusan nomor PIRT di DPMPTSP. Perpanjangan nomor izin PIRT dapat dilakukan tiap 5 tahun sekali.

“Masyarakat juga perlu tahu ada produk makanan kemasan berkode ML artinya Makanan Luar Negeri yang diimpor dari mancanegara. Untuk mengeceknya tidak perlu repot karena sudah bisa memanfaatkan aplikasi BPOM Mobile, masyarakat bisa mengecek nomor registrasi  karena melekat dalam produk,” jelasnya.

Ia mengimbau, para pengusaha retail makanan dalam kemasan,agar bisa memilah sebelum dijual ke konsumen.

“Cek dulu kemasannya rusak atau tidak, cek labelnya lengkap atau tidak, cek izin edarnya dan tanggal kadaluwarsa lewat aplikasi BPOM Mobile,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 492
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 514
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 2583
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 368
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Batang - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
24 Sep 2026 Jumadi 1643
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Syukuran Hari Tani, Bupati Batang Dorong Kemandirian Pangan dan Regenerasi Petani
Batang - Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Omah Tani memadati Pendopo Kantor Bupati Batang. Senyum sumringah mewarnai tasyakuran hasil panen tahunan yang rutin digelar bersama jajaran pemerintah daerah tersebut.
24 Sep 2026 Jumadi 107