Disdikbud Batang Dukung Hilangkan Calistung Tes Masuk SD

Jumat, 31 Maret 2023 Jumadi Dibaca 969 kali Pemerintahan
Disdikbud Batang Dukung Hilangkan Calistung Tes Masuk SD
Batang - Banyaknya Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanank-kanak (TK) memakai tes baca, tulis, dan hitung (calistung) dari proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Batang.

Batang - Banyaknya Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanank-kanak (TK) memakai tes baca, tulis, dan hitung (calistung) dari proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Batang.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro menyampaikan, sekolah atau satuan pendidikan perlu menghilangkan castilung.

“Hal ini dilakukan karena setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan layanan pendidikan dasar,” katanya saat ditemui di Kantor Sekwan DPRD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/3/2023).

Selain itu, tes calistung juga telah dilarang melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan; serta Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1 Tahun 2021, tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.

“Masih banyak anak-anak yang belum pernah mendapatkan kesempatan belajar di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sangat tidak tepat apabila anak diberikan syarat tes calistung untuk dapat mendapatkan layanan pendidikan dasar,” jelasnya.

Untuk itu, sekolah-sekolah dasar di Kabupaten Batang harus memahami penerimaan peserta didik baru tidak usah memakai calistung tinggal sesuai undang-undang yang sudah ada saja salah satunya umur harus mencukupi.

Ia juga menegaskan, syarat calistung untuk masuk SD merupakan kesalahan besar. Harusnya dalam kondisi anak umur segitu mengajarkan anak tentang sikap sopan santun, disiplin dan ketaatan kepada guru dan orang tua.

“Sebenarnya kita bisa belajar dari Negara Jepang yang telah melakukan sistem belajar seperti itu. Karena waktu saya kunjungan kerja di Jepang sempat melihat sistem belajar disana salah satunya mengajarkan anak menyapa dengan membungkukan badan dengan tradisi mereka, disiplin waktu dan taat saat mengantre,” ungkapnya.

Menurutnya, hilangnya calistung dapat menjadikan merdeka belajar sesungguhnya yang saat ini memang sedang dipakai pada sistem pendidikan di Indonesia.

“Jika nanti sudah berhasil mengajarkan anak tentang sikap sopan santun, disiplin, dan ketaatan kepada guru dan orang tua. Barulah bisa mengajarkan anak calistung dan itupun harus sesuai porsinya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi
Kejurkab PBSI, Ajang Atlet Muda Batang Memantaskan Diri ke Kompetisi Provinsi
Batang Regenerasi pebulu tangkis di Kabupaten Batang tak kenal berhenti, pasalnya di pertengahan tahun ini Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menggelar even Kejurkab 3 - 5 Juli 2026. 188 atlet dari tujuh klub bulu tangkis se-Kabupaten Batang beradu kemampuan untuk memantaskan diri, melaju ke berbagai kompetisi tingkat Jawa Tengah.
04 Jul 2026 Jumadi 25
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Pemkab Batang Apresiasi Program PRIMA, Perkuat SDM Vokasi Siap Kerja di Kawasan Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mengapresiasi penyelenggaraan Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di dunia industri. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih, saat menghadiri penutupan Program PRIMA di KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 93
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Program PRIMA KITB Cetak Lulusan 160 Siswa SMK Berkarakter dan Siap Kerja
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang diinisiasi Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi ditutup melalui upacara closing ceremony di Taman Tematik KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (372026).
03 Jul 2026 Jumadi 72
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Perkuat Link and Match, PRIMA KITB Serap Ratusan Lulusan SMK Di Industri
Batang - Program Resiliensi Industri Masa Depan (PRIMA) yang digagas KEK Industropolis Batang mulai menunjukkan dampak nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang siap memasuki dunia kerja. Program tersebut dinilai berhasil memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri di kawasan Batang.
03 Jul 2026 Jumadi 68
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Aturan Baru Sebut Sosialisasi Tower Tak Wajib, Komisi II DPRD Batang Tetap Tekankan Aspek Sosial
Batang Komisi II DPRD Kabupaten Batang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan warga RT 03III Dukuh Pekuncen, Kelurahan Karangasem Utara, terkait penolakan perpanjangan masa operasional menara telekomunikasi (tower) di wilayah mereka.
03 Jul 2026 Jumadi 88
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Digembleng KEK Industropolis, Ratusan Pelajar Batang Siap Masuki Dunia Kerja
Batang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang Kembali menggelar Progam Reselensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) bagi 160 pelajar dari delapan SMK negeri dan swasta. Tak hanya menyiapkan calon tenaga kerja professional, namun program tersebut sebagai media untuk menggembleng mental para siswa lebih tangguh dan siap menghadapi dunia kerja.
03 Jul 2026 Jumadi 173