Ratusan Calhaj Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 16 Maret 2023 Jumadi Dibaca 1.496 kali Kesehatan
Ratusan Calhaj Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Batang - Calon jamaah haji (Calhaj) seluruh Kabupaten Batang mulai mengikuti beberapa prosedur pemeriksaan kesehatan, sebelum benar-benar dipastikan nama mereka terdaftar dalam kuota jamaah haji tahun 2023, oleh Kementerian Agama RI.

Batang - Calon jamaah haji (Calhaj) seluruh Kabupaten Batang mulai mengikuti beberapa prosedur pemeriksaan kesehatan, sebelum benar-benar dipastikan nama mereka terdaftar dalam kuota jamaah haji tahun 2023, oleh Kementerian Agama RI.

Sejumlah pemeriksaan wajib dilakukan oleh calon jamaah haji seperti cek kesehatan fisik, laboratorium, rekam jantung dan pemeriksaan radiologi.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Batang Yuli Suryandaru mengatakan, hingga saat ini menurut data dari Kantor Kemenag Batang, meskipun masih harus menunggu kepastian dari pusat, terdapat 717 calon jamaah haji yang dimungkinkan berangkat ke Tanah Suci tahun 2023.

“Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah di antara calon jamaah haji ada yang terindikasi risiko tinggi (Risti) atau sebaliknya. Mayoritas tahun ini calon jamaah haji tergolong lansia dengan rentang usia di atas 65 tahun ke atas, tentu termasuk Risti, namun dari hasil pemeriksaan rata-rata mereka masih sehat,” katanya, saat memeriksa Calhaj, di PSC 119, Dinkes Batang, Kabupaten Batang, Kamis (16/3/2023).

Ia mengakui, meski kondisi tubuh sehat, namun sebagian dari mereka ada yang perlu didampingi alat bantu kesehatan, seperti tongkat dan kursi roda.

“Ini masih dalam pemeriksaan dan hasilnya akan dikirim ke Puskesmas masing-masing. Jadi belum tahu apakah ada yang menderita penyakit tidak menular atau tidak, jika ada yang terindikasi tentu akan ada pembinaan dan pendampingan khusus agar bisa menjaga kondisi tubuhnya tetap prima hingga waktu berangkat,” jelasnya.

Terkait istithaah kesehatan Calhaj terbagi empat, yakni istithaah yang tidak memiliki masalah kesehatan, istithaah dengan pendampingan obat, istithaah bersyarat seperti memiliki kepastian kesembuhan dan jamaah yang tidak memenuhi istithaah kesehatan haji karena memiliki penyakit kronis.

Salah satu keluarga calon jamaah haji, Ahmad Muji dari Desa Jambangan Kecamatan Bawang mengutarakan, ia mengantarkan ayahandanya Warno yang berusia 90 tahun untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh, sebelum dipastikan dapat berangkat ke Tanah Suci.

“Pemeriksaannya banyak sekali ada cek gula darah, jantung dan lainnya, pokoknya komplit. Sampai saat ini kondisi tubuh sehat dan tidak punya penyakit yang membahayakan, paling kalau terlalu capek tekanan darah naik, tadi dokter juga mengingatkan kalau perutnya sakit jangan mengonsumsi pisang terlalu banyak,” ujar dia.

Ia memastikan, saat keberangkatan nanti ayahandanya akan menuju Tanah Suci tanpa pendamping karena kondisi tubuh sehat.

Ditemui secara terpisah, Pelaksana Tugas Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag Batang, Sugiedi menerangkan, berdasarkan informasi dari Kanwil Kemenag Jateng, estimasi kuota jamaah haji yang akan berangkat tahun 2023 sebanyak 717 yang terdiri dari 362 calon jamaah haji yang tertunda keberangkatannya tahun 2022 dan 355 calon jamaah haji tahun 2023. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Tawarkan Lintasan Latar Laut, 111 Pembalap Ramaikan Sprint Rally di KITB Batang Tawarkan Lintasan Latar Laut, 111 Pembalap Ramaikan Sprint Rally di KITB Batang
Tawarkan Lintasan Latar Laut, 111 Pembalap Ramaikan Sprint Rally di KITB Batang
Batang Sebanyak 111 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 Tahun 2026 yang digelar di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang.
25 Sep 2026 Jumadi 87
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 855
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
25 Sep 2026 Jumadi 62
Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Perkuat Peran Strategis Hadapi Bencana, BPBD Batang Adakan Rakor Evaluasi Kerjasama Antar Lembaga
Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kementrian Agama dan unsur Media menggelar Rapat Koordinasi evaluasi tahunan terkait efektivitas kerja sama antar lembaga dan kemitraan strategis dalam sistem penanggulangan bencana di Ruang Ujungnegoro, Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2592026).
25 Sep 2026 Jumadi 68
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Batang - Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang terus membengkak. Hingga Rabu (2392026) malam, tercatat sebanyak 498 warga harus mendapatkan penanganan medis setelah mengeluhkan gejala serupa dari olahan makanan pasokan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang.
25 Sep 2026 Jumadi 324
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 557