Petani Milenial Batang, Dapatkan Banyak Benefit Setelah Berhasil Kembangkan Pisang

Selasa, 14 Februari 2023 Jumadi Dibaca 1.939 kali Pertanian
Petani Milenial Batang, Dapatkan Banyak Benefit Setelah Berhasil Kembangkan Pisang
Batang - Profesi petani sekarang ini jarang diminati, terutama oleh kalangan muda atau milenial. Namun tidak bagi Ade Rika Puspita (25) petani milenial cantik yang tinggal di Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, menekuni profesi sebagai petani kurang lebih sudah 2 tahun.

Batang - Profesi petani sekarang ini jarang diminati, terutama oleh kalangan muda atau milenial. Namun tidak bagi Ade Rika Puspita (25) petani milenial cantik yang tinggal di Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, menekuni profesi sebagai petani kurang lebih sudah 2 tahun.

Dari menjadi petani, Ade Rika sudah mendapatkan berbagai benefit setelah berhasil kembangkan pisang canvendis dan tanduk gebyar seperti omset yang lumayan sekali panen. Sebutan petani milenial dilihat dari umur 20 hingga 40 tahun anak muda generasi 90 dan 2000an.

"Awal mula saya tertarik menjadi petani, karena melihat kebun orang tua yang kosong begitu saja, tidak dimanfaatkan. Jadi saya inisiatif menanam pohon pisang yang perawatan mudah," kata Petani Milenial Ade Rika Puspita saat ditemui usai panen pisang di Kebun Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Selasa (14/2/2023).

Ade si petani milenial cantik membenarkan, jika profesi petani saat ini memang jarang diminati, terutama oleh kalangan muda. Melihat kalangan muda ini banyak yang tertarik menjadi Entrepreneur.

"Padahal menjadi petani milenial banyak keuntungannya seperti kami tidak usah harus memakai baju yang sampai untuk ke kebun dan waktunya santai. Tetapi menjadi petani harus mempunyai hati yang mencintai bidang pertanian," jelasnya.

Pertanian yang Ia miliki yakni ada 400 pohon pisang dengan lahan 2000 meter persegi dengan jenis yang ditanam pisang cavendis dan tanduk gebyar.

"Saya memilih pisang sendiri karena perawatannya cukup mudah tinggal diberikan pupuk kandang, tanah di sekitar pohon pisang harus dibersihkan dari rumput pengganggu, dan penggemburan tanah supaya bonggol pisang berkembang," terangnya.

Sistem panen di kebun Ade Rika ini bertahap, jika sudah ada yang siap panen langsung sudah ada yang menebas atau memborong. 

Sekali menebas atau memborong pisang yang sudah panen bisa mencapai Rp2 juta dan dengan hasil itu bisa memenuhi kebutuhan keluarga.

"Semoga ke depan banyak bermunculan petani milenial yang inovatif dan mempunyai jiwa pertanian yang tinggi," ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Dapat Kuota Bedah Rumah 1.000 Unit Dari Menteri PKP Pemkab Batang Dapat Kuota Bedah Rumah 1.000 Unit Dari Menteri PKP
Pemkab Batang Dapat Kuota Bedah Rumah 1.000 Unit Dari Menteri PKP
Batang - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan pemerintah terus meningkatkan cakupan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah sebagai upaya mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni di berbagai daerah.
30 Jul 2026 Jumadi 88
Langkah Nyata Penyuluh KB Batang, Dorong Pemenuhan Gizi Langkah Nyata Penyuluh KB Batang, Dorong Pemenuhan Gizi
Langkah Nyata Penyuluh KB Batang, Dorong Pemenuhan Gizi
Batang - Usia 19 tahun menjadi momen berharga bagi Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Batang untuk makin dekat dengan masyarakat. Alih-alih merayakannya secara seremonial belaka, para penyuluh KB memilih turun langsung ke lapangan membagikan paket gizi untuk 17 keluarga berisiko stunting di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (3072026).
30 Jul 2026 Jumadi 74
Menyisir Kebun Bibit Batang, Mentan Amran Bawa Misi Bagi-Bagi Bibit Gratis Menyisir Kebun Bibit Batang, Mentan Amran Bawa Misi Bagi-Bagi Bibit Gratis
Menyisir Kebun Bibit Batang, Mentan Amran Bawa Misi Bagi-Bagi Bibit Gratis
Batang - Di tengah padatnya agenda mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal KPR perumahan bersubsidi Delta Puri City Side di Desa Siwatu Kecamatan Wonotunggal, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyempatkan diri "mencuri" waktu. Langkah kakinya mengarah ke Pusat Nursery Kelapa yang berada di wilayah Desa Beji dan Desa Wonokerso (Wonorejo), Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
30 Jul 2026 Jumadi 105
Langkah Maju Proyek Lampu Jalan Batang, 22 Peserta Siap Berebut Tender KPBU Langkah Maju Proyek Lampu Jalan Batang, 22 Peserta Siap Berebut Tender KPBU
Langkah Maju Proyek Lampu Jalan Batang, 22 Peserta Siap Berebut Tender KPBU
Batang - Jalanan Kabupaten Batang bersiap menyambut wajah baru. Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ) kini resmi menginjak fase krusial: tahap transaksi alias lelang. Kabar terbaru menyebutkan, panitia pengadaan tengah merampungkan penyesuaian berkas berdasarkan masukan para calon investor.
30 Jul 2026 Jumadi 59
Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Batang Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Batang
Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Batang
Batang - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, meresmikan pelaksanaan akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Kamis (3072026).
30 Jul 2026 Jumadi 439
BP Tapera Cetak Rekor Baru, Akad Massal 62.710 KPR Subsidi di Batang BP Tapera Cetak Rekor Baru, Akad Massal 62.710 KPR Subsidi di Batang
BP Tapera Cetak Rekor Baru, Akad Massal 62.710 KPR Subsidi di Batang
Batang - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) kembali menggelar akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan menghadirkan Presiden RI Prabowo Subianto di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Kamis (3072026).
30 Jul 2026 Jumadi 85