Targetkan Zero Frambusia, Dinkes Batang Skrining dan Edukasi Seluruh Anak

Jumat, 10 Februari 2023 Jumadi Dibaca 2.504 kali Kesehatan
Targetkan Zero Frambusia, Dinkes Batang Skrining dan Edukasi Seluruh Anak
Batang - Targetkan Zero Frambusia pada tahun 2023 dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan Batang melakukan Skrining dan edukasi penyakit frambusia di MIN 1 Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (10/2/2023).

Batang - Targetkan Zero Frambusia pada tahun 2023 dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinas Kesehatan Batang melakukan Skrining dan edukasi penyakit frambusia di MIN 1 Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jumat (10/2/2023).

Kegiatan Skrining dan edukasi penyakit Frambusia dilakukan di 15 Kecamatan Kabupaten Batang, dibantu oleh Puskesmas masing-masing.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Batang Agustiana Wahyudi mengatakan, kegiatan Skrining penyakit Frambusia untuk membuktikan Kabupaten Batang bebas atau Zero dari penyakit tersebut.

“Kalau kita hanya mengatakan saja tanpa data tidak bisa dipercaya. Makanya pembuktiannya dilakukan Skrining dengan dibantu puskesmas. Skrining penyakit Frambusia dilakukan kepada anak-anak yang mempunyai gejala penyakit kulit,” jelasnya.

Sasarannya kegiatan hari ini yakni semua siswa-siswi SD, MI, dan pondok pesantren yang memang masih berumur dibawah 15 tahun.

“Pemeriksaan sendiri menggunakan alat RDT, kalau hasilnya negatif berarti tidak ada kasus penyakit Frambusia di Kabupaten Batang,” terangnya.

Target kami pada tahun 2023 Kabupaten Batang sudah Zero penyakit Frambusia yang didukung hasil sementara ini belum ada kasus positif.

“Mudah-mudahan anak-anak ini mendapatkan perhatian dari keluarganya, pentingnya menjaga perilaku hidup sehat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bandar I dr. M. Dody Rusdi mengatakan, bahwa

Puskesmas Bandar I mempunyai tugas untuk menskrining 35 SD dan MI di Kecamatan Bandar.

“Hari ini Skrining di MIN 1 Batang menskrining sebanyak 420 siswa dan ada 20 siswa yang dinyatakan suspek penyakit Frambusia, karena mempunyai gejala gatal-gatal pada badannya,” terangnya.

Kemudian, baru dilakukan pengecekan menggunakan alat RDT untuk memastikan apakah hasilnya akan positif atau negatif.

“Hasil Skrining di MIN 1 Batang tidak ditemukan penyakit Frambusia, berarti MIN 1 Batang sudah kami pastikan Zero Frambusia,” tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kami juga melakukan edukasi untuk memberikan pemahaman kepada pihak terkait tentang penyakit Frambusia yang termasuk salah satu penyakit menular.

“Bahkan dengan pengetahuan penyakit tersebut, mampu membangun kesadaran anak-anak, tentang pentingnya perilaku hidup sehat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran
Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran
Batang - Suasana duka menyelimuti Kabupaten Batang setelah tersiar kabar duka mantan Bupati Batang periode 2002-2012 Bambang Bintoro berpulang ke Rahmatullah, di RS QIM, pada Jumat (2592026) sore. Suara sirine ambulans terdengar nyaring, pertanda jenazah segera diberangkatkan untuk dimakamkan di makam para Adipati sejak zaman Mataram Islam, Astana Pasekaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 78
Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen
Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen
Batang - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang dinonaktifkan setelah ratusan orang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Mayor Jenderal TNI Trenggono saat mengunjungi korban di Puskesmas Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 79
Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai
Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai
Batang Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayor Jenderal TNI Trenggono menemukan sejumlah hal yang perlu dibenahi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 114
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 1449
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Batang - Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang terus membengkak. Hingga Rabu (2392026) malam, tercatat sebanyak 498 warga harus mendapatkan penanganan medis setelah mengeluhkan gejala serupa dari olahan makanan pasokan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang.
25 Sep 2026 Jumadi 532
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
25 Sep 2026 Jumadi 127